Kota Bima – Panitia Kontingen Kota Bima untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026 mulai mematangkan persiapan pelayanan kesehatan bagi atlet. Salah satu fokus utama adalah pemantauan kondisi fisik atlet sebelum diberangkatkan ke arena pertandingan.


Hal tersebut mengemuka dalam rapat yang digelar di Sekretariat KONI Kota Bima, Senin (23/6), yang dipimpin Chief de Mission (CDM) Kota Bima, M. Irfan. Rapat berlangsung dari pukul 14.00 hingga 16.00 Wita dan dihadiri tim medis Porprov Kota Bima.


Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah agenda penting, mulai dari jadwal pelaksanaan kegiatan, pembagian tugas tim medis hingga monitoring kesehatan atlet. Tim medis nantinya akan dibagi menjadi dua kelompok yang bertugas mendampingi kontingen di Kabupaten Sumbawa Barat dan Pulau Lombok.


Koordinator Bidang Kesehatan Kontingen Kota Bima, dr. H. Natsir, mengatakan pemantauan kondisi atlet menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan mereka mengikuti Porprov.


“Monitoring atlet perlu dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan dan kebugaran mereka. Dari hasil pemantauan itu akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses pemberangkatan atlet,” ujarnya.


Menurut dia, tim medis diberikan keleluasaan untuk mengatur teknis pelaksanaan pelayanan kesehatan selama persiapan hingga pelaksanaan Porprov. Salah satu program yang akan dijalankan adalah pemeriksaan fisik atlet secara berkala.


Pemeriksaan perdana dijadwalkan berlangsung pada Minggu mendatang di Sekretariat KONI Kota Bima. Kegiatan tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan dan terjadwal guna memantau perkembangan kondisi atlet selama menjalani latihan.


Selain itu, tim medis juga akan menyiapkan buku kontrol kesehatan atlet. Buku tersebut akan memuat hasil pemeriksaan dan riwayat kesehatan masing-masing atlet, termasuk catatan penyakit tertentu seperti riwayat kejang, gangguan jantung, maupun kondisi medis lainnya.


“Dengan adanya buku kontrol, penanganan atlet bisa dilakukan lebih cepat dan tepat apabila ditemukan masalah kesehatan,” jelasnya.


Dr. Natsir menambahkan, jarak lokasi pertandingan yang cukup jauh menjadi salah satu pertimbangan penting dalam penyusunan sistem pelayanan kesehatan kontingen. Karena itu, koordinasi antartim medis akan terus diperkuat selama pelaksanaan Porprov.


Untuk mendukung pelayanan kesehatan, Kontingen Kota Bima akan menurunkan 12 tenaga medis. Mereka terdiri atas tiga dokter, dua fisioterapis, sejumlah paramedis, serta satu koordinator tim kesehatan.


Sementara itu, dr. Aarif dalam rapat tersebut mengusulkan agar pelaksanaan pemeriksaan kesehatan atlet secara menyeluruh dijadwalkan pada 27 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh atlet berada dalam kondisi prima menjelang Porprov XII NTB. (Red)

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama
Axact

Dinamika Mbojo

Portal Berita Daerah Bima dan NTB yang mengulas Geliat Pembangunan Pemuka dan Tokoh Masyarakat

Post A Comment:

0 comments: