Bima - Dalam upaya memperkuat tata kelola dan optimalisasi potensi zakat di daerah, Bupati Bima Ady Mahyudi Senin (28/9) melakukan kunjungan kerja dan koordinasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia di Kantor BAZNAS Pusat, Jakarta
Kedatangan Bupati Bima disambut langsung oleh Pimpinan BAZNAS Pembina Wilayah Provinsi NTB H. Syarifuddin, S.Ag., M.E, beserta jajaran pengurus pusat. Kunjungan strategis ini merupakan kelanjutan dari rangkaian pertemuan dan tatap muka sebelumnya Selasa (22/9) yang telah dilakukan oleh pimpinan BAZNAS RI bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bima di Kantor Bupati Bima.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bima menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat secara profesional dan akuntabel.
Pemerintah Kabupaten Bima memiliki komitmen yang tinggi untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat di daerah. Kami siap berkolaborasi secara erat dengan BAZNAS RI guna menyukseskan berbagai program prioritas nasional tersebut demi kemaslahatan umat," ujar Bupati Bima di sela-sela kunjungan tersebut.
Sinergi yang terbangun antara Pemerintah Kabupaten Bima dan BAZNAS RI ini diharapkan mampu mempercepat pengentasan kemiskinan, meningkatkan transparansi pengelolaan dana sosial keagamaan, serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat di Kabupaten Bima.
Bupati Bima juga menyampaikan harapan agar program-program strategis nasional dapat dikoordinasikan serta dikolaborasikan secara nyata di Kabupaten Bima, khususnya melalui sinkronisasi dengan 13 Program Prioritas BAZNAS RI demi mendukung kesejahteraan masyarakat luas.
Pimpinan BAZNAS RI H. Syarifuddin, S.Ag., M.E, pada kesempatan tersebut menjelaskan sejumlah program prioritas instansinya yang mencakup penanggulangan kemiskinan tanggap bencana, dukungan biaya pendidikan, rumah sehat, Rumah layak huni serta kartu sehat BAZNAS.
Untuk mendukung sektor ekonomi, Baznas menyediakan bantuan permodalan berbasis masjid dan majelis taklim, Penyediaan sarana penerangan dan bantuan akses listrik bagi wilayah terpencil dan Pemberdayaan ekonomi peternak kelompok. Disamping itu, program Lumbung Pangan, Mualaf Center BAZNAS, Sekolah dan Pesantren Layak Belajar, Air Bersih dan Bank Sampah BAZNAS. (Red).

Post A Comment:
0 comments: