Kota Bima - Terkait adanya sorotan terhadap kegiatan penebangan dan pemangkasan pohon di kawasan Taman Daelakosa, hal ini adalah dalam rangka pekerjaan proyek pengendali banjir kolam retensi, perlu kami sampaikan bahwa langkah tersebut dilakukan jgn kita pandang hanya sebagai merusak lingkungan, melainkan sebagai bagian dari penataan area yang masuk dalam zona pekerjaan teknis pembangunan infrastruktur pengendalian banjir.
Pembangunan kolam retensi ini merupakan upaya pemerintah dalam mengurangi risiko banjir dan genangan yang selama ini kerap berdampak pada permukiman serta aktivitas masyarakat di sekitar kawasan tersebut.
Dalam proses pelaksanaannya, terdapat beberapa pohon yang memang berada pada titik pekerjaan sehingga harus dilakukan penanganan teknis secara selektif dan terukur.
Pemerintah tetap akan memperhatikan aspek lingkungan hidup dalam setiap tahapan pekerjaan. Pohon yang ditebang maupun dipangkaspun telah melalui proses identifikasi lapangan, dan ke depan akan dilakukan penataan kembali kawasan hijau serta program penanaman pohon pengganti guna menjaga keseimbangan lingkungan dan estetika kawasan.
Taman Daelakosa ini ke depan selain berfungsi sebagai bagian dari program pengendalian banjir melalui pembangunan kolam retensi, juga akan tetap menjadi kawasan ruang terbuka hijau yang lebih tertata, lebih indah, dan lebih representatif sebagai ruang publik bagi masyarakat.
Kawasan ini dirancang tidak hanya berorientasi pada fungsi teknis pengendalian banjir, tetapi juga menghadirkan ruang kreasi dan interaksi masyarakat yang nyaman dan modern.
Nantinya, kawasan tersebut juga akan dilengkapi dengan areal taman, jogging track, serta ruang bagi para pelaku UMKM, sehingga dapat menjadi salah satu alternatif ruang publik yang mendukung aktivitas olahraga, rekreasi keluarga, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
jika di bagian barat kita ada taman amahami, dibagian timur ada taman kodo, dibagian tengah kita ada kawasan taman daelakosa yang kedepan, 3 titik ini akan menjadi lokasi strategis ditata dan dikembangkan untuk menjadi ruang kreasi publik yang representatif
Kami juga mengapresiasi perhatian serta kepedulian para masyarakat terhadap keberadaan ruang terbuka hijau. Kritik dan masukan yang disampaikan menjadi perhatian penting agar seluruh proses pembangunan tetap berjalan selaras dengan prinsip pelestarian lingkungan.
Melalui pembangunan kolam retensi ini, diharapkan manfaat jangka panjang yang dirasakan masyarakat bukan hanya dari sisi infrastruktur semata, tetapi yang paling penting adalah bagaimana menghadirkan kawasan yang mampu melindungi masyarakat dari ancaman banjir sekaligus juga bagimana terciptanya kawasan yang lebih tertata, aman, nyaman, hijau, dan memiliki nilai manfaat sosial maupun pertumbuhan ekonomi bagi warga Kota Bima. (Red)

Post A Comment:
0 comments: