Dinamikambojo, Bima – Sebagai wujud kepedulian dan rasa kemanusiaan terhadap masyarakat terdampak bencana, personel Satuan Brimob Polda NTB turun langsung membantu warga pascagempa bumi yang dampaknya dirasakan di sejumlah wilayah Kota dan Kabupaten Bima.
Di Dusun Moti, Desa Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, personel Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda NTB melaksanakan kegiatan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa.
Kegiatan tersebut dilaksanakan atas perintah Wadanyon C Pelopor, Kompol Agung Budi Laksono, S.I.K., dan berada di bawah pimpinan Danki 3 Yon C Pelopor Satbrimob Polda NTB, IPTU Ahyar, S.H.
Kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat menjadi bentuk nyata kepedulian Polri dalam membantu warga menghadapi kondisi pascabencana. Selain memberikan bantuan, personel juga hadir untuk memberikan dukungan moral serta meringankan beban masyarakat yang terdampak.
Sementara itu, di Kelurahan Rabangodu Selatan, Kota Bima, personel Kompi 1 Batalyon C Pelopor juga turun langsung membantu masyarakat. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wadanki 1 Yon C Pelopor, IPDA Nasarudin, S.H.
Pasca gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, getarannya turut dirasakan hingga wilayah Kota Bima. Personel Kompi 1 Batalyon C Pelopor bergerak membantu warga, salah satunya dengan bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan.
Aksi tersebut menunjukkan kesiapsiagaan personel Brimob dalam merespons situasi kebencanaan sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Dengan semangat gotong royong dan jiwa korsa, personel Brimob bahu-membahu bersama masyarakat dalam membersihkan lingkungan serta membantu warga yang membutuhkan.
Melalui kegiatan kemanusiaan tersebut, Satuan Brimob Polda NTB menegaskan komitmennya untuk menghadirkan sosok Polri yang responsif, humanis, dan selalu siap berada di garis terdepan dalam membantu masyarakat pada setiap kondisi, khususnya saat terjadi bencana.
"Brimob untuk masyarakat, hadir dan peduli di setiap kondisi".



Post A Comment:
0 comments: