Articles by "Sidak"
Tampilkan postingan dengan label Sidak. Tampilkan semua postingan

Kota Bima – Pemerintah Kota Bima melaksanakan kegiatan inspeksi mendadak (sidak) pasar yang dirangkaikan dengan peninjauan Pasar Ama Hami oleh Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).  

Kegiatan yang berlangsung di UPT Pasar Raya Ama Hami Kota Bima ini dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M.IP yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH, Sekretaris Daerah Kota Bima, bersama seluruh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Kepala Biro Ekonomi Prov. NTB, Perwakilan Bank Indonesia, Camat Rasanae Barat, Lurah Dara, serta Kepala UPT Pasar Raya Ama Hami. Kehadiran Wakil Gubernur NTB dan jajaran Pemerintah Kota Bima tersebut merupakan bentuk dukungan dan komitmen dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kota Bima.

Dalam sidak tersebut, rombongan meninjau langsung sejumlah lapak pedagang bahan pokok strategis seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging, cabai, bawang merah, dan komoditas hortikultura lainnya. Selain memantau harga, rombongan juga berdialog dengan para pedagang dan pembeli guna memperoleh gambaran riil terkait kondisi pasokan, daya beli masyarakat, serta kendala yang dihadapi di lapangan.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj. Dinda Dhamayanti Putri, SE, M.IP menyampaikan peninjauan ini dilakukan sebagai langkah konkret pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan distribusi barang kebutuhan pokok berjalan lancar. 

Pemerintah ingin memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan maupun kelangkaan stok, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan dan periode-periode rawan inflasi lainnya.

Wakil Gubernur juga menyampaikan kenapa Kota Bima yang di pilih untuk ditinjau karena Kota Bima saat ini yang mengalami kenaikan inflasi nomor 2 setelah Kota Mataram.

Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SE juga menyampaikan dengan adanya kegiatan ini, diharapkan stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga, inflasi daerah terkendali, dan aktivitas perekonomian masyarakat di Pasar Ama Hami dapat berjalan dengan baik. 

Pemerintah Kota Bima akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang wajar dan terjangkau.

Untuk saat ini harga bahan pokok masih stabil namun untuk harga cabai lokal saat ini sebesar Rp. 70.000 sedangkan harga cabai dari Lombok Rp. 100.000 namun harga ini masih di bawah het. (Red)

Kota Bima - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bima mengintensifkan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah titik strategis menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Upaya ini dilakukan untuk menekan laju kenaikan harga sekaligus memastikan pasokan pangan tetap aman dan terjangkau bagi masyarakat.

Sidak dan pemantauan harga pangan yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Bima tersebut dilakukan di pasar tradisional Amahami dan Gudang Bulog milik Perum Bulog Bima di Jatiwangi, Rabu (17/2/2026).

Sidak ini menjadi bagian dari langkah antisipatif Pemkot Bima dalam menjaga stabilitas harga menjelang bulan puasa dan idulfitri.

Sekda Kota Bima, H. Muhammad Fakhrunraji, mengatakan bahwa pengawasan dilakukan untuk memastikan stabilitas harga, kelancaran distribusi, serta keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat.

“Menjelang ramadan dan Idulfitri, kami fokus melakukan pengawasan harga dan ketersediaan bahan pokok penting, sekaligus memastikan keamanan pangan. Kami juga mengimbau kepada pelaku usaha agar tidak menahan pasokan maupun melakukan penimbunan,” kata Fakhrunraji.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga sejumlah komoditas pangan relatif stabil. Adapun komoditas yang di pantau, antara lain, beras, minyak goreng, cabai rawit, cabai merah keriting, cabai merah besar, daging ayam ras, daging sapi, telur dan tomat.

Beras medium tercatat Rp. 12.500/kg, beras premium Rp. 14.800/kg, minyak kita Rp. 15.700/liter, telur Rp-60.000-62.000/krat, daging Rp. 120.000-130.000/kg, cabai rawit Rp. 60.000-70.000/kg, bawang merah Rp. 40.000/kg, daging ayam ras naik dari harga Rp. 45.000/kg menjadi Rp. 50.000/kg, cabai merah naik dari harga Rp. 40.000/kg menjadi Rp. 50.000/kg, tomat Rp. 15.000/kg, bawang putih Rp. 40.000/kg, serta cabai besar Rp. 40.000/kg.

Sidak pada Gudang Bulog dan Pasar Amahami dihadiri oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bima, Sekretaris Dinas Kominfotik Kota Bima, Danramil 01 Rasanae, Polsek Rasanae Barat, Camat Rasanae Barat serta Lurah Paruga. (Red)

Bima - Inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan oleh Bupati Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr.H. Irfan Zubaidy di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Bima Jalan lintas Bima-Sumbawa  Taman Wisata Pantai Kalaki Palibelo, Selasa (20/1) membahas sejumlah aspek berkaitan dengan peningkatan kinerja perangkat daerah yang bertanggung jawab dalam pengembangan pariwisata daerah tersebut. 

Bupati dan Wabup yang hadir bersama Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE membahas pengembangan sektor pariwisata dan menekankan pentingnya peran sektor pariwisata sebagai salah satu sumber potensial pendapatan daerah bersama dengan Plt. Kadis Pariwisata Drs. Aris Gunawan, M.Si., Sekretaris Diparda Masykur, ST., MT, para kepala bidang dan pejabat fungsional.

Secara khusus, Bupati Ady Mahyudi meminta kepada Kepala Dinas Pariwisata beserta jajaran untuk menyelamatkan aset daerah yang dikelola oleh instansi tersebut, antara lain dengan menjajaki kerjasama pemeliharaan dan pengelolaan destinasi wisata dengan pihak ketiga agar tertata dengan baik.

Selain mendapatkan arahan dari Bupati, pada kesempatan tersebut, Wabup dr. H Irfan juga menyampaikan arahan terkait pentingnya menjaga kebersihan kawasan wisata.

"Kebersihan kawasan wisata dari beragam jenis sampah seperti sampah plastik merupakan prasyarat penting bagi tumbuh kembangnya aktivitas sektor pariwisata. 

Oleh karena itu jajaran Dinas Pariwisata dengan dukungan 100 pegawai yang terdiri dari 45 PNS dan 55 tenaga PPPK dan Non ASN perlu lebih fokus untuk menggalakkan kegiatan kebersihan, dengan mengawali di lingkungan kantor. Kemudian tempat wisata dengan membersihkan sampah-sampah plastik sehingga kita bisa menerapkan zero waste seperti daerah lain yang sektor pariwisatanya sudah maju". Terang Wabup. (Red)

Kota Bima - Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofian, S.H., melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Raya Amahami Kota Bima, guna memantau langsung harga dan ketersediaan bahan pangan di pasaran, Jum'at( 19/12/25).

Dalam sidak tersebut, Wakil Wali Kota Bima didampingi langsung oleh Pj Sekda Kota Bima, Asisten II Setda Kota Bima, Inspektur Kota Bima, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Koperindag, Unsur Forkopimda serta Kepala UPT Pasar Raya Amahami.

Wakil Wali Kota Bima meninjau secara langsung kondisi pasar, berdialog dengan para pedagang, serta mengecek harga sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, cabai, bawang, dan bahan pangan lainnya. Sidak ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan tetap terjaga bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Bima menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bima akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk mengantisipasi lonjakan harga serta menjaga daya beli masyarakat, khususnya menjelang hari-hari besar keagamaan dan kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Kami ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat tersedia dan harganya masih dalam batas wajar. Pemerintah akan terus hadir untuk menjaga stabilitas pangan di Kota Bima,” ujarnya.

Wakil wali kota Bima juga menginstruksikan perangkat daerah terkait agar menjalankan tugas secara optimal dan terkoordinasi. Dinas yang membidangi perdagangan dan pangan diminta terus memantau pergerakan harga dan stok harian, sementara Dinas Perhubungan dan instansi terkait memastikan kelancaran distribusi.

Dinas Pertanian dan Perikanan diharapkan menjaga pasokan dari produsen lokal, serta Satpol PP diminta mendukung penertiban apabila ditemukan praktik yang merugikan masyarakat.

Selain itu, Wakil Wali Kota menekankan pentingnya penguatan komunikasi antar perangkat daerah, penyampaian data lapangan yang cepat dan akurat, serta koordinasi eksternal dengan Bulog, distributor, dan pelaku usaha guna menjaga kelancaran rantai pasok, khususnya di tengah potensi gangguan cuaca dan distribusi akhir tahun.

Kepada para pedagang, Wakil Wali Kota mengajak untuk bersama-sama menjaga stabilitas harga dengan menetapkan keuntungan yang wajar demi menciptakan suasana pasar yang kondusif dan nyaman. Sementara kepada masyarakat, ia mengimbau agar berbelanja secara bijak, tidak berlebihan, dan tidak melakukan penimbunan.

“Dengan kebersamaan dan kerja sama semua pihak, kita berharap masyarakat Kota Bima dapat menyambut Nataru dengan aman, tenang, dan penuh kepastian,” tutupnya. Setelah berkeliling Pasar Raya Amahami.

Pemerintah Kota Bima berharap melalui sidak ini, distribusi bahan pangan di Pasar Raya Amahami dapat berjalan lancar serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. (Red)

Bima - Dinamikambojo.NetMemasuki pekan pertama bulan September 2025, Kamis (4/9) Wakil Bupati Bima dr.H.Irfan Zubaidy melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Bima.  

Inspeksi diawali di Dinas Dukcapil dan diterima langsung oleh Plt.  Kadis Rijal Mukhlis, S.E.,MM. Wabup menerima laporan terkait pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil seperti perekaman e-KTP, pembuatan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan surat-surat kependudukan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati memberikan arahan untuk mendorong peningkatan kualitas dan efisiensi layanan administrasi kependudukan 

Sementara pada Sidak di  Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora), Wabup  melihat dari dekat pelayanan yang ditujukan  bagi peningkatan kualitas pendidikan melalui peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat, terutama di wilayah terpencil, pengembangan sarana dan prasarana seperti gedung sekolah dan fasilitas belajar.

Wakil Bupati dr.H Irfan menelaah Laporan Kepala Dinas Dikbudpora Zunaidin, S.Sos.MM dan selanjutnya,   Wabup dr.H.  Irfan melihat dan mengecek keberadaan Bioskop Keliling bantuan Kemendikbud yang diparkir di halaman kantor Dinas tersebut.  

Bioskop Keliling tersebut kata Zunaidin merupakan perangkat untuk menyebarkan dan mempromosikan nilai-nilai budaya, pendidikan karakter, dan pelestarian cagar budaya kepada masyarakat luas melalui pemutaran film menggunakan mobil khusus.

"Direncanakan, Mobil Bioskop Keliling tersebut akan beroperasi pada Kegiatan Selasa Menyapa di kecamatan Bolo dan Beberapa Kecamatan lainnya,".

Dalam arahannya Wakil Bupati Bima, dr.H. Irfan  mengungkapkan, "Kunjungan ini memastikan bahwa seluruh program yang baik bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat maupun tidak bersentuhan langsung berjalan dengan baik dan optimal". 

Wabup berharap, seluruh OPD dapat meningkatkan kedisiplinan serta pelayanan publiknya agar pembangunan daerah berjalan dengan efektif. (Red)

Kabupaten Bima -
Memasuki minggu terakhir bulan April, Bupati Bima Ady Mahyudi Selasa (29/4) melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkantor di Kota Bima yaitu Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, yaitu Dinas Pertanian dan Perkebunan serta Dinas Ketahanan Pangan (DKP).

Bupati Ady Mahyudi mengawali Sidak pada Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, diterima oleh Plt. Kadis Drh.Joko Suyanto. Dalam tatap muka dengan jajaran Disnak Keswan, Bupati Bima menerima laporan terkait progres pengiriman sapi keluar pulau.

Bupati kemudian melanjutkan Sidak ke Dinas Pertanian dan Perkebunan.  Dihadapan Bupati para pejabat Eselon III  memberikan laporan terkait capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) triwulan I dan langkah-langkah optimalisasi penggalian potensi PAD dari sektor pertanian. 

Setelah mendengarkan laporan  dari Jajaran Dinas Pertanian dan Perkebunan,  Bupati Bima selanjutnya Bupati bertolak ke Dins Ketahanan Pangan.  Kadis Ketahanan Pangan Ir. H. Natsir  yang didampingi para Pejabat instansi tersebut memaparkan tata niaga jagung dan kendala yang dihadapi para petani pasca Panen  serta daya tampung gudang.

Selain melakukan kunjungan ke OPD rumpun hijau, Bupati Bima juga melakukan inspeksi ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AP2KAB) Kabupaten Bima. (***)




Kota Bima - Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE melakukan inspeksi mendadak pengawasan kedisiplinan pegawai ASN serta memastikan pelayanan publik terlayani dengan optimal. Rabu, 9 April 2025.

Beberapa kantor pemerintahan yang berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat menjadi sasaran sidak Wali Kota Bima. Diantaranya, menyidak kantor Kelurahan Rabangodu Selatan, UPT BPPPK Kecamatan Raba dan Kantor Kelurahan Kumbe.

Dalam kesempatan sidak tersebut, Wali Kota Bima menekankan masalah kedisiplinan pegawai harus ditingkatkan sebagai tanggungjawab atas tugas dan kewajiban pegawai.

Disamping itu juga, Wali Kota Bima menekankan pentingnya kebersihan lingkungan kantor sebagai gambaran wajah pelayanan publik.

"Masalah ternak liar yang masih bebas berkeliaran harus diperhatikan oleh Lurah guna menghimbau masyarakat untuk mengandangkan hewan ternaknya agar tidak berkeliaran dilingkungan masyarakat dan tempat umum," tegas Wali Kota. (***)

Kota Bima — Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai bagian dari upaya pengawasan dan evaluasi langsung terhadap kedisiplinan ASN serta pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat.

Sidak dimulai dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP), di mana Wakil Wali Kota meninjau kebun plakat yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan. Beliau memberi apresiasi atas pemanfaatan lahan yang produktif dan mendorong optimalisasi produksi demi mendukung ketahanan pangan lokal.

Kunjungan dilanjutkan ke Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik), Kantor Camat Raba, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Di ketiga OPD ini, Wakil Wali Kota mengecek kehadiran pegawai, pelayanan, serta fasilitas kerja yang tersedia. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan ASN adalah fondasi utama dalam menciptakan birokrasi yang profesional dan terpercaya.

Sidak juga menyasar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Oimbo, yang kini mengalami kelebihan kapasitas. Dalam tinjauan tersebut, Wawali menyampaikan keprihatinan atas kondisi yang ada dan mendorong percepatan sistem pengelolaan sampah berbasis pemilahan dari sumber, serta penambahan alat berat untuk memperlancar proses pengolahan sampah.

Kunjungan berikutnya dilakukan ke Dinas Pertanian dan Pos Kesehatan Hewan (Poskeswan) Kecamatan Mpunda. Di Dinas Pertanian, Wakil Wali Kota berinteraksi langsung dengan salah seorang warga yang tengah menebus hewan ternaknya yang sempat diamankan karena berkeliaran di fasilitas umum.

Momen tersebut dimanfaatkan Wawali untuk mengajak masyarakat agar mendukung langkah Pemerintah Kota dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman.

“Kita semua punya tanggung jawab yang sama. Kota ini milik kita bersama, dan kebersihan serta keteraturannya hanya bisa tercapai kalau ada kesadaran kolektif dari seluruh elemen masyarakat,” ungkap Feri Sofiyan.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengendalian ternak agar tidak mengganggu ketertiban dan kebersihan kota, sekaligus menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bima akan terus menggencarkan penertiban terhadap hewan liar demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat umum.

Dengan semangat 100 Hari Kerja Pemerintah Kota Bima, sidak ini menjadi bagian dari ikhtiar nyata untuk menanamkan budaya kerja disiplin, membenahi tata kelola pemerintahan, dan menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas bagi warga Kota Bima.( ***)



Kabupaten Bima - Beragam keluhan para pedagang dan warga pengguna layanan pasar Tente Kecamatan Woha disukai segera oleh Bupati Bima Ady Mahyudi  dan Wakil Bupati dr. H.Irfan Zubaidy  dengan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) kegiatan pasar milik Pemerintah daerah tersebut. 

Jumat  (21/3) Bupati dan Wabup yang hadir bersama Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.IK., M.IK  dan Camat Woha Irfan H.M.Nor, S.Sos  melihat dari dekat kondisi pasar yang dikeluhkan masyarakat.

Beragam keluhan langsung disampaikan oleh para pedagang kepada bupati dan wakil bupati yang hadir antara lain masalah sampah yang tidak tertangani, tidak adanya tempat pembuangan sementara, listrik, pengaturan lapak dan alih fungsi los pasar hingga oknum yang meminta biaya keamanan di Tente. 

Penanganan sampah yang menumpuk di areal pasar menjadi prioritas utama yang saat ini harus diselesaikan agar pasar Tente kembali bersih, higienis dan nyaman bagi para pedagang dan masyarakat yang berbelanja". 

Menanggapi aspirasi warga terkait tidak adanya tempat pembuangan sampah sementara (TPS Bupati merespon dengan cepat bahwa pemerintah akan segera membangun TPS yang dibutuhkan pedagang dan warga supaya sampah tidak berserakan dimana-mana dan tertangani dengan baik.
 
Di hadapan warga, Bupati Ady Mahyudi menjelaskan, "salah satu penyebab sampah di kecamatan Woha khususnya tidak tertangani dengan baik-baik akhir-akhir ini karena adanya kerusakan buldozer dan escavator yang beroperasi di tempat pembuangan akhir (TPA) Sampah Waduwani Kecamatan Woha. Kerusakan tersebut tengah ditangani dan alat akan kembali beroperasi seperti biasa. Terang Bupati. (***)




Kota Bima – Dinamikambojo.Net, Pada hari kedua masa tenggelamnya setelah resmi dilantik, Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, langsung bergerak cepat memastikan kinerja aparatur pemerintah berjalan optimal. Setelah memimpin rapat koordinasi di Aula Maja Labo Dahu bersama Sekda, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Camat, dan Lurah, Wakil Wali Kota Bima melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bima.

OPD yang menjadi tujuan sidak antara lain Bappeda Kota Bima, Bidang BMD Kota Bima, BPKAD Kota Bima, Bagian Pemerintahan, Bagian Administrasi Pembangunan (AP), Bagian Umum, dan Bagian LPBJ Kota Bima. Sidak ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat para Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus memastikan kehadiran dan kesiapan mereka dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam sidaknya, Wakil Wali Kota Bima memberikan arahan singkat di setiap dinas dan bagian yang dikunjunginya. Ia menekankan pentingnya semangat kerja, disiplin, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

“Saya ingin memastikan bahwa semua ASN hadir dan siap menjalankan misi dengan baik. Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas menjadi utama kita,” ujar Feri Sofiyan.

Beliau juga mengingatkan agar seluruh pegawai menjaga profesionalisme dan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan demi mewujudkan Kota Bima yang bersih, tertib, dan terjamin.

Sidak ini menjadi bukti keseriusan Wakil Wali Kota Bima dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah kota dan seluruh OPD sejak awal masa jabatannya. Langkah ini diharapkan dapat mendorong terciptanya pelayanan publik yang lebih baik dan membawa perubahan bagi Kota Bima ke depannya. (***)


Kota Bima - Dinamikambojo.Net, Pemerintah Kota Bima, melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) serta Bagian Ekonomi, bersama dengan Agen LPG 3 kg, Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), dan Pertamina, melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap penggunaan LPG 3 kg di sejumlah usaha binatu (laundry) pada Jumat (9/8). Sidak ini bertujuan memastikan penggunaan LPG 3 kg tepat sasaran sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dalam sidak tersebut, tabung gas LPG 3 kg yang digunakan oleh usaha binatu langsung ditukar dengan tabung gas LPG non-subsidi. Selain itu, para pengusaha diminta untuk secara mandiri menukarkan tabung gas LPG 3 kg yang kosong dengan tabung gas LPG non-subsidi di masa mendatang.

Langkah ini sejalan dengan Surat Edaran Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) No. B-2461/MG.05/DJM/2022, yang melarang penggunaan LPG 3 kg untuk beberapa jenis usaha, termasuk hotel, restoran, usaha peternakan, jasa las, binatu, batik, pertanian, dan tani tembakau.

Pengawasan terhadap penggunaan LPG 3 kg di Kota Bima akan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan bahwa gas bersubsidi ini hanya digunakan oleh pihak yang benar-benar berhak, sehingga ketersediaan LPG 3 kg tetap terjaga bagi masyarakat yang membutuhkan.

H. Sodik, S.Sos, Kabid Industri dan Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bima memberikan arahan yang tegas terkait pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) terhadap penggunaan LPG 3 kg di usaha binatu. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya kesadaran dari para pelaku usaha untuk mematuhi aturan yang berlaku. Penggunaan LPG 3 kg harus sesuai dengan peruntukannya, yakni untuk rumah tangga kurang mampu dan usaha mikro, bukan untuk usaha yang berskala lebih besar seperti binatu.

H. Sodik, S.Sos berharap sidak ini dapat memberikan efek jera dan meningkatkan kesadaran pelaku usaha untuk beralih ke LPG non-subsidi demi menjaga ketersediaan LPG 3 kg bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Selain itu, diharapkan pengawasan yang berkelanjutan dapat mencegah penyalahgunaan LPG 3 kg di masa mendatang, sehingga subsidi pemerintah dapat tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak.

Diskoperindag Kota Bima juga berharap masyarakat dapat ikut serta dalam mengawasi penggunaan LPG 3 kg di lingkungan mereka, dengan melaporkan jika ada penggunaan yang tidak sesuai peruntukan. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat diharapkan dapat memastikan distribusi LPG 3 kg berjalan dengan baik dan sesuai sasaran. (DM.Red).


Kota Bima - Dinamikambojo.Net, Pemerintah Kota Bima melalui Kepala Bidang Industri dan Perdagangan (Kabid Indag) Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kota Bima dan Kepala bulog cabang Bima memimpin inspeksi mendadak (sidak) ke pasar modern Amahami Kota Bima. Sidak bertujuan untuk memantau harga bahan kebutuhan pokok dan memastikan stabilitas harga di pasar.

Dalam briefing sebelum sidak, Kabid Indag menyampaikan pentingnya kegiatan ini untuk mengantisipasi lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat. 

"Kami ingin memastikan bahwa harga-harga kebutuhan pokok tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat. Sidak ini juga sebagai upaya untuk mencegah praktik-praktik yang merugikan konsumen," ujarnya.

Berikut rincian harga kebutuhan pokok yang ditemukan selama sidak, Beras premium: Rp 15.000/kg, Beras ketan: Rp 23.000/kg, Tomat: Rp 10.000/kg, Cabe rawit: Rp 40.000/kg, Cabe keriting: Rp 40.000/kg, Bawang merah: Rp 30.000/kg, Bawang putih: Rp 40.000/kg, Telur (1 krat, Bali): Rp 62.000, Ayam ras: Rp 40.000/kg, Daging sapi: Rp 120.000/kg

Kabid Indag juga mengimbau para pedagang untuk tidak menaikkan harga secara tidak wajar dan memastikan stok barang tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 

"Kita akan terus memantau perkembangan harga dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas pasar," tambahnya.

Sidak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Kota Bima dalam menjaga kesejahteraan masyarakat melalui pengendalian harga dan ketersediaan bahan pokok. 

Kabid Indag berharap, dengan adanya pengawasan rutin, kondisi pasar dapat tetap kondusif dan harga kebutuhan pokok tidak mengalami kenaikan yang signifikan.

Turut hadir dalam sidak ini, Perwakilan Kejaksaan Negeri Bima, Satpol PP Kota Bima, Bagian Ekonomi Setda Kota Bima, Inspektorat Kota Bima dan Kepala OPD terkait. (DM.Red)


Kota Bima - Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag), cq. UPT Bidang Industri dan Perdagangan, bekerja sama dengan Polres Bima Kota, menggelar inspeksi mendadak (sidak) gas LPG 3 kg di SPBE PT. Elnusa Petrofin Niu pada Rabu, 5 Juni 2024. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka pengecekan isi tabung gas LPG 3 kg sebagai bagian dari pengawasan Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) kategori gas cair.

Pengawasan ini mencakup pengujian terhadap 100 unit tabung gas 3 kg yang diambil sebagai sampel dari unit filling machine. Pengujian bertujuan untuk memastikan standar berat dan isi serta memeriksa tanggal kedaluwarsa tabung gas tersebut. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kondisi tabung gas dan beratnya sudah sesuai dengan standarisasi keamanan dan laik pakai.

"Kegiatan ini sangat penting untuk memastikan bahwa tabung gas yang beredar di masyarakat memenuhi standar keamanan dan kualitas yang telah ditetapkan," ujar Kepala Diskoperindag Kota Bima.

"Pengawasan ini juga bertujuan untuk menjamin kesesuaian dan kebenaran kuantitas dalam transaksi perdagangan, sehingga memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi konsumen."

Kegiatan sidak ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bima dan Polres Bima Kota dalam melindungi konsumen dari kemungkinan penyimpangan dalam distribusi gas LPG 3 kg. Dengan adanya pengawasan yang ketat, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman dan percaya terhadap produk yang mereka gunakan sehari-hari.

Pemerintah Kota Bima berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin untuk menjaga kualitas dan keamanan produk yang beredar di pasaran, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menggunakan produk yang sesuai standar. (DM.Red).

 

Kota Bima - Plt. Asisten 2 Setda Kota Bima, Drs. M. Saleh bersama Tim terpadu dan TPID Kota Bima melakukan inspeksi mendadak terhadap komoditi harga bahan pokok, di UPT Pasar Raya Amahami, pada Jum'at, 15 Maret 2024.

Muhammad Saleh mengatakan, inspeksi mendadak yang dilakukan saat ini untuk mengetahui perkembangan harga bahan pokok seiring dengan tingginya animo masyarakat pada bulan puasa untuk memenuhi kebutuhannya, baik untuk keperluan sahur maupun saat berbuka puasa.

Ia menjelaskan, tujuan utama pada sidak yang dilakukan agar pemerintah daerah tahu perkembangan harga yang ada di pasar, apakah harga-harga bahan pokok masih dalam kondisi stabil atau ada peningkatan harga.

Saleh menyebut adanya kenaikan harga karena pengaruh permintaan masyarakat yang tinggi serta pengaruh juga pada stok yang tersedia akibat cuaca buruk beberapa hari terakhir.

"Stok beras yang kita miliki cukup sampai Juni 2024, pengaruh dari operasi pasar murah yang gencar dilakukan juga cukup bagus, sehingga berdampak pada kestabilan harga bahan pokok," ujarnya.

"Beras premium di pasar fluktuatif, ada yang 15 ribu hingga 17 ribu per kilogramnya, minyak goreng curah 17 ribu, gula pasir 18 ribu per kg, ayam ras 40 ribu per kg, telur 37 ribu per kg, cabe rawit merah 45 ribu per kg dan bawang merah 30 ribu per kg," pungkasnya.

Plt. Asisten 2 Setda Kota Bima didampingi Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Bima, Kepala UPT Pasar Amahami, jajaran Tim Terpadu dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bima. (DM.003)