Kota Bima, – Kirab Obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026 resmi dilepas dari halaman Kantor Wali Kota Bima, Senin (13/7/2026). Pelepasan tersebut dipimpin Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi NTB Dr. H. Fahtur Gani, M.Si., didampingi Wakil Wali Kota Bima Feri Sofyan, SH, Kepala Dinas Dikpora NTB Agus Sukmayadi, Wakil Ketua KONI NTB Ir. Ridwansyah, Ketua KONI Kota Bima Alfian Indra Wirawan, serta dihadiri seluruh kepala OPD lingkup Pemerintah Kota Bima.



‎Kirab Obor Porprov NTB 2026 akan menempuh perjalanan sejauh 456 kilometer melintasi Pulau Sumbawa hingga Pulau Lombok dalam kegiatan bertajuk Bentang Sumbawa-Lombok, yang berlangsung pada 13–16 Juli 2026.



‎Ketua Rombongan Kirab, Ridwansyah, mengatakan pelaksanaan kirab tahun ini mengusung konsep berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Untuk pertama kalinya, obor Porprov dikawal sebanyak 30  rombongan pembalap sepeda yang akan mengiringi perjalanan api dari ujung timur hingga ujung barat Provinsi Nusa Tenggara Barat.



‎"Untuk pertama kalinya, kirab obor akan dikawal rombongan pesepeda dalam kegiatan bertajuk Bentang Sumbawa-Lombok sejauh 456 kilometer," ujarnya.



‎Ia menjelaskan, setelah dilepas dari Kota Bima, rombongan akan melintasi 10 kabupaten dan kota, yakni Kabupaten Bima, Dompu, Sumbawa, Sumbawa Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, dan berakhir di Kantor Gubernur NTB pada 16 Juli 2026, tepat menjelang pembukaan Porprov NTB.



‎Menurutnya, obor yang dibawa dalam kirab menjadi simbol semangat olahraga sekaligus pemersatu masyarakat NTB. "Semangatnya, api ini berangkat dari ujung timur NTB, kemudian dibawa hingga ujung barat sebagai simbol persatuan masyarakat NTB," katanya.



‎Selama perjalanan, rombongan akan disambut oleh kepala daerah di setiap wilayah yang disinggahi. Di Kabupaten Dompu, penyambutan bahkan dirangkaikan dengan pelepasan kontingen Porprov Kabupaten Dompu sebelum rombongan melanjutkan perjalanan menuju Sumbawa Besar sejauh sekitar 190 kilometer dan menyeberang ke Pulau Lombok melalui Pelabuhan Poto Tano dan Kayangan.


‎Setibanya di Pulau Lombok, rombongan dijadwalkan disambut Bupati Lombok Timur, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Kopang di Lombok Tengah, Taman Narmada di Lombok Barat, Kabupaten Lombok Utara, hingga finis di Kantor Gubernur NTB.


‎Ridwansyah juga mengungkapkan bahwa pembawa obor dipercayakan kepada Fadlin, putra asal Bima yang memiliki sederet prestasi di tingkat nasional maupun internasional, di antaranya peraih medali perak Asian Games, medali emas SEA Games, serta telah empat kali tampil pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).


‎Ia menambahkan, penyelenggaraan Porprov NTB 2026 diproyeksikan sebagai "Porprov rasa PON" karena NTB bersama Nusa Tenggara Timur dan DKI Jakarta akan menjadi tuan rumah PON 2028. Oleh sebab itu, jumlah cabang olahraga maupun venue yang digunakan disiapkan mengacu pada standar penyelenggaraan PON sebagai bagian dari kesiapan daerah menjadi tuan rumah pesta olahraga nasional.



‎Sementara itu, Ketua KONI Kota Bima, Alfian Indra Wirawan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Kota Bima sebagai titik awal Kirab Obor Porprov NTB 2026.



‎"Kami merasa bangga karena Kota Bima menjadi titik awal perjalanan api Porprov. Ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet Kota Bima untuk tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah pada ajang Porprov tahun ini," ujarnya. (Red)

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama
Axact

Dinamika Mbojo

Portal Berita Daerah Bima dan NTB yang mengulas Geliat Pembangunan Pemuka dan Tokoh Masyarakat

Post A Comment:

0 comments: