Kota Bima – Upaya penataan kawasan dan pengendalian banjir terus dilakukan pemerintah melalui pembangunan kolam retensi di kawasan Taman Ria. Menjelang dimulainya pekerjaan tersebut, kegiatan sosialisasi kepada para pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi pun mulai dilakukan. Sosialisasi tersebut melibatkan, pihak Kelurahan Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Monggonao, konsultan proyek, serta tim dari PT Bahagia Bangun Nusa sebagai pelaksana pekerjaan. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman langsung kepada para pedagang terkait rencana pembangunan sekaligus meminta kerja sama mereka untuk sementara waktu memindahkan lapak usaha. Dalam penyampaiannya, tim pelaksana menjelaskan bahwa pembangunan kolam retensi merupakan bagian dari program strategis untuk mengurangi risiko banjir di kawasan tersebut. Oleh karena itu, area sekitar Taman Ria Bima harus dikosongkan demi kelancaran proses pekerjaan. Lurah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang turut hadir juga mengimbau para pedagang agar dapat memahami kondisi ini dan mendukung program pemerintah demi kepentingan bersama. Ia menegaskan bahwa langkah ini bersifat sementara dan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Sementara itu, pihak konsultan menyampaikan bahwa sosialisasi dilakukan secara persuasif agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di lapangan. Para pedagang juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi serta mencari solusi terbaik terkait relokasi sementara. Para pelaku UMKM di sekitar lokasi pada umumnya menyatakan kesediaannya untuk mendukung proyek tersebut, meskipun berharap adanya perhatian dari pemerintah terkait lokasi pengganti selama proses pembangunan berlangsung. Dengan dimulainya tahapan sosialisasi ini, diharapkan proses pembangunan kolam retensi dapat berjalan lancar tanpa hambatan, serta mampu memberikan dampak positif bagi penataan kota dan pengendalian banjir di Kota Bima. (Red)
Axact

Dinamika Mbojo

Portal Berita Daerah Bima dan NTB yang mengulas Geliat Pembangunan Pemuka dan Tokoh Masyarakat

Post A Comment:

0 comments: