Kota Bima - Pemerintah Kota Bima menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 yang akan dirangkaikan dengan Festival Rimpu pada 25–27 April 2026. Kamis, 26 Maret 2026.

Kegiatan berlangsung di Aula Maja Labo Dahu tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman, didampingi Wakil Wali Kota Feri Sofiyan serta turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala OPD, kabag, camat, hingga lurah se-Kota Bima. Forum ini menegaskan komitmen bersama pemerintah daerah dalam menyukseskan agenda tahunan yang menjadi simbol kebersamaan dan identitas daerah.

Wali Kota Bima, H. A. Rahman, dalam arahannya menegaskan bahwa seluruh OPD, camat, lurah, hingga satuan pendidikan wajib berpartisipasi aktif, salah satunya melalui pemasangan spanduk ucapan HUT di lingkungan kerja masing-masing. Ia juga mengajak instansi vertikal serta BUMN/BUMD untuk ikut berkontribusi dalam menyemarakkan perayaan.

H. Man menekankan pentingnya menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung. Dinas terkait diminta memastikan kebersihan kota tetap terjaga, termasuk penertiban ternak liar dan pengawasan peredaran minuman keras guna menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi momentum kebersamaan. Saya harap seluruh pihak bersinergi maksimal meski di tengah keterbatasan anggaran,” tegas Wali Kota.

Sementara itu Wakil Wali Kota, Feri Sofiyan, menambahkan bahwa peringatan HUT tidak sekadar seremoni, tetapi momentum strategis untuk memperkuat jati diri daerah. Ia juga mengingatkan agar keterbatasan anggaran tidak menjadi hambatan, melainkan mendorong kreativitas dan kolaborasi antarinstansi.

Beberapa agenda utama yang disiapkan, di antaranya upacara HUT, resepsi, dan Pawai Rimpu sebagai ikon budaya Bima. Selain itu, pemerintah juga merancang kegiatan pendukung seperti festival seni budaya, lomba kebersihan lingkungan, serta bazar UMKM guna mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

Panitia pelaksana akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk DPRD, TNI/Polri, instansi vertikal, dunia usaha, dan tokoh masyarakat. Pendanaan kegiatan bersumber dari APBD, sponsorship, serta partisipasi pihak ketiga dengan prinsip efisiensi dan transparansi.

Dari sisi publikasi, pemerintah akan mengoptimalkan media sosial dan media massa, serta pemasangan atribut seperti baliho dan umbul-umbul di titik strategis. Dokumentasi kegiatan juga disiapkan sebagai bagian dari promosi daerah.

Pemerintah Kota Bima optimistis peringatan HUT ke-24 yang dirangkaikan dengan Festival Rimpu 2026 akan berlangsung meriah dan mampu memperkuat identitas budaya serta kebanggaan masyarakat. (Red)

Axact

Dinamika Mbojo

Portal Berita Daerah Bima dan NTB yang mengulas Geliat Pembangunan Pemuka dan Tokoh Masyarakat

Post A Comment:

0 comments: