Articles by "Pembinaan"
Tampilkan postingan dengan label Pembinaan. Tampilkan semua postingan


Kota Bima – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima menggelar kegiatan pembinaan bagi calon penerima manfaat program Z-Rup, Z-Kios dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis dana zakat, infak dan sedekah (ZIS).

‎Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Bima H. A. Latif, S.Pdi menegaskan bahwa BAZNAS tidak hanya berperan sebagai lembaga penyalur bantuan konsumtif, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam mendorong kemandirian ekonomi umat melalui berbagai program produktif.

‎"Dana zakat, infak dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki kami salurkan dan kelola untuk mendorong kemandirian masyarakat. Salah satunya melalui program pembinaan dan pengembangan UMKM," ujarnya.

‎Menurutnya, para pelaku usaha kecil memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi keluarga. Melalui usaha yang dijalankan, mereka berikhtiar mencari rezeki yang halal sekaligus membuka peluang kesejahteraan bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

‎Karena itu, BAZNAS hadir untuk mendampingi para pelaku usaha melalui pemberian bantuan modal usaha, pelatihan manajemen, hingga pendampingan pemasaran agar produk yang dihasilkan mampu bersaing dan berkembang.

‎"Bapak dan Ibu adalah pahlawan ekonomi keluarga. BAZNAS hadir untuk membersamai ikhtiar tersebut melalui berbagai program pemberdayaan agar usaha yang dijalankan dapat naik kelas dan semakin mandiri," katanya.

‎Ketua BAZNAS juga mengingatkan bahwa keberhasilan usaha tidak dapat diraih secara instan. Dibutuhkan kedisiplinan, kerja keras, ketekunan, serta kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan pasar.

‎Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan pembinaan tersebut dengan sebaik-baiknya, mulai dari menyerap materi yang diberikan, menerapkan strategi usaha yang diperoleh, hingga membangun jejaring yang positif dengan sesama pelaku UMKM.

‎"Harapan kami, melalui program pendampingan ini, usaha yang dijalankan semakin berkembang sehingga para penerima manfaat dapat mandiri secara ekonomi. Bahkan ke depan, mereka yang saat ini berstatus mustahik dapat bertransformasi menjadi muzaki atau pemberi zakat," ungkapnya.

‎Mengakhiri arahannya, Ketua BAZNAS Kota Bima mengajak seluruh peserta untuk tetap menjaga semangat, integritas dan terus berinovasi dalam mengembangkan usaha masing-masing.

‎"Semoga Allah SWT meridhoi setiap langkah dan usaha kita semua serta memberikan keberkahan bagi usaha yang dijalankan," tutupnya. (Red)

Bima — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bima menggelar kegiatan pembinaan bagi kelompok Zakat Rumah Produktif (Z-RUP) sebagai upaya meningkatkan kapasitas para penerima manfaat dalam mengelola bantuan usaha produktif. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (2/12/2025) di aula Baznas Kota Bima dan diikuti puluhan penerima manfaat dari berbagai kelurahan.

Ketua Baznas Kota Bima, H. A. Latif, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembinaan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi mustahik yang bertujuan untuk memastikan bantuan usaha produktif dapat dikelola secara berkelanjutan.

“Program Z-RUP bukan hanya tentang memberikan modal usaha, tetapi juga memastikan para mustahik memiliki kemampuan, pemahaman, dan pendampingan yang cukup. Dengan pembinaan ini, kami berharap usaha mereka semakin berkembang dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi keluarga,” ujarnya.

Baznas Kota Bima berkomitmen terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi melalui Z-RUP, dengan harapan semakin banyak mustahik yang bisa naik kelas menjadi muzaki di masa depan. (Red)



Pelaksana Tugas ( Plt ) Bupati Bima H. Dahlan, M.Noer, Sabtu, 12/10/2024. memberikan Pembinaan dalam rangka Observasi dan Evaluasi Pengelolaan E-KIN, dan Survey Lingkungan Belajar (Sulingjar) pada Aplikasi PMM, bagi guru TK, SD, dan SMP Periode 1 dan 2 se – Kabupaten Bima di Gelanggang Olahraga (GOR) Panda Palibelo. 

Dahlan dalam arahannya mengungkapkan, “E-Kinerja merupakan aplikasi yang berbasis teknologi informasi berupa webiste, diharapkan rencana kerja dan target yang akan dicapai oleh seorang ASN dapat terarah dan terukur,”. 

Sosialisasi e-kinerja ini merupakan wahana yang sangat penting dalam memberikan pemahaman bagaimana aplikasi ini dapat diterapkan. Upaya ini diharapkan memberikan wawasan dan peningkatan pemahaman akan pentingnya pelayanan yang lebih luas dan kinerja yang terbaik. Pada saat yang sama diharapkan dapat mempermudah pelayanan kepada masyarakat serta meningkatkan kedisiplinan ASN". Jelasnya.

Menutup arahannya, dalam berharap, semua pemangku kepentingan dalam bidang pendidikan dapat terus menggalang kerjasama dan kolaborasi demi meningkatkan mutu pendidikan di daerah ini. Terlebih, dalam upaya peningkatan kinerja ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima khususnya pada unit kerja Dinas Dikbudpora". Tandasnya. 

Pada kegiatan sosialisasi tersebut sebelumnya Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima,  Zunaidin HI S.Sos, MM d mengatakan, aplikasi E-Kinerja merupakan amanat dari Peraturan Menteri PAN RB Nomor 6 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja ASN.

Regulasi ini lahir  agar ASN lebih produktif berdasarkan sistem karier dan sistem prestasi kerja serta berintegritas. Aspek-aspek tersebut akan menjadi pertimbangan dalam pengembangan karir.  

Evaluasi difokuskan pada aspek kehadiran pegawai pada aplikasi E-Kinerja, yaitu untuk menyamakan pemahaman antara operator satuan pendidikan dan para Admin yang melakukan input dokumen/bukti dukung atas jenis ketidak hadiran ASN pada e-kinerja, baik berupa foto, Surat Tugas, Ijin Pimpinan dll.

"Kegiatan evaluasi ini juga di harapkan dapat memperkuat peran operator e-kinerja dalam menjalankan tugas di satuan pendidikan. Juga bukan hanya sebagai alat pelaporan, tetapi juga sebagai instrumen pengembangan karier dan peningkatan kualitas kerja. Imbuhnya. (DM.001)





Kota Bima - Dinamikambojo.Net, Dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan Kota Bima, melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan penerimaan dan efektivitas dalam tugas penyelamatan dan pemadaman kebakaran.

Hadir pada kegiatan pembinaan, PJ. sekda Kota Bima, Kadis Damkar dan Penyelamatan, berserta jajaran dan seluruh Relawan penyelematan Kelurahan se Kota Bima.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bima, Didi Fardiansyah bertujuan untuk menguatkan keterampilan relawan REDKAR dalam menghadapi situasi darurat yang melibatkan kebakaran dengan standar keamanan yang tinggi. 

Para relawan diberikan pelatihan yang komprehensif tentang taktik dan teknik pemadaman, evakuasi, penanganan materi kimia berbahaya, serta penanganan pertolongan pertama. Tuturnya 

Pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengantisipasi kebakaran dan memberikan respons awal yang tepat.

REDKAR tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas relawan, tetapi juga melakukan pembaharuan peralatan dan fasilitas pemadam kebakaran. Dengan adanya peralatan dan fasilitas yang diperbaharui, diharapkan REDKAR dapat lebih responsif dan efektif dalam menangani situasi kebakaran yang berpotensi merusak dan membahayakan jiwa. Terangnya.

Sementara PJ. Sekda Kota Bima, Drs. H. Supratman menyatakan bahwa program pembinaan dan peningkatan kapasitas ini merupakan langkah yang penting dalam menghadapi risiko kebakaran yang semakin kompleks di Kota Bima. 

"Berharap program ini dapat memperkuat kemitraan dengan komunitas dan masyarakat, serta meningkatkan keandalan dan kualitas pelayanan."

Kota Bima terletak di kawasan yang rawan kebakaran akibat kondisi geografis yang kering dan banyaknya permukiman padat. Oleh karena itu, upaya terus menerus dalam pembinaan dan peningkatan kapasitas relawan pemadam kebakaran sangat penting untuk menjaga keselamatan masyarakat dan perlindungan terhadap aset publik.

Terkait dengan rencana ke depan, REDKAR berkomitmen untuk terus mengimplementasikan program ini secara berkelanjutan dan berfokus pada pengembangan kapasitas tambahan seperti penyediaan sarana transportasi khusus dan pusat layanan darurat. 

Semua ini bertujuan untuk memastikan respons cepat dan efektif dalam menghadapi kejadian kebakaran di Kota Bima. Sehingga Kedepan Kota Bima terhindar dari musibah Kebakaran. 

Diharapkan, upaya pembinaan dan peningkatan kapasitas relawan pemadam kebakaran ini akan terus berlanjut menuju Kota Bima yang lebih aman dan siap menghadapi ancaman kebakaran dengan tanggap dan tepat waktu. Dan pemerintah kota Bima juga akan berbagai fasilitas untuk melancarkan kegiatan penyelamatan. (DM.Red).