Articles by "Daring"
Tampilkan postingan dengan label Daring. Tampilkan semua postingan

Bima – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima melaksanakan Survei Paska Ke-2 Akreditasi pada hari ini secara daring. Meskipun dilaksanakan melalui platform virtual, kegiatan tetap berlangsung tertib, terbuka, dan penuh kesungguhan sebagai wujud komitmen rumah sakit dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi oleh Direktur RSUD Bima, drg. H. Ihsan, MPH. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa akreditasi bukan semata-mata penilaian administratif, melainkan upaya berkelanjutan untuk memastikan keselamatan pasien dan peningkatan kualitas pelayanan secara menyeluruh.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari surveyor akreditasi, diikuti presentasi capaian mutu serta keselamatan pasien yang telah dilaksanakan oleh RSUD Bima. Presentasi ini menggambarkan berbagai upaya perbaikan dan inovasi pelayanan yang telah diterapkan pasca akreditasi sebelumnya.

Proses evaluasi mencakup telaah dokumen, telusur lapangan yang dilakukan melalui video call, serta wawancara langsung dengan pasien. Wawancara tersebut menjadi cerminan nyata kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat sebagai pengguna layanan kesehatan.

Seluruh rangkaian survei berjalan lancar dan kondusif hingga penutupan kegiatan yang dilakukan oleh Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Bima, H. Suryansah, SKM.

Lebih dari sekadar agenda penilaian, Survei Paska Ke-2 Akreditasi ini menjadi pengingat bahwa menjaga mutu pelayanan dan keselamatan pasien merupakan komitmen yang harus terus hidup. Tidak hanya saat proses penilaian berlangsung, tetapi menjadi budaya kerja sehari-hari demi memberikan pelayanan terbaik bagi setiap pasien. (Red)


Kota Bima - DinamikaMbojo, Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE menghadiri secara daring Launching TribunLombok.com, Kamis, 10 Februari 2022 di Ruang Command Center Kota Bima.

Diresmikan secara virtual, TribunLombok.com sendiri merupakan sebuah portal berita online yang dimiliki Tribun Network dalam memperluas jaringan pemberitaan di Indonesia khususnya NTB.

Peresmian tersebut dirangkaikan pula dengan webinar nasional yang mengusung tema "MotoGP dan Manfaatnya untuk Nusa Tenggara Barat". Dengan menghadirkan keynote speaker antara lain, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc dan Bupati Kabupaten Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, S.IP dan diikuti oleh seluruh Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-NTB.

Bambang Soesatyo mengungkapkan bahwa dampak positif dari adanya perhelatan MotoGP mampu memperkenalkan Indonesia ke mata dunia yang akan menyaksikan event internasional tersebut. 

Kehadiran Sirkuit Mandalika juga mampu memperbaiki perputaran ekonomi di Provinsi NTB. Sebab, ajang MotoGP memberikan manfaat jangka panjang bukan hanya di sektor industri tetapi juga sektor ekonomi dalam skala makro.

"Selain meningkatkan PAD juga mampu meningkatkan pemasukan hotel dan lainnya yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah Mandalika," jelasnya.

Oleh karena itu, Bambang Soesatyo menekankan bahwa masyarakat NTB harus segera melakukan vaksinasi serta menyediakan tenaga kesehatan yang memadai dari segi kualitas maupun kuantitasnya.

Dalam kesempatannya Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc yang akrab disapa Bang Zul mengatakan bahwa Sirkuit Mandalika adalah salah satu sirkuit terindah di dunia. "Hamparan lautan dan gunung sebagai icon destinasi yang semakin mengindahkan suasana di Mandalika," tuturnya.

Selain Sirkuit Mandalika di Pulau Lombok, Gubernur juga mengungkapkan bahwa pertengahan tahun 2022 nanti akan hadir sirkuit MXGP di Pulau Sumbawa.

H. Muhammad Lutfi, SE selaku Wali Kota Bima dalam wawancaranya mengatakan kehadiran MotoGP di NTB akan membawa suatu perubahan yang cukup besar pada sektor ekonomi. Terlebih di Bidang UMKM yang nantinya dapat mempromosikan produknya ketika event tersebut dilaksanakan.

"Produk-produk UMKM yang ada akan dipamerkan di sana, sehingga apapun bentuknya MotoGP ini merupakan suatu kebanggaan bagi NTB baik dari Pulau Sumbawa maupun Pulau Lombok," jelasnya.

Menanggapi peran dan kesiapan Kota Bima Bima sebagai bagian dari provinsi NTB terhadap potensi dampak dari penyelenggaraan MotoGP salah satunya adanya kunjungan wisatawan, Walikota Bima menyatakan kesiapannya.

"Tentu nanti ada wisatawan asing yang akan lebih lama stay di NTB, cukup dengan 45 menit perjalanan (via udara) turis dapat menikmati wisata bahari yang dimiliki oleh Kota Bima serta kuliner khas yang dimiliki tak kalah dengan daerah lain," ungkapnya.

Wisata Bahari yang ditawarkan Kota Bima seperti Pantai Lawata dengan kelengkapan penunjangan petualangan pantai dan lautnya, Pantai Kolo, kegiatan diving dan snorkling dengan berbagai kekayaan alam lautnya, keberadaan kuliner ikan bakar yang melimpah tersebar dibeberapa titik baik di Kota Bima maupun Kabupaten Bima yang menjadi ciri khas Bima beserta keunikan lainnya.

Tak lupa, Wali Kota Bima juga memberikan ucapan selamat atas dilauncingnya TribunLombok.com, berharap dengan hadirnya TribunLombok.com mampu mempromosikan keindahan wisata yang ada di NTB. (***)