Taman, yang seharusnya menjadi ruang publik yang nyaman dan estetik, kini tercemar oleh sampah yang ditinggalkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kondisi ini menambah beban masalah kebersihan kota dan mencoreng citra Kota Bima sebagai kota yang bersih dan nyaman dihuni.
Dalam upaya untuk menanggulangi masalah ini, pemerintah kota Bima mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. "Kita semua memiliki tanggung jawab untuk merawat ruang publik kita, termasuk taman.
Taman bukan tempat untuk membuang sampah, melainkan ruang yang harus kita jaga bersama," ujar seorang perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima.
Sebagai langkah konkret, masyarakat yang melihat tindakan pembuangan sampah sembarangan diminta untuk mendokumentasikan kejadian tersebut, baik dalam bentuk foto maupun video, dan melaporkannya kepada DLH Kota Bima untuk segera ditindaklanjuti. Langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku serta mengedukasi masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya kebersihan.
“Peran serta masyarakat sangatlah penting. Kami mengajak semua pihak untuk tidak hanya menjaga kebersihan tetapi juga saling mengingatkan dalam kebaikan. Mari kita ciptakan Kota Bima yang bersih, tertib, dan membanggakan,” tambah perwakilan DLH.
Tidak hanya itu, masyarakat juga diingatkan untuk selalu membuang sampah pada tempatnya, sebagai langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar bagi kebersihan kota. Program “Kota Bima Bersih, Kota Bima Bisa” mengajak setiap individu untuk berkontribusi aktif dalam menjaga kebersihan, demi terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi semua.
Dengan kepedulian dan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan Kota Bima akan menjadi lebih indah dan nyaman, serta dapat membanggakan kita semua sebagai warga yang peduli akan kelestarian lingkungan. (Red)
Post A Comment:
0 comments: