Articles by "Dikes"
Tampilkan postingan dengan label Dikes. Tampilkan semua postingan

Bima - DinamikaMbojo, Para petugas yang melakukan input data penanganan COVID-19 di lapangan harus memahami dan mengetahui cara bekerja menginput data dari masing-masing Puskesmas.
          
Demikian pengarahan Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE dihadapan Sekretaris, para Kabid, kepala seksi dan staf lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Bima saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak).
           
Bupati IDP juga mengingatkan jajaran Dinas Kesehatan agar tetap meningkatkan kewaspadaan memasuki musim hujan. Ini diperlukan  agar penyakit-penyakit yang biasa muncul seperti Malaria, demam berdarah, diare dan penyakit lainnya diperhatikan dengan mengingatkan masyarakat akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat (PHBS) terutama sekali, akhir tahun dan awal tahun dengan intensitas hujan  sudah tinggi.
               
Bupati yang didampingi Sekretaris Inspektorat Agussalim S.IP, M.Si, Sekretaris BKD Laily Ramdani S.STP, M.M dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda  menginstrusikan agar meskipun sudah memasuki akhir tahun, ASN Dinas Kesehatan tetap fokus bekerja, tekun profesional menangani sektor kesehatan dan menunjukkan kinerja yang baik, karena nanti akan ada ada perombakan aparatur untuk menjamin peningkatan kinerja sektor kesehatan.
              
Usai memberikan arahan di Dinas Kesehatan, Bupati selanjutnya melakukan sidak beberapa perangkat daerah lainnya yang berkantor di Godo. (DM.001)

Bima - DinamikaMbojo, Dalam upaya percepatan capaian vaksinasi, Dinas Kesehatan terus memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk mencapai target vaksin. Diantaranya, Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) di setiap kecamatan terus berupaya melaksanakan vaksin secara terpadu.

Puskesmas Woha misalnya, memberikan pelayanan vaksinasi untuk masyarakat, minggu (31/10/2021) di Tugu Tente Kecamatan Woha.

Fahrurahman, SE.,M.Si selaku Kepala Dinas Kesehatan optimis target vaksinasi tingkat Kabupaten Bima sampai akhir tahun dapat dicapai. 

"Kerja luar biasa dari tenaga kesehatan di dukung penuh oleh TNI POLRI patut kita apresiasi. Satuan tugas penanganan covid-19 dan vaksin bekerja dengan luar biasa dalam mencapai target percepatan vaksin, " terangnya. (***)

Kota Bima - DinamikaMbojo, Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bima dibawah kendali Drs. H. Azhari, M. Si menorehkan sebuah prestasi gemilang yakni Selebrating Champions Award 2021

Kadis Dikes, Drs H. Azhari, M.Si mengatakan bahwa Dinas kesehatan Kota Bima mendapatkan Celebrating Champions Award 2021 dengan berbagai percapaian-percapaian.

Menurutnya, Walikota Bima pada awal tahun telah menerima penghargaan Innovate Government Award (IGA) Tahun 2020 dari Mentri Dalam Negri yaitu “Kota Bima sebagai kota terinovasi”. Beberapa diantara inovasi tersebut ada karya yang dihasilkan dari Dinas Kesehatan Kota Bima.

Masih menurut H. Azhari, bahwa ada komitmen Dinas Kesehatan Kota Bima melalui. ” One Unit One Inovation” artinya setiap unit kerja di dinas kesehatan melahirkan inovasi baru dalam penyelenggaraan tugasnya.

Lebih jauh H. Azhari menuturkan bahwa di usia memasuki tahun ketiga pemerintahan Lutfi Feri sudah 18 inovasi di ciptakan Tenaga kesehatan, dan dari 18 Inovasi tersenut yang sudah dilombakan sebanyak 8 inovasi diantaranya, Aksi Anti tramadol (SI ADOL), Bengkel Alat Kesehatan.
Aksi Ketuk Pintu Pelacakan Tuber Kolosis di Masyarakat. (SI UPIN CAPEK UBER RUSAK).

Mari Bersama Donor Darah Menolong Ibu Nifas ( MBAK DARA MELINTAS, Periksa Laboratorium Tambahan Covid 19 (PERLAMBAT VOVID 19) Satu Hari Bersama dokter di Kelurahan (SABARDOK), Aksi Cepat Penanggulangan Secara Tepat (SIPAT GULIPAT), Gerakan Membantu Ibu Hamil ( GEBYAR HALO)

Sedangkan 10 inovasi lain lagi sosialisasi, perbaikan dan yg siap dilombakan Antara lain, Jamban Swadaya Berbasis Masyarakat. ( ANDA BERBAKAT), Jamu Sehat Akupuntur di Jatibaru. (JASKU BARU), Minum Jamu Sehat Sabtu Olahraga Ceria (WELCOME DRINK SOLARIA), Duduk Bareng Remaja Mesjid (DUREN READI MAS), sabtu pagi setiap pasien di puskesmas paruga di bagikan buah.(DONOR BUAH), program kelas diabetes dan hipertensi esensial. (PRESIDENSIAL)

Kemudian Juru Pemantau Jentik. (JUMANTIK), Kasama Weki dalam Integrasi Penanggulangan Stunting ( KA INTENS), Pendekatan Laboratorium Lingkungan (PEDE LABLINK), Kunjungi, Cintai dan Obati Pasien HIV- AIDS ( KUNCI BAPA )

“Kami sedang mempelajari apa yang kurang sehingga tidak bisa tembus lomba di tingkat nasional. Semoga 10 inovasi baru. Ada yang lolos di tingkat nasional” harapnya.

Dirinya secara pribadi dan kedinasan berterima kasih kepada seluruh peserta inovasi dr berbagai tingkatan baik yg ada di dinas, RS, puskesmas dan labkesda.

“Mereka sangat antusias. Khusus pak wali selalu mendorong kami untuk terus berkarya mengembangkan diri bahkan beliau akan memberikan bonus dan posisi bagi adik-adik yang bisa menembus inovasi di tingkat nasional” ungkapnya.

H. Azhari yakin OPD yang paling banyak berinovasi dinas kesehatan. “Kami hanya tutwuri handayani, kami mendorong, mendukung, mempersiapkan, membiayai dan memberikan solusi. Bahkan staf cukup kreatif menciptakan inovasi baru” ujarnya.

Dalam kesempatan itu H. Azhari ungkapkan rasa Terima kasih pula kepada pimpinan dalam hal ini walikota dan wakil walikota, Pak sekda dan assisten yang selalu memberikan kesempatan dan dukungan moril kepada tenaga kesehatan. “Selamat buat nakes yang selalu berpikir inovasi. Buatlah diri kalian bermanfaat untuk kota bima”ujarnya.

Penerimaan penghargaan dan medali atas prestasi ” the best Professional champion 2021 dari majalah PROFIL INDONESIA. Penghargaan dan medali ini Diterima oleh eksekutif, para profesional, BUMN dan Pengusaha. Sebanyak 20 orang. Di hotel Shangrila surabaya. Jum’at 29 oktober. 2021. (***)

Kota Bima - DinamikaMbojo, Dinas Kesehatan Kota Bina menggelar Pelatihan Midwifery update (MU) angkatan 2 IBI Kota Bima. Kamis (16/09/21).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima Drs. H. Azhari, M.Si mengatakan Pelatihan ini di laksanakan selama 3 hari, mulai tanggal 16 sampai 18 september 2021 di hotel Mutmainah Kota Bima. “Pelatihan ini pun dengan biaya mandiri diikuti sejumlah 60 peserta bidan yang berasal dari 5 ranting IBI se kota Bima”. ungkap Azhari.

Ia menambahkan bahwa peserta tersebut yaitu ranting asakota (RSUD Kota Bima), Puskesmas (PKM) Jatibaru dan Kolo), Ranting Mpunda (PKM Mpunda, RS PKU Muhamadiyah) Ranting Paruga (PKM Paruga dan Klinik Salma Husada), RS Penanae (PKM Penanae dan RS dr Agung) ranting Rastim (PKM Rastim dan PKM Kumbe ).

Lanjut H. Azhari bahwa Pelatihan MU wajib diikuti oleh bidan sebagai salah satu syarat untuk melakukan registrasi STR setiap 5 tahun sekali.

Pelatihan MU sebagai upaya peningkatan Mutu, pengetahuan, ketrampilan, martabat, etika profesi dan kompetensi bidan mengikuti perkembangan terkini dalam percepatan penurunan AKI dan AKB. (DM.003).

Kota Bima - DinamikaMbojo, Dinas Kesehatan Kota Bima dibawah kepemimpinan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima, Drs. H. Azhari, M. Si Menggelar acara orientasi test and treat HIV Aids untuk petugas pelayanan kesehatan di Mutmainnah Kota Bima, 13-15 September 2021.

Program pengendalian HIV/AIDS bertujuan utama untuk menghentikan epidemi AIDS di Indonesia pada tahun 2030, dengan tujuan khusus (`three zeros’) untuk menurunkan hingga meniadakan infeksi HIV baru, menurunkan hingga meniadakan kematian yang disebabkan oleh keadaan yang berkaitan dengan AIDS; dan meniadakan diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV AIDS (ODHA). Untuk mencapai tujuan diterapkan target 90-90-90 yaitu menemukan 90% dari perkiraan Odha yang ada melalui tes HIV,

Mengobati 90% Odha yang ditemukan dan memastikan 90% dari Odha yang diobati mengalami supresi virus (tidak terdeteksi dengan pemeriksaan `viral load’) pada tahun 2027 dan target pada tahun 2030 yaitu 95 — 95 — 95 untuk menyatakan akhir AIDS.

Di Provinsi NTB Kasus kumulatif HIV sampai dengan tahun 2020 sebanyak 1.075 dan Komulatif AIDS sampai dengan Tahun 2020 sebanyak 1.167 orang. ODHA yang telah mengetahui statusnya sebesar 2.178 orang dari target estimasi ODHA di NTB sebesar 5.972.

ODHA yang pernah memulai ART 1447 sedangkan yang masih on ART hanya 905 dari 1.088 ODHA yang pernah memulai ART dan yang loss to follow up 183. ODHA yang on ARV virusnya tersupresi ada 7 orang dari 7 sampel yang di kirim untuk pemeriksaan Viral Load. Hal ini dikarenakan jumlah akses layanan pengobatan yang sangat terbatas secara jumlah serta dengan klinik pengobatan yang tidak tersebar di semua kabupaten yang menimbulkan kesulitan dalam mengakses klinik pengobatan.

Penemuan kasus HIV dan AIDS di Kota Bima pada tahun 2020 sebanyak 8 orang dengan 7 diantaranya disertai dengan penyakit TB sebagai Infeksi Oportunistik (IO) dan 3 diantaranya telah meninggal dunia.

Sementara itu sampai dengan 31 Agustus 2021 telah ditemukan 3 kasus AIDS dengan 2 kasus HIV positif dan 2 diantaranya telah diberi terapi ARV.

Pada tahun 2021, ODHA yang mengetahui status dan masih hidup mencapai 67%, ODHA yang masih dalam pengobatan ARV sebesar 67% dan ODHA yang on ARV.

Sementara itu, target layanan pemeriksaan HIV AIDS dan PIMS di Kota Bima berdasarkan target Standart Pelayanan Minimal (SPM) tahun 2021 mencapai 9.363 orang yang terdiri ibu hamil, calon pengantin, pasien TBC positif serta kelompok populasi kunci seperti Gay/LSL, Waria, Pemakai Narkoba Suntik (PENASUN), Lesbian, Warga Binaan Pemasyarakatan, Pekerja Seks dll.

Pada semester 1 tahun 2021 baru mencapai 1.317 orang (14,7%) yang dilayani pemeriksaan HIV AIDS di seluruh fasilitas pelayanan Kesehatan di Kota Bima.

Oleh karena itu diperlukan langkah percepatan perluasan layanan dan bagaimana membangun jejaring untuk tes dan pengobatan pada seluruh fasilitas layanan Kesehatan di Kota Bima termasuk membangun jejaring untuk menunjang pemeriksaan Viral load pada ODHA.

Berdasarkan hal itu, Seksi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) yang saat ini dikomandani oleh Rita Muflihah, SKM dibawah koordinasi Bidang P3KL Dinas Kesehatan Kota Bima dengan kepala bidang Syarifudin, S.Sos., MPH atas fasilitasi Dinas Kesehatan Provinsi NTB menyelenggarakan kegiatan Orientasi Tes dan Pengobatan HIV AIDS dan PIMS untuk tenaga Kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Kota Bima.

Kegiatan ini bertujuan : Memberikan Orientasi kepada Layanan yang ada di Kota Bima, Menguatkan Sistim layanan Kesehatan dengan adanya petugas yang sudah dilatih serta Meningkatkan kapasitas SDM di Prov.NTB.

keluaran yang ingin dicapai yaitu : Tersedia tim HIV AIDS dan PIMS yang memiliki kompetensi dalam memberikan peIayanan tes dan pengobatan HIV dan PIMS pada Masyarakat di Kota Bima dan Tersedianya Layanan Tes dan Pengobatan HIV AIDS dan PIMS sehingga pasien yang di temukan bisa langsung mendapatkan pengobatan.

Peserta yang akan dilatih adalah petugas Kesehatan yang terdiri dari : Tenaga dokter, perawat, bidan, petugas farmasi, Petugas laboratorium dan petugas RR di tempat layanan HIV AIDS dan PIMS di Kota Bima.

Kegiatan Orientasi Layanan Tes dan Pengobatan di laksanakan selama 3 hari di mulai dari tanggal 13 s/d 15 September 2021 bertempat di Hotel Mutmainnah Kota Bima dengan Biaya penyelenggaraan pelatihan ini di bebankan kepada DIPA Satker 05 Dinas Kesehatan Provinsi NTB. (DM.004)