Articles by "Idul Fitri"
Tampilkan postingan dengan label Idul Fitri. Tampilkan semua postingan

Kota Bima - Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE menghadiri dan mengikuti salat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah, di Halaman Kantor Wali Kota, Sabtu pagi (21/3/2026).

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH melaksanakan salat Hari Raya Idulfitri di Masjid Agung Al-Muwahiddin Kota Bima, serta Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. Muhammad Fakhrunraji, ME dijadwalkan melaksanakan salat Idulfitri di Lapangan Pahlawan Raba.

Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin menyampaikan rasa syukurnya setelah sebulan penuh kita ditempa oleh Ramadhan, menahan diri, memperbanyak ibadah, serta memperkuat kepedulian kepada sesama, hari ini kita dipertemukan dengan Hari Raya Idul Fitri, hari kemenangan yang penuh berkah.

"Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Bima, saya menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin kepada seluruh masyarakat Kota Bima di manapun berada," ungkapnya.

Wali Kota menegaskan Idul Fitri bukan sekadar perayaan. Ia adalah momen refleksi untuk kembali kepada fitrah. Ramadhan telah mengajarkan kita kesabaran, keikhlasan, serta kepedulian terhadap sesama. Karena itu, di hari kemenangan ini marilah kita membuka hati untuk saling memaafkan, mempererat silaturahim, dan menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

"Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan Kota Bima yang kita cintai ini, agar selalu diberikan keberkahan, keamanan, kedamaian, serta kemajuan pembangunan yang membawa kesejahteraan bagi seluruh warga," ujar Wali Kota.

H. A. Rahman menambahkan, Pemerintah Kota Bima terus berikhtiar menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dibidang kesehatan. Saat ini, sambungnya, kami tengah berjuang meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui penguatan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bima. Pemerintah Kota Bima tengah membangun fasilitas rawat inap baru dengan kapasitas sekitar 100 tempat tidur.

"Insyaallah dalam waktu dekat akan segera dilakukan proses pemindahan layanan dari RSUD lama yang berada di Ranggo ke gedung RSUD yang baru, sehingga pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih optimal, nyaman, dan representatif bagi masyarakat," ucapnya.

Kedepan, kata Wali Kota, RSUD Kota Bima diproyeksikan menjadi rumah sakit pusat layanan KJSU-KIA. Program ini merupakan layanan kesehatan prioritas dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang berfokus pada penanganan penyakit berat, meliputi Kanker, Jantung dan pembuluh darah, Stroke, Uronefrologi (penyakit ginjal dan saluran kemih), serta Kesehatan Ibu dan Anak.

Melalui penguatan fasilitas, sumberdaya, dan dukungan pemerintah pusat, diharapkan masyarakat Kota Bima dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat, lebih lengkap, dan semakin berkualitas di daerah sendiri. Sehingga jumlah pasien yang perlu dirujuk ke Rumah Sakit di luar daerah semakin berkurang.

Wali Kota bersama Wakil Wali Kota dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Bima terus berjuang sekuat tenaga meminta dukungan pemerintah pusat agar pembangunan dan pemenuhan fasilitas layanan Kesehatan maupun pelayanan dasar lainnya di Kota Bima, dapat terus ditingkatkan.

Namun di sisi lain, Wali Kota Bima mengakui bahwa daerah kita masih menghadapi keterbatasan kemampuan fiskal dan anggaran. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bersikap positif, optimis, dan terus berjuang bersama membangun perekonomian daerah.

"Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, kemajuan Kota Bima membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat, sesuai dengan peran dan tanggungjawab masing-masing. Para pelaku usaha terus menggerakkan ekonomi, para pemuda mengembangkan kreativitas dan inovasi, serta masyarakat secara umum menjaga semangat gotong royong dilingkungan masing-masing," tegasnya.

Lebih jauh, Wali Kota juga mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk terus mengambil peran penting dalam membimbing dan memberikan pencerahan kepada masyarakat. Saat ini kita dihadapkan pada berbagai tantangan sosial seperti narkoba, judi online, kenakalan remaja, serta berbagai persoalan sosial lainnya yang dapat merusak masa depan generasi kita.

Ia menegaskan, bimbingan moral, keteladanan, dan nasihat yang baik dari para tokoh sangat dibutuhkan agar masyarakat tetap berada pada jalan yang benar.

"Di era digital saat ini, saya juga mengajak kita semua untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Jangan sampai ruang digital justru dipenuhi dengan kegaduhan, prasangka, dan perdebatan yang tidak produktif. Mari kita kurangi energi untuk hal-hal yang tidak membawa manfaat," pesan Wali Kota.

Sebaliknya, Wali Kota juga berpesan salurkan energi kita untuk berbuat nyata bagi lingkungan, membangun kebersamaan, membantu sesama, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperkuat persaudaraan ditengah masyarakat.

Momentum Idul Fitri ini hendaknya menjadi pengingat bahwa kekuatan terbesar sebuah daerah adalah persatuan dan kebersamaan masyarakatnya. Jika kita mampu menjaga kebersamaan, saling mendukung, dan terus bekerja bersama, insya Allah Kota Bima akan mampu melewati berbagai tantangan dan melangkah menuju masa depan yang lebih baik.

"Akhirnya, mari kita berdoa semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita selama bulan Ramadhan, mengampuni dosa-dosa kita, serta menjadikan Idul Fitri ini sebagai awal kehidupan yang lebih baik bagi kita semua," imbuhnya. (Red)

Kota Bima - Pemerintah Kota Bima secara resmi menunjuk para imam dan khatib untuk pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi yang akan digelar di sejumlah titik di wilayah Kota Bima.

Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Penunjukan Wali Kota Bima Nomor: 400/90/III/2026 tentang Imam dan Khatib Pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H/2026 M oleh Pemerintah Kota Bima. Salat Idulfitri akan dilaksanakan di berbagai lokasi seperti halaman Kantor Wali Kota Bima, masjid-masjid besar, hingga lapangan di beberapa kecamatan.

Juru Bicara Pemerintah Kota Bima Dr. Muhammad Hasyim, S.Sos., SH., M.Ec.Dev. yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Bima menyampaikan bahwa penunjukan para imam dan khatib ini merupakan bagian dari persiapan pemerintah daerah dalam menyukseskan pelaksanaan Salat Idulfitri secara tertib, khidmat, dan terkoordinasi.

Menurutnya, Pemerintah Kota Bima telah menyiapkan sejumlah titik pelaksanaan Salat Idulfitri guna memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk beribadah bersama dalam suasana penuh kebersamaan.

"Pemerintah Kota Bima telah menunjuk para imam dan khatib yang akan memimpin pelaksanaan Salat Idulfitri di berbagai lokasi. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan ibadah dapat berjalan dengan baik, tertib, dan khusyuk," ujar Muhammad Hasyim.

Beberapa lokasi utama pelaksanaan Salat Idulfitri di antaranya Halaman Kantor Wali Kota Bima/Masjid H.M. Nur A. Latif, Masjid Agung Al-Muwahhidin Kota Bima, Lapangan Pahlawan Raba, Lapangan Manggemaci, Halaman SMKN 2 Kota Bima, Halaman SMKPPN Jatiwangi, Lapangan KSOP/Pelabuhan Bima, serta Halaman Terminal Kumbe.

Selain imam dan khatib, Pemerintah Kota Bima juga menugaskan sejumlah pejabat daerah untuk mendampingi pelaksanaan Salat Idulfitri di masing-masing lokasi, termasuk unsur pimpinan daerah, anggota DPRD, serta kepala perangkat daerah.

Muhammad Hasyim berharap masyarakat Kota Bima dapat bersama-sama menjaga ketertiban dan kekhusyukan selama pelaksanaan Salat Idulfitri, sehingga momentum hari kemenangan tersebut dapat dirasakan dengan penuh kebersamaan dan kedamaian.

"Semoga pelaksanaan Salat Idulfitri tahun ini berjalan lancar dan menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat Kota Bima," pungkasnya. (Red)


Kota Bima - Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE menghadiri shalat Idul Fitri 1446 H/2025 M yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Bima. Senin, 31 Maret 2025.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menekankan bahwa Hari Raya Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk mempererat tali silaturahmi yang kuat di tengah masyarakat.

Visi dan misi Kota Bima untuk menjadi kota yang maju, bermartabat, dan berkelanjutan. Dalam mewujudkan visi tersebut, Wali Kota Bima telah menetapkan 100 program kerja sebagai langkah awal perubahan nyata bagi masyarakat.

Beberapa program prioritas yang ditekankan antara lain, penanganan sampah yakni menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, kedua, pemberantasan narkoba yakni melindungi generasi muda dari bahaya narkotika, keempat, peningkatan pelayanan publik yaitu mewujudkan birokrasi yang cepat dan responsif, serfa kelima, pemberdayaan ekonomi dan UMKM yakni mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Wali Kota Bima menegaskan bahwa program 100 hari kerja ini bukan sekadar rencana, tetapi aksi nyata yang memerlukan dukungan dan partisipasi dari seluruh masyarakat.

"Tanpa kebersamaan dan dorongan dari masyarakat, mustahil kita bisa mewujudkan Kota Bima yang maju,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata, diharapkan Kota Bima dapat terus berkembang menuju masa depan yang lebih baik. Pungkasnya. (***)



Kabupaten Bima - Pelaksanaan shalat Idul Fitri 1446/2025 Hijriyah Jajaran Pemerintah Kabupaten Bima, Senin (31/3) yang dipusatkan di Masjid As-Said Desa Tangga Kecamatan Monta, dimanfaatkan Bupati Bima Ady Mahyudi untuk menyampaikan beberapa pesan.

Bupati Bima yang didampingi Wakil Bupati dr.H. Irfan Zubaidy, Ketua TP.PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti, Ketua GOW Ny Anita H. Irfan, para Pejabat Eselon II, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima H.Mujiburrahman, S.Ag, Plt. Camat Monta Imam Firdaus, Ketua Baznas Drs. Zainudin, Muspika dan para Kepala Desa mengungkapkan, "hari yang Fitri ini menjadi momen yang tepat bagi kita semua untuk merenungkan kebersamaan, mempererat tali persaudaraan dan menguatkan semangat berbagi kepada sesama". Ungkapnya. 

Dikatakan Bupati, Idul Fitri adalah momentum suci yang tidak hanya dirayakan sebagai bentuk kemenangan spiritual tetapi juga sebagai ajang mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan dan menumbuhkan kembali semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Juga momentum suci yang mengajarkan kita akan nilai-nilai kesabaran keikhlasan dan kasih sayang.

Menutup amanatnya Bupati mengajak para jamaah Masjid As-Said dan seluruh elemen masyarakat untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat gotong royong demi membangun daerah. (***)

Kabupaten Bima - Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 syawal 1445 Hijriyah jajaran Pemerintah Kabupaten Bima dengan masyarakat Kecamatan Bolo dan sekitarnya yang berlangsung Rabu 10 April 2024 dimanfaatkan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE.M.IP untuk kembali menekankan pentingnya berbagi khususnya dengan warga yang tidak berkecukupan.

"Alhamdulillahi Rabbil Alamin, pada Bulan Suci Ramadhan  Tahun 1445 Hijriyah ini Bupati, Wakil Bupati  beserta jajaran Pemerintah Daerah telah melakukan kegiatan Ramadhan Berbagi dan  Safari Ramadhan pada 18 kecamatan.  

Kita berharap kegiatan Ramadhan Berbagi dapat mendorong semangat kedermawanan kita semua, khususnya aparatur Pemerintah Kabupaten Bima untuk senantiasa menggaungkan semangat tersebut dalam sebelas bulan berikutnya, khususnya kepada keluarga kita yang belum berkecukupan atau kaum  dhuafa". 

Itulah sebabnya, Perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah yang bertepatan dengan tahun 2024 pada hari ini mengangkat Tema :"Dengan Semangat Idul Fitri 1445 Hijriyah, Kita Tingkatkan Semangat Berbagi dan Kepedulian Terhadap Sesama".

Ungkap Bupati saat menyampaikan sambutan di hadapan jamaah shalat Id yang dipimpin Imam Ustadz Syamsuri Firdaus, S.Hum dan Khatib Dr. Salahudin. S.Ag., M.Pd di lapangan Kara Desa Kananga Kecamatan Bolo. 

Bupati yang didampingi Ketua DPRD kabupaten Bima Muhammad Putera Ferryandi, SE.M.IP,  Pj Sekda para Pejabat Eselon II, Eselon III dan  Ketua Baznas Drs.H Zainuddin MM mengungkapkan, Tema semangat berbagi dan kepedulian ini mengandung  ajakan yang patut menjadi perhatian kita bersama seluruh komponen di daerah ini bahwa  kedermawanan yang kita tunjukkan melalui beragam ikhtiar untuk membantu dan memastikan bahwa pemerintah dan semuanya hadir untuk membantu sesama.   

Dengan  keikhlasan dan kemurahan hati menyisihkan sebagian dari rejeki yang kita dapatkan untuk menunaikan zakat, infak dan sadaqah, Inshaallah  kita akan menjadi UmmatNya yang muttakun, hambaNya yang bertakwa dan tawaddu serta ihsan.

Terang Bupati dihadapan Camat Bolo Dra.Hj Arabiah beserta Muspika, Pengurus PHBI, jajaran pendidikan, alim ulama, tokoh masyarakat dan para jamaah Shalat Id. (DM.001)



Kota Bima - Rabu, 10 April 2024, Pj. Wali Kota Bima, H. Mohammad Rum, menyampaikan sambutan pada pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1445 H di Masjid Agung Al Muwahiddin Kota Bima.

Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya mempertahankan semangat fitrah pasca ibadah Ramadan 2024 M. Beliau mengajak seluruh umat Islam untuk terus mengamalkan nilai-nilai kebaikan dan kebijaksanaan yang diperoleh selama bulan suci Ramadan, serta menjadikan momentum tersebut sebagai awal yang baru untuk meningkatkan kualitas hidup bermasyarakat.

Mengawali arahannya Pj. Wali Kota Bima mengungkapkan bahwa Ibadah Idul Fitri merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT, di mana umat Muslim merayakan akhir dari bulan Ramadan yang penuh dengan ibadah, pengendalian diri, dan introspeksi spiritual. Kesucian ibadah ini terletak pada kesetiaan umat Muslim dalam menjalankan segala perintah Allah selama bulan Ramadan dan kemudian merayakannya dengan penuh kegembiraan dan syukur di hari Idul Fitri.

Selain itu, Idul Fitri juga merupakan waktu untuk membersihkan hati dari dendam dan kebencian melalui pemaafan dan maaf-memaafkan. Kesucian ibadah ini tercermin dalam kemampuan umat Muslim untuk memaafkan kesalahan dan memperbaiki hubungan dengan sesama manusia, sehingga tercipta kedamaian dan harmoni di antara masyarakat.

Beliau menambahkan bahwa Idul Fitri menggambarkan momen kesucian spiritual di mana umat Muslim mencapai kesempurnaan dalam ibadah selama bulan Ramadan. Hal ini merupakan waktu untuk bersyukur atas nikmat dan rahmat Allah serta menguatkan tekad untuk tetap menjaga kesucian hati dan perbuatan di masa yang akan datang.

H. Mohammad Rum juga menyampaikan bahwa Idul Fitri 1445 H memiliki makna yang sangat penting bagi kesinambungan roda pemerintah dan kehidupan sosial masyarakat Kota Bima. Momentum ini tidak hanya sebagai akhir dari ibadah puasa Ramadan, tetapi juga sebagai awal dari fase baru dalam memperkuat persatuan, solidaritas, dan semangat kebersamaan dalam masyarakat.

Lebih detail HM Rum menjelaskan bahwa bagi roda Pemerintahan Kota Bima, Idul Fitri menjadi momen untuk meningkatkan komunikasi dan interaksi dengan masyarakat. Pemerintah Kota Bima dapat menggunakan momentum ini untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan rakyat, serta mempererat ikatan kebersamaan dalam upaya membangun Kota Bima yang lebih baik.

Sementara itu, bagi kehidupan sosial masyarakat, Idul Fitri menjadi waktu untuk memperbaiki hubungan antarindividu, keluarga, dan tetangga. Masyarakat Kota Bima dapat saling memaafkan dan memperkuat tali silaturahmi, sehingga menciptakan lingkungan sosial yang harmonis dan mendukung, urai H. Mohammad Rum.

Dengan demikian, Idul Fitri 1445 H bukan hanya menjadi momen keagamaan, tetapi juga menjadi landasan bagi kelanjutan pembangunan dan kemajuan sosial di Kota Bima melalui penguatan hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta antar warga masyarakat itu sendiri.

Dalam suasana yang penuh khidmat, jamaah yang hadir menerima dengan antusias pesan-pesan bijaksana dari Pj. Wali Kota, sembari berharap akan terus merasakan kedamaian dan keberkahan di Kota Bima. (DM.003)


Kabupaten Bima - Dinamikambojo.com, Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriyah, bertepatan dengan Sabtu 22 April 2023 jajaran Pemerintah Kabupaten Bima di Masjid Agung Kabupaten Bima Godo-Woha dimanfaatkan Bupati Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE untuk menyampaikan beberapa pesan. 

Pada Shalat Ied yang turut dihadiri Wakil Bupati Drs.H. Dahlan M. Noer, Ketua DPRD  Muhammad Putera Ferryandi, S.IP, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah,  Sekretaris Daerah  Drs.H.M. Taufik HAK, M.Si, Ketua TP.PKK Hj.Rostiati Dahlan S.Pd, Ketua DWP Ny Aenal Asiah H.M. Taufik HAK, Kepala Kantor Kementerian Agama dan Pejabat teras pemerintah Kabupaten Bima, Bupati kembali mengingatkan pentingnya semangat berbagi.

Alhamdulillahi Rabbil Alamin.  Pada Bulan Suci Ramadhan Tahun 1444 Hijriyah ini Bupati, Wakil Bupati  beserta jajaran Pemerintah Daerah telah melakukan kegiatan Ramadhan Berbagi dan Safari Ramadhan pada 18 kecamatan.  

"Kita berharap kegiatan Ramadhan Berbagi dapat mendorong semangat kita semua, khususnya aparatur Pemerintah Kabupaten Bima baik yang mengabdi pada Organisasi Perangkat Daerah, kecamatan maupun desa untuk senantiasa menggaungkan semangat berbagi ini dalam sebelas bulan berikutnya, khususnya kepada keluarga kita yang belum berkecukupan atau kaum dhuafa. 

Dengan berbagi, Inshaallah kita secara langsung telah membantu meningkatkan taraf hidup keluarga kita yang berada dibawah garis kemiskinan dan selaras dengan tuntunan Agama Islam yang kita anut". Ungkap Bupati Bima. 

Masih terkait pentingnya kepedulian kepada sesama khususnya kaum dhuafa, Bupati IDP kembali mengingatkan hal tersebut kepada jajaran pemerintah daerah dan jamaah shalat Ied.

"Semangat berbagi ini harus  pula tertanam dalam diri sanubari kita, dimana dengan kemurahan hati menyisihkan sebagian dari rejeki yang kita dapatkan untuk menunaikan zakat, infak dan sadaqah dengan tulus dan ikhlas dan semata-mata mengharapkan Rahmat dan ridho Allah SWT". Terang Bupati. (DM.001)


Kabupaten Bima - Dinamikambojo.com, Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri 1 syawal 1444 Hijriyah yang bertepatan dengan Sabtu 22 April 2023, jajaran Pemerintah Kabupaten Bima dipusatkan di Masjid Agung Kabupaten Bima Godo Kecamatan Woha.

Pada Shalat Id tersebut, Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE hadir bersama Wakil Bupati Drs.H. Dahlan M. Noer, Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putera Ferryandi, S.IP, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Drs.H.M. Taufik HAK, M.Si, Ketua TP. PKK Hj.Rostiati Dahlan S.Pd dan Kepala Kantor Kementerian Agama Mujiburrahman S.Ag. 

Bupati dihadapan  Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Pejabat Struktural, Fungsional, Alim Ulama dan jamaah Masjid Agung Kabupaten Bima menyampaikan sejumlah amanat. 

Dikatakan Bupati, perayaan Idul Fitri 1444 Hijriah yang bertepatan dengan tahun 2023 mengangkat Tema "Dengan Semangat Idul Fitri 1444 Hijriyah, Kita Tingkatkan Syiar Islam Menuju Masyarakat Bima Yang Religius".

Tema ini mengandung pesan yang jelas bahwa ibadah yang kita laksanakan dengan tulus dan ikhlas selama bulan suci Ramadhan seyogianya menjadi dorongan semangat untuk terus meningkatkan syiar Islam dimanapun kita berada. 

Karena dengan demikian, kita telah turut serta secara langsung berikhtiar menciptakan masyarakat Kabupaten Bima yang religius, sejalan dengan visi pembangunan yang telah dicanangkan oleh Bupati dan Wakil Bupati dalam dua periode masa kepemimpinan. Ungkapnya. 

Pada Shalat Idul Fitri jajaran pemerintah Kabupaten Bima tahun ini, yang bertindak selaku Imam Qari Internasional Ustadz Syamsuri Firdaus S.Hum dan Khatib Guru Besar UIN Makassar Prof. Dr. Muhammad Yaumi M.Hum.

Prof Muhammad Yaumi dalam khutbahnya mengangkat tema, Merawat Spirit Ramadhan, Memperkokoh Kesalehan Iman dan Sosial". Menurutnya, kehadiran Bulan Ramadhan untuk menaklukkan hawa nafsu dan menghentikan pergerakan syaitan. Ramdhan, didalamnya juga penuh dengan rahmat dan ampunan  dimana semua permohonan diterima dan amal dilipatgandakan". Terang Khatib. (DM.001)


Kota Bima - Dinamikambojo.com, Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE dan Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH melaksanakan Shalat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriah Tahun 2023. Sabtu, 22 April 2023.

Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE beserta Ketua TP PKK Kota Bima Hj. Ellya H. M. Lutfi melaksanakan Shalat Idul Fitri di Lapangan Serasuba Kota Bima, sementara Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH serta Ketua GOW Kota Bima Jumriah Feri Sofiyan melaksanakan Shalat Idul Fitri di Lapangan Pahlawan Raba Kota Bima.

Wali Kota Bima didampingi Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kota Bima, Ketua MUI Kota Bima, Baznas Kota Bima, dan dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan, S.Adm.

Sementara, Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar, MH dijadwalkan melaksanakan shalat Idul Fitri di Halaman Kantor Wali Kota Bima, kemudian Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik beserta Staf Ahli Wali Kota bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM dijadwalkan di Lapangan Beringin Lampe dan Lapangan Manggemaci.

Pada peringatan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriah di Lapangan Serasuba Kota Bima yang dihadiri oleh Wali Kota Bima, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Bima menyampaikan hasil zakat fitrah yang dikumpulkan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid dan Musholah se Kota Bima melalui Baznas Kota Bima dari para muzakir sebanyak 51.620 orang dengan total nilai zakat fitrah yang terkumpul sebesar Rp. 1.290.510.000.

Sementara, dari UPZ Dinas Badan Organisasi Perangkat Daerah, instansi Vertikal, TNI, Polri se Kota Bima dengan jumlah muzakir sebanyak 4.537 orang dengan total nilai penerimaan zakat fitrah sebesar Rp. 113.417.200.

Selanjutnya dari UPZ Sekolah/Madrasah se Kota Bima dengan jumlah muzakir sebanyak 3.150 orang, dengan nilai zakat fitrah sebesar Rp. 78.746.000. Sedangkan untuk UPZ Perorangan total muzakir sebanyak 226 orang dengan nilai zakat fitrah sebesar Rp. 5.661.000.

Total keseluruhan Muzakir yang menyerahkan zakat fitrah sebanyak 59.533 orang dengan nilai sebesar Rp. 1.488.334.200 (Satu Miliar Empat Ratus Delapan Puluh Delapan Juta Tiga Ratus Tiga Puluh Empat Ribu Dua Ratus Rupiah). (DM.004)