Syamsurih, SH Ketua DPRD Kota Bima

Kota Bima – Dinamika Mbojo, Polemik lahan rencana pembangunan kolam retensi di kawasan Ama Hami, Kota Bima, terus bergulir. Ketua DPRD Kota Bima mengakui bahwa upaya penyelesaian persoalan tersebut telah dilakukan melalui proses mediasi yang melibatkan pemerintah daerah dan warga yang mengklaim lahan.

‎Ketua DPRD menyampaikan, pagi ini baru saja digelar rapat bersama Walikota Bima dan Wakil Walikota  Bima dan jajaran teras pejabat Pemkot Bima di ruang kerja Walikota.

‎Pemerintah daerah telah berupaya menempuh jalur mediasi sebagai langkah awal untuk mencari titik temu atas sengketa lahan yang diduga merupakan aset milik Pemerintah Kota Bima.

‎Mediasi dinilai penting agar permasalahan tidak berlarut-larut dan tidak menghambat program strategis pengendalian banjir.

‎Katan dia, hasil rapat, dalam waktu dekat akan dilakukan upaya mediasi bersama dengan warga yang bersengketa dengan Pemkot terkait lahan di Amahami.

‎"Rapat pagi ini di Pemkot, bersama Walikota dan Wakil Walikota dan beberapa pejabat. Sudah diputuskan akan dilakukan upaya mediasi dalam waktu dekat ini," ujarnya

‎Ia berharap, program bantuan bank dunia dalam program NufRep seperti Proyek Kolam Retensi yang sudah diteken kontrak senilai Rp 69 miliar dapat segera beroperasi dan mendapat dukungan dari semua pihak.

‎“Pemerintah sudah berupaya melakukan mediasi dengan pihak warga. DPRD tentu mengapresiasi langkah tersebut sebagai bagian dari penyelesaian secara persuasif,” ujarnya. (Red)

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama
Axact

Dinamika Mbojo

Portal Berita Daerah Bima dan NTB yang mengulas Geliat Pembangunan Pemuka dan Tokoh Masyarakat

Post A Comment:

0 comments: