Kota Bima  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bima, Duta Partai Golkar, Aswin Imansyah meminta agar seng pemagaran proyek lapangan Serasuba segera dibongkar.

Pasalnya, proyek penataan lapangan tersebut dinilai telah selesai dikerjakan, namun hingga kini pagar seng masih menutup sebagian area fasilitas publik itu.

Aswin menilai keberadaan pagar seng yang belum dibongkar mengganggu akses masyarakat serta menimbulkan kesan proyek belum tuntas, padahal anggaran telah digunakan dan pekerjaan fisik disebut sudah rampung.

“Kalau pekerjaannya sudah selesai, tidak ada alasan lagi seng proyek tetap dipasang. Lapangan Serasuba ini fasilitas umum yang harus bisa dimanfaatkan masyarakat,” tegas salah satu anggota dewan.

DPRD juga meminta dinas teknis terkait segera berkoordinasi dengan pihak rekanan untuk melakukan pembongkaran seng serta memastikan area lapangan benar-benar aman dan layak digunakan.

Selain itu, dewan mengingatkan agar pengelolaan proyek ke depan lebih tertib, termasuk dalam hal penyelesaian akhir pekerjaan, sehingga tidak menimbulkan pertanyaan publik terkait transparansi dan akuntabilitas proyek pemerintah.

Disampaikan pula, sebelum pengerjaan dengan anggaran tambahan Rp 5 Milyar di tahun 2026, tentunya masyarakat ingin mengetahui sejauh mana progress pengerjaan sudah terlaksana tahun 2025 dengan anggaran Rp 3.2 Milyar

Untuk informasi, proyek revitalisasi Lapangan Serasuba Kota Bima menghabiskan anggaran Rp 3.2 Milyar dan selesai dikerjakan 31 Desember Tahun 2025. Walaupun kemudian banyak dinamika bahkan menimbulkan polemik ditengah masyarakat.

Pasalnya, dengan anggaran Rp 3.2 milyar tak menunjukan perubahan yang signifikan sesuai desain gambar selama ini beredar.(Red)

Axact

Dinamika Mbojo

Portal Berita Daerah Bima dan NTB yang mengulas Geliat Pembangunan Pemuka dan Tokoh Masyarakat

Post A Comment:

0 comments: