Articles by "Mahasiswa"
Tampilkan postingan dengan label Mahasiswa. Tampilkan semua postingan

Kota Bima - Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), menerima audiensi Aliansi Silaturahmi Mahasiswa NTB–Semarang di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Bima, Senin (6/4/2026). Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara mahasiswa NTB di Semarang dengan Pemerintah Kota Bima.

Audiensi tersebut menjadi sarana strategis dalam membangun komunikasi yang konstruktif antara pemerintah daerah dan generasi muda, khususnya mahasiswa asal Kota Bima dan NTB yang tengah menempuh pendidikan di luar daerah. Selain mempererat hubungan, pertemuan ini juga membahas peluang penguatan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, antara lain pendidikan, pelestarian budaya, serta isu-isu kemasyarakatan dan kemahasiswaan.

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa yang tetap menjaga keterhubungan dengan daerah asal. Ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendorong kemajuan daerah melalui gagasan inovatif dan kontribusi nyata.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan upaya pembangunan daerah yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pelestarian nilai-nilai budaya lokal.

Sementara itu, perwakilan Aliansi Silaturahmi Mahasiswa NTB–Semarang menyampaikan komitmen untuk turut berperan aktif dalam mendukung program-program Pemerintah Kota Bima. Mereka juga berharap adanya penguatan kerja sama, khususnya dalam kegiatan edukatif, sosial, dan pelestarian budaya yang melibatkan mahasiswa secara langsung.

Melalui audiensi ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin solid antara mahasiswa dan pemerintah daerah, guna mendukung percepatan pembangunan serta kemajuan Kota Bima di masa mendatang. (Red)

Kota Bima – Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima, Arif Roesman Effendy, ST, M.Sc., MT, menerima kunjungan dari Universitas Muhammadiyah Bima dalam rangka penitipan mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan magang di BRIDA Kota Bima.

Program magang ini akan berlangsung selama 1 (satu) bulan, terhitung mulai 2 Februari, dan bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa, sekaligus meningkatkan pemahaman mereka terhadap proses riset, inovasi, serta pengelolaan kebijakan berbasis data di lingkungan pemerintah daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BRIDA Kota Bima menyampaikan bahwa kegiatan magang ini merupakan bentuk komitmen BRIDA dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia, khususnya generasi muda, agar memiliki kompetensi dan wawasan yang selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Melalui program magang ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami secara langsung peran riset dan inovasi dalam perumusan kebijakan publik, serta mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan,” ujar Arif Roesman Effendy.

Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kerja sama berkelanjutan antara BRIDA Kota Bima dan Universitas Muhammadiyah Bima dalam mendorong pengembangan inovasi daerah serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. (Red)

Bima - Tahun ini, sebanyak total 234 peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan praktek kerja lapangan (PKL) yang terdiri dari 49 mahasiswa Diploma III Program Studi Kebidanan dan  185 mahasiswa Program Studi Keperawatan yang akan mengabdi pada beberapa desa di Kecamatan Monta, Senin (26/1) secara resmi oleh Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy.

Pelepasan secara resmi KKN dan PKL Angkatan ke-22 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Yahya Bima yang mengusung tema “Berilmu, Beramal, dan Berdampak”, tersebut akan berada di lokasi mulai tanggal 26 Januari hingga 15 Februari 2026 berlangsung di Lobby Kantor Bupati Bima.

Wabup dr.H. Irfan yang didampingi 
Sekretaris Daerah  Adel Linggi Ardi, SE Staf Ahli Bupati Afifudin, SE., MM,   Staf Ahli Bupati Bidang SDM dan Kemasyarakatan Syaifullah, S.Sos., ME, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs Agus Salim, M.Si dan Plt. Kepala BRIDA Raani Wahyuni, ST., MT., M.Sc  menyampaikan bahwa KKN merupakan jembatan yang menghubungkan antara ilmu teori dan konsep yang diperoleh di bangku kuliah dengan realitas yang dihadapi di lapangan. 

Lebih lanjut, Wakil Bupati Bima berpesan agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan lingkungan masyarakat, menjunjung tinggi nilai saling menghormati, memuliakan, membantu, serta memiliki empati. 

Dihadapan para dosen pembina STIKES Yahya Bima, Ketua STIKES Yahya Bima, para dosen dan seluruh mahasiswa peserta KKN Wabup berpesan, mahasiswa KKN dapat menjadi bagian dari solusi, mampu membantu menyelesaikan  persoalan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua Yayasan STIKES Yahya Bima, Muslimah, S.H., M.H., dalam laporannya menyampaikan ke 234 peserta KKN dan PKL tersebut akan disebar di Kecamatan Monta, meliputi Desa Baralau, Desa Tangga, Desa Simpasai, Desa Sakuru, dan Desa Sie". Ucapnya.

Penugasan peserta  ditandai prosesi penyematan tanda peserta dan almamater KKN oleh Wakil Bupati Bima kepada dua perwakilan mahasiswa STIKES Yahya Bima menandai dimulainya pelaksanaan KKN dan PKL (Red).

Kota Bima - Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE., menerima kunjungan silaturrahmi mahasiswa internasional yang berasal dari China, Pakistan, Bangladesh, Sudan, Yaman, dan Ghana. Kegiatan ini berlangsung di kediaman Wali Kota Bima, dengan dihadiri oleh Plt. Asisten I Sekda Kota Bima, Kepala Dinas Dikpora Kota Bima, dan Kepala Dinas Kominfotik Kota Bima. Senin, (12/1/2025).

Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan silaturrahim, sekaligus pengenalan budaya dan pendidikan yang ada di Kota Bima. Sebanyak 20 orang mahasiswa yang berasal dari berbagai negara ini, sedang menempuh pendidikan tinggi di tiga universitas yang ada di NTB, yakni Universitas Mataram (UNRAM), Universitas Muhammadiyah (UNMU), dan Sekolah Tinggi Hamzan Wadi.

Kehadiran 20 orang mahasiswa di Kota Bima ini, diinisiasi oleh Sekolah Tinggi Taman Siswa (TAMSIS) BIMA, dengan agenda memperkenalkan budaya daerah Bima, sekaligus mewujudkan keinginan Sekolah Tinggi TAMSIS Bima dengan misi barunya, yakni "Go Internasional"

Kehadiran mereka di sambut baik oleh Wali Kota Bima di kediamannya di Kelurahan Sadia Kota Bima. Dalam sambutanya, Wali Kota Bima sangat apresiatif, dan menyampaikan ucapan terima, kepada pihak kampus, (UNRAM, UNMU, HAMZAN WADI, dan TAMSIS Bima, yang telah melakukan kolaborasi mendatangkan mahasiswa luar negeri di Kota Bima.

"Saya atas nama pemerintah, dan atas nama masyarakat Kota Bima, menyampaikan selamat datang di Kota Bima. Momentum ini semoga menjadi motivasi bagi pelajar Kota Bima, untuk lebih semangat dalam menempuh pendidikannya, dan Kami berharap para mahasiswa ini, dapat menjadi duta pendidikan yang membawa kesan positif tentang Kota Bima ke negara asalnya masing-masing,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, mahasiswa juga menyampaikan terima kasih, atas sambutan hangat Pemerintah Kota Bima, mereka merasa di terima dengan baik, dan bersyukur bisa mengenal kearifan budaya lokal masyarakat Kota Bima yang ramah, dan penuh keakraban.

Dipenghujung acara, para mahasiswa di beri kesempatan untuk memperkenalkan diri, dan mereka berbagi pengalaman tentang kesan-kesannya selama berada di Kota Bima. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama Wali Kota Bima, dengan seluruh mahasiswa yang hadir. (Red)

Kabupaten Bima - Sebanyak 600 wisudawan dan wisudawati yang terdiri dari 334 orang dari Jurusan PGSD, 108 orang jurusan PTI, 22 orang jurusan Sejarah, 27 orang jurusan Bahasa Inggris, 26 orang Jurusan Matematika dan 73 orang jurusan PJKR Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Taman Siswa Bima Sabtu (1/11) mengikuri prosesi Wisuda Sarjana ke-21 yang berlangsung khidmat dan penuh makna di Aula Sudirman. 

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE.,M.IP, Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy, Kepala LLDIKTI Wilayah VIII yang diwakili oleh I Gusti Ayu R.Rumanti, SE.,MM.

Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy dalam sambutannya menyampaikan, prosesi wisuda merupakan puncak dari perjalanan panjang yang telah ditempuh dengan penuh kerja keras, pengorbanan, dan semangat juang. Namun saya tegaskan, wisuda bukanlah garis akhir, melainkan awal dari perjuangan baru,” Ungkapnya. 

Wabup juga menyampaikan penghargaan kepada orang tua dan wali wisudawan yang telah berkorban tanpa henti demi kesuksesan anak-anaknya. “Doa dan kasih sayang orang tua adalah energi terbesar yang mengantarkan putra-putri kita sampai di tahap ini,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wagub Hj. Indah Dhamayanti Putri dalam sambutannya mengapresiasi konsistensi STKIP Taman Siswa Bima dalam mencetak lulusan unggul dan berakhlak.

“Wisuda ini merupakan kebanggaan bersama karena STKIP Taman Siswa Bima kembali berhasil mencetak lulusan terbaik yang siap berkarya untuk bangsa,”. Ungkap tokoh yang akrab disapa Umi Dinda ini. 

Di akhir sambutannya,  Wagub NTB ini berpesan agar para wisudawan menjadi lulusan yang berintegritas, berakhlak mulia, dan membawa rahmat bagi masyarakat".

Sementara itu, dihadapan civitas akademika kampus yang dipimpinnya, Ketua STKIP Taman Siswa Bima Dr. H. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si. menyampaikan komitmen kampus dalam mencetak pendidik unggul dan berdaya saing global.

Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, yang diwakili I Gusti Ayu R. Rumanti, SE., MM., mengingatkan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membentuk karakter mahasiswa.

 “Pendidikan tinggi tidak sekadar melahirkan orang pintar, tetapi juga generasi yang peduli, rendah hati, dan mampu memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” Ujarnya.

Wisuda Ke-21 STKIP Taman Siswa juga berhasil mencetak wisudawati terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98, Runy Aggriani, S.Pd., lulusan Program Studi PGSD Angkatan XXI. 

Mewakili para wisudawan, Runy  mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada orang tua, dosen, dan seluruh rekan atas dukungan selama studi. “Berani bermimpi, berani berusaha, dan percayalah: hasil indah menanti di ujung ketekunan,” ucap Runy penuh semangat". Ujarnya. (Red)
Kota Bima, – Dinamikambojo.Net, Dalam rangka memperluas wawasan mahasiswa mengenai kelembagaan pemerintahan daerah, Jurusan Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah (UM) Bima menggelar Kuliah Umum bertema “Tugas, Fungsi, dan Wewenang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)” pada Rabu (08/10/2025) di Ruang Rapat Serbaguna Gedung DPRD Kota Bima.

Kegiatan tersebut menghadirkan Plt. Sekretaris DPRD Kota Bima, Bapak Ihya Ghazali, S.Sos., MM, sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara menyeluruh mengenai peran strategis DPRD dalam pembentukan peraturan daerah, fungsi penganggaran, dan pengawasan. 

Ihya Ghazali juga menekankan pentingnya sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Materi dilanjutkan oleh Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan, Muhammad Tajuddin, SH, yang menguraikan proses penyusunan dan pengesahan Peraturan Daerah (Perda) serta tugas dan fungsi masing-masing komisi di DPRD. Penjelasan tersebut didasarkan pada dokumen resmi kelembagaan DPRD.

Selain itu, turut hadir dan memberikan wawasan tambahan, Puji Fitri Andi, SST, MT – Kabag Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan, Sahbudin, S.Sos. – Kasubag Fasilitasi Pengawasan, Abdul Muflihun, SH, MH – Perancang Peraturan Perundang-undangan Ahli Pertama, Suryadin, S.Sy. – Staf Penata Layanan Operasional Sidang

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum UM Bima yang datang langsung ke Gedung DPRD. Mereka didampingi oleh Dr. Erham, SH, MH, Dosen Program Studi S1 Ilmu Hukum, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Sekretariat DPRD Kota Bima atas dukungan dan fasilitasi kegiatan akademik ini.

“Kuliah umum ini menjadi kesempatan langka bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari praktisi di lingkungan DPRD. Ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga pemerintahan,” ujar Dr. Erham.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam terkait struktur organisasi DPRD, tugas dan wewenangnya, serta pentingnya keberadaan DPRD sebagai lembaga representatif rakyat dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. (Red)
Kota Bima – Dinamikambojo.Net, Tiga pimpinan DPRD Kota Bima, yakni Ketua DPRD Syamsurih, Wakil Ketua Alfian Indrawirawan, dan Wakil Ketua Rian Kusuma Permadi, turun langsung menemui puluhan mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Kota Bima, Rabu siang (3/9).

Aksi yang digelar oleh sejumlah elemen mahasiswa ini mendapat pengawalan ketat dari aparat TNI dan Polri. Para mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Bima menyuarakan berbagai tuntutan, mulai dari mendesak pengesahan UU Perampasan Aset Koruptor, menolak tunjangan DPRD, hingga sorotan tajam terhadap mafia gas LPG 3 kilogram.

Setelah beberapa saat menyampaikan orasi, ketiga pimpinan DPRD keluar dari gedung dan duduk bersama para demonstran di halaman depan kantor wakil rakyat. Momen ini menjadi simbol keterbukaan DPRD dalam mendengarkan aspirasi mahasiswa.

Ketua DPRD Syamsurih menyampaikan komitmennya untuk membawa tuntutan mahasiswa ke tingkat nasional.“Terkait isu nasional yang disuarakan, kami siap membawa aspirasi ini langsung kepada Ketua DPR RI dan bahkan ke Presiden Republik Indonesia,” tegasnya.

Mengenai kelangkaan gas LPG 3 kg, Syamsurih menjelaskan bahwa DPRD melalui Komisi II telah melakukan pengawasan terhadap distribusi gas di Kota Bima. Ia memastikan bahwa tuntutan mahasiswa akan ditindaklanjuti demi kesejahteraan masyarakat.

Di akhir pertemuan, Syamsurih juga mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa atas konsistensinya dalam menyuarakan kepentingan rakyat dan menjaga semangat demokrasi.

Setelah menyampaikan aspirasi dan berdialog dengan para pimpinan dewan, massa aksi membubarkan diri dengan tertib. (Red)

Sebagai informasi, sehari sebelumnya aksi serupa juga dilakukan oleh mahasiswa di depan kantor DPRD Kabupaten Bima dengan isu dan tuntutan yang sama.


Kota Bima - Wakil Wali Kota Bima menerima kunjungan silaturahmi dari perwakilan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dalam rangka memperingati Milad ke-61 IMM. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat sinergi antara mahasiswa dan Pemerintah Kota Bima dalam upaya mendukung kemajuan daerah. Rabu, 19 Maret 2025 di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Bima.

Perwakilan IMM menyampaikan bahwa mereka akan mengadakan berbagai kegiatan dalam peringatan Milad ke-61, termasuk lomba karya tulis sebagai bentuk dukungan terhadap kapasitas dan kualitas mahasiswa di Kota Bima. Mereka juga mengundang Wakil Wali Kota untuk memberikan sambutan dalam acara puncak milad nanti.

"Kami berharap bisa bersinergi dengan pemerintah dalam membangun Kota Bima menuju perubahan yang lebih baik. Kami juga mengucapkan terima kasih atas respons positif dari Pemerintah Kota Bima terhadap program-program kami," ujar perwakilan IMM.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Bima menyambut baik kunjungan IMM dan menyampaikan harapan agar silaturahmi ini membawa energi positif bagi mahasiswa dan pemerintah.

"Saya mengapresiasi inisiatif mahasiswa, terutama dalam kepedulian terhadap lingkungan dan sosial kemasyarakatan. Kolaborasi antara pemerintah dan mahasiswa sangat penting untuk kemajuan kota," ujarnya.

Beliau juga menyatakan kesiapannya untuk menghadiri acara Milad ke-61 IMM serta mengajak mahasiswa untuk turut serta dalam menjaga kebersihan Kota Bima.

"Semoga mahasiswa juga dapat berpartisipasi dalam perayaan ulang tahun Kota Bima nantinya. Terima kasih atas kunjungan silaturahmi ini, semoga sinergi ini terus berlanjut demi kebaikan bersama," pungkasnya.


Kota Bima - Dinamikambojo.Net, Senin, 6 Januari 2025, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. H. Supratman, M.AP, menerima audiensi sekaligus silaturahmi dari Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Cabang Bima. Kegiatan ini berlangsung di ruang kerja Pj Sekda Kota Bima, dengan agenda utama penyampaian program kerja IMM Bima.

Dalam pertemuan tersebut, Pj Sekretaris Daerah menyampaikan apresiasi tinggi terhadap program kerja mahasiswa yang dirancang untuk mendukung peningkatan dan pengembangan kompetensi siswa, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital.

“Peningkatan dan penguatan dalam pengembangan generasi emas tahun 2045 harus segera dipersiapkan agar nantinya generasi kita tidak akan tertinggal. Oleh sebab itu, penguatan di tiap organisasi harus ditingkatkan,” ujar Drs. H. Supratman, M.AP.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, termasuk organisasi kemahasiswaan seperti IMM, dalam membangun generasi yang unggul.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat, organisasi, dan stakeholder lainnya. Dukungan serta masukan dari organisasi kemahasiswaan seperti ini sangat dibutuhkan oleh pemerintah,” tambahnya.

Dalam audiensi tersebut, PC IMM Bima memaparkan berbagai program kerja yang bertujuan memperkuat kompetensi generasi muda di Kota Bima, khususnya dalam menghadapi era digitalisasi dan mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi strategis antara pemerintah dan IMM Bima dalam menciptakan sinergi untuk membangun generasi yang lebih siap dan kompeten menghadapi tantangan masa depan. (***)


Kota Bima - Dinamikambojo.Net, Penjabat (Pj) Wali Kota Bima Drs. H. Mukhtar M.H mengikuti kegiatan penarikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram periode semester genap Tahun 2024 di wilayah Kota Bima. Rabu, 21 Agustus 2024.

Kegiatan penarikan yang dipusatkan di Halaman kantor Wali Kota Bima juga di hadiri oleh Plh. Sekretaris Daerah Drs. Adisan, Staf Ahli, Asisten, Dosen, Kepala OPD lingkup Kota Bima, Lurah dan seluruh anggota kelompok KKN.

Pj. Wali Kota Bima Drs. H. Mukhtar M.H sangat mengapresiasi dan memberikan nilai positif kepada mahasiswa Universitas Mataram yang telah memilih Kota Bima sebagai salah satu tempat KKN. Dorongan dan motivasi juga tidak lupa disampaikan Pj. Wali Kota kepada mahasiswa/mahasiswi KKN.

“Kembalilah bangun Kota Bima dengan keahlian masing-masing dan jaga nama baik Kota Bima di Universitas.” Harap Pj. Wali Kota.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan Atas partisipasinya sebagai kepala daerah mitra KKN PMD Unram 2024 oleh Dosen Pembimbing Lapangan kepada Lurah setempat. (DM.Red).

Kabupaten Bima - Dinamikambojo.Net, Ada yang istimewa bagi 14 orang mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Jawa Tengah yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa Sangiang Kecamatan Wera, Jumat (12/7) langsung diterima oleh Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE.M.IP  dan Wakil Bupati Drs.H Dahlan M.Noer di Halaman Museum Asi Mbojo.

Bupati yang juga didampingi Pj. Sekda Suwandi,ST., MT, dan Asisten I Setda Fatahullah, S.Pd, Kepala Bappeda dan Litbang Taufik ST.,MT dan Kalak BPBD Drs. Israh dan beberapa Kabag Lingkup Sekretariat Daerah mengungkapkan, para mahasiswa KKN UNS diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung percepatan pembangunan melalui pengabdian selama 45 hari  ditengah kehidupan masyarakat desa Sangiang.

"Selama melaksanakan KKN, para peserta diharapkan menjadi duta yang baik, memastikan hadir di tengah - tengah masyarakat serta bisa mentransfer ilmu bermanfaat yang didapatkan dari kampus". Ujar Bupati Bima.  

Sementara, Pj. Sekda Suwandi  yang memaparkan aspek  teknis potensi sumberdaya alam dihadapan peserta KKN UNS memaparkan, KKN bagi mahasiswa disetiap angkatanya sangat penting dalam mempersiapkan seluruh mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diberikan oleh para dosen.

Kabupaten Bima, khususnya Kecamatan Wera memiliki potensi pertanian melimpah yang bisa dikembangkan. Oleh karena itu kehadiran mahasiswa KKN  diharapkan dapat memperkenalkan inovasi dan teknik pengelolaan pertanian pasca panen yang bisa memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat setempat". Tutupnya. 

ke 14 orang mahasiswa KKN lintas program studi tersebut yaitu Yusuf, Haris, Laksmita, Amel, Nabila, Rahmad, Tatum, yang merupakan Jurusan Kedokteran, Auliya, Alisha, Dion, Amirulhaq, Alya, merupakan Jurusan Teknologi Pangan, Al Diva (Hukum, dan Burhanuddin (Sastra). (DM.001)

Kota Bima - Dinamikambojo.Net, Penjabat (PJ) Wali Kota Bima, H. Mohammad Rum MT, menerima kunjungan silaturahmi dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Bima. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Bima ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara pemerintah kota dan organisasi kemahasiswaan. Kamis,27 Juni 2024.

Dalam sambutannya, PJ Wali Kota Bima mengapresiasi peran aktif IMM dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan kepemudaan di kota Bima.

“IMM telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam mendukung pembangunan kota. Kolaborasi dengan organisasi kepemudaan seperti IMM sangat penting untuk menciptakan perubahan positif di masyarakat,” ujar Mohammad Rum.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu dan topik pembahasan yang IMM cabang Bima sampaikan langsung kepada PJ Wali Kota Bima salah satunya di sektor Destinasi Wisata Kota Bima .

PJ Wali Kota Bima menegaskan pentingnya peran pemuda dalam mencari solusi dan memberikan inovasi untuk mengatasi masalah-masalah tersebut bersama-sama dengan memadukan antara Elaborasi Ide dan gagasan guna membangun Kota Bima yang maju dan berkembang.

Acara silaturahmi ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kerjasama yang harmonis antara pemerintah kota dan IMM. Diharapkan, kunjungan ini akan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan dalam upaya membangun Kota Bima yang lebih maju dan sejahtera. (DM.Red)



Kabupaten Bima - Sebanyak lima orang mahasiswa dari sejumlah kampus berbeda mengikuti Intensif In Spatial Planning for Regional and National Growth (INSPIRING)  diterima oleh Pj. Sekda Suwandi ST,.MT Rabu (13/3) di Ruang Kerja Sekretaris Daerah. 

Pj. Sekda yang didampingi Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Amnah, ST.  MT dalam arahannya menyampaikan  agar para mahasiswa magang dapat melakukan review  Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Woha sebagai ibukota yang perlu penajaman. Ini penting agar mampu penuhi kebutuhan tata ruang wilayah dan pengembangan ibukota dimasa depan". Ungkap Suwandi. 

"Manfaatkan masa magang selama empat bulan, Mulai Maret sampai dengan Juni 2024 untuk meningkatkan kompetensi teknis. Melalui keikutsertaan pada program ini para mahasiswa diharapkan mendapatkan pengalaman real di lapangan membangun dan memperluas jejaring serta memperoleh ilmu pengetahuan praktis dalam bidang penataan ruang sebagai bekal memasuki dunia kerja". Imbuhnya.

Program magang Inspiring yang berfokus pada penyiapan database dalam penyusunan rdtr diinisiasi oleh Ditjen Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)  dan didukung oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM)  Kementerian ATR/BPN beserta kalangan akademisi dan praktisi.

Bagi pemerintah daerah dan Ditjen Tata Ruang, program ini menjadi salah satu sarana transfer pengetahuan dan manajemen talenta untuk mendapatkan SDM penata ruang yang berkualitas.

Lima orang mahasiswa magang tersebut yaitu M. Reza Fazri Azani ( Universitas Amikom Yogyakarta - Perencanaan Wilayah dan Kota),  Jufrin  (Universitas Hasanuddin - Perencanaan Wilayah dan Kota), M. Labual Alaqil (Universitas Pendidikan Indonesia - Sains Informasi Geografi), Silvia Anace Amalo (Institut Teknologi Nasional Yogyakarta-Perencana  Wilayah dan Kota) dan Neneng Zainab Tuheteru (Institut Teknologi Nasional Yogyakarta-Perencanaan Wilayah dan Kota). (DM.001)



Oleh :
Nama : Ananda Safitri 
NIM : 230110087
Program studi : Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Fakultas : Tarbiyah dan Keguruan
Universitas : Universitas Islam Negeri Mataram


Penggunaan TikTok pada anak usia dini menjadi fenomena yang mencuat, menciptakan dinamika yang menarik diantara orang tua, pendidik, dan masyarakat pada umumnya. 

Meskipun platform ini menawarkan ruang kreativitas dan ekspresi, perluasan penggunaannya di kalangan anak-anak membawa sejumlah pertimbangan, terutama bagi orang tua dan pendidik.

Tantangan kontrol konten
TikTok, dengan daya tariknya yang tak terbantahkan, menawarkan anak-anak kesempatan untuk mengekspresikan kreativitas mereka melalui format short video atau video pendek.

Kesenangan ini, bagaimanapun, membawa resiko konten yang tidak sesuai. Orang tua harus memahami bahwa anak-anak rentan terhadap konten yang mungkin tidak sepenuhnya tepat untuk usia mereka.

Oleh karena itu, pengaturan privasi dan filter konten menjadi elemen kritis dalam memastikan pengalaman yang aman dan sesuai bagi anak-anak. Literasi digital untuk orang tua juga diperlukan agar mereka dapat memahami cara terbaik mengawasi dan mengelola konten yang di akses anak-anak mereka di platform ini.
Dampak psikologi dan perkembangan anak.

Selain kendala konten, dampak psikologis dari paparan berlebihan terhadap platform ini menjadi catatan serius. Anak- anak yang terlalu terpaku pada platform ini dapat mengalami tekanan mental yang tidak sehat.

Kompetisi virtual, perbandingan diri dengan konten viral dan teman- teman akan memicu kecemasan dan merugikan perkembangan psikologis mereka. 

Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk terlibat aktif, orang tua perlu lebih dari sekedar mengawasi waktu layar, mereka juga perlu memahami bagaimana penggunaan TikTok dapat memengaruhi kesehatan mental anak. Interaksi terbuka tentang pengalaman dan perasaan anak dapat membantu dalam menanggapi secara efektif perubahan perilaku yang mungkin muncul.

Waktu layar dan dampaknya
Kewaspadaan terdahap waktu layar anak juga menjadi penting dalam konteks ini. Meskipun TikTok menawarkan hiburan dan kreativitas, penggunaan eksesif dapat menganggu pola tidur dan aktivitas fisik anak-anak. mengatur batas waktu harian menggunakan TikTok dan merencanakan aktivitas dunia nyata, seperti bermain di luar ruangan atau perpartisipasi dalam kegiatan sosial, dapat membantu menjaga keseimbangan yang sehat. 

Orang tua perlu memastikan bahwa penggunaan TikTok tidak mereformasi aktivitas penting lainnya yang menggalang perkembangan fisik dan sosial anak.

Peran orang tua dalam pengelolaan penggunaan TikTok
Dalam menyikapi semua tantangan ini, peran orang tua sangat krusial. Mereka tidak hanya harus berperan sebagai pengawas tetapi juga sebagai fasilitator harmoni perkembangan anak. Edukasi digital bagi orang tua menjadi langkah awal untuk memahamkan mereka tentang fitur dan risiko yang terkait dengan TikTok.

Selain itu, dialog terbuka dengan anak-anak tentang penggunaan Tik Tok dan risikonya dapat membantu membangun kesadaran dan kecerdasan digital yang kuat. Orang tua harus berpartisipasi dalam pengalaman digital anak-anak mereka berdiskusi tentang konten yang mereka lihat, dan membimbing mereka dalam memahami dampak positif dan negatif dari interaksi online.

Perlunya pendidikan etika digital
Selain pengawasan dan komunikasi, pendidikan etika digital juga menjadi suatu keharusan. Anak-anak perlu diterangkan tentang pentingnya berprilaku secara etis di dunia maya, menghormati privasi orang lain, dan mereport konten yang tidak pantas.

Orang tua dan pendidik dapat bekerjasama dengan sekolah atau lembaga pendidikan untuk memasukkan aspek etika digital kedalam kurikulum. Ini membantu menciptakan pemahaman yang lebih baik tentang tanggungjawab dan konduite digital, mengajarkan anak-anak untuk bersikap bijak dan bertanggungjawab dalam penggunaan platform seperti TikTok.
Merupakan bagian dari keseimbangan hidup.

Dalam semua upaya ini, penting untuk diingat bahwa penggunaan TikTok pada anak usia dini bukanlah hal yang sepenuhnya bermakna negatif. Sebaliknya, perlu dicapai keseimbangan antara manfaat dan tantangan yang muncul dari interaksi dengan platform ini. 

Dengan memberi kesempatan anak-anak untuk menggunakan TikTok secara bertanggungjawab, orang tua dapat membantu mereka mengembangkan keterampilan yang berguna, meningkatkan kreativitas seperti, format video pendeknya memungkinkan mereka menjadi konten creator, membangun identitas digital, dan mengejar minat mereka dengan cara yang sebelumnya sulit dicapai, dan membangun pemahaman yang sehat tentang dunia digital seperti, mampu memilah informasi yang benar dan akurat serta memahami etika dalam berkomunikasi online, dan lain sebagainya. 

Hal ini melibatkan pendekatan yang holistik, melibatkan orang tua, pendidik dan anak-anak sendiri dalam upaya bersama untuk menciptakan ekosistem digital yang aman dan bermanfaat. 

"Bagi kami, menjadi mahasiswa dan alumni Universitas Padjadjaran adalah sebuah kebanggaan dan sebagai bagian dari keluarga besar dan civitas akademika Unpad akan berkomitmen untuk menjaga nama baik almamater dan memberikan sumbangsih bagi kampus yang kami banggakan ini, serta turut mensukseskan visi Unpad mencapai  "Universitas Bereputasi Dunia dan Berdampak pada Masyarakat".


Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, M.IP Senin (7/8) saat memberikan Pesan dan Kesan mewakili Alumni pada acara Pelepasan Wisudawan di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Kampus Unpad Jatinangor Bandung.

Di hadapan Dekan FISIP Unpad  Prof.Dr. R..Widya Setiabudi  Sumadinata, s.Iap. S.Si., M.T, M.Si, para Promotor, Penguji, dosen, wali mahasiswa dan seluruh civitas akademika Fisip Unpad, dirinya menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus atas kesabaran membimbing, mengarahkan dan membina para mahasiswa, baik selama mengikuti proses perkuliahan dari semester awal hingga meraih gelar. 

"Kami mendapatkan ilmu yang luar biasa dari para dosen, ibarat pelita yang terus bersinar. Kami juga mendapatkan bimbingan, nasihat-nasihat bijak yang terus mengalir ibarat mata air dalam kehidupan kami sebagai mahasiswa". Ujarnya. 

"Kepada para orang tua dan Wali mahasiswa, tidak ada yang lebih berharga dari cinta dan kasih sayang yang diberikan dan kami tidak akan pernah di sini tanpa ketulusan dan dukungan dari keluarga".

Dirinya juga berpesan kepada adik-adik tingkat, semoga pencapaian tersebut dapat memberikan motivasi dan suntikan semangat agar dapat terus berprestasi lebih tinggi untuk kebanggaan kampus dan alumni.

Menutup pesan dan kesannya, Hj.Indah Dhamayanti Putri yang pada kesempatan tersebut juga didampingi ibunya tercinta Hj. Lola Laswita, adiknya Dyah Citra Pravitasari, kedua putranya Muhammad Putera Ferryandi dan  Muhammad Putera Pratama  mewakili rekan-rekan alumni Gelombang IV tahun akademik 2022/2023 menyampaikan permohonan jika selama proses studi ada perilaku dan sikap selaku anak didik yang kurang berkenan di hati para dosen, pembimbing, penguji dan promotor serta seluruh civitas akademika Unpad Wisuda FISIP Unpad gelombang 4 yang akan berlangsung keesokan, hari Selasa (8/8) akan menamatkan sebanyak 256 alumni yang terdiri dari 29 Program Doktor,  10 orang Magister, 180 Sarjana dan 37 orang  Program Diploma IV. (DM.001)


Dandim 1608/Bima yang di wakili Perwira Seksi Operasi Kapten Inf I Gusti Gede Karangasem memberikan pembekalan materi Wawasan Kebangsaan kepada Mahasiswa Baru Politekhnik Kesehatan Mataram Prodi D III  Keperawatan Bima yang sedang mengikuti rangkaian penyelenggaraan penyambutan Mahasiswa Baru atau Pengenalan Kegiatan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di Aula Kampus Politekhnik Kesehatan Mataram Prodi D III Keperawatan Bima  jln Gatot Subroto No 7 Kelurahan Sadia Kecamatan Mpunda Kota Bima, Jum'at (29/07/22).

Antusiasme peserta nampak disaat Kapten Inf I Gusti Gede Karangasem memaparkan materinya yang bertajuk wawasan kebangsaan dan bela negara dalam kehidupan berbangsa dan Bernegara. 

Ia menekankan bahwa Bela negara sangat penting bagi mahasiswa dalam rangka menghadapi kompleksitas ancaman terhadapa kehidupan berbangsa dan bernegara

Dalam kesemparan ini Kapten Inf I Gusti Gede Karangasem memaparkan Sejarah bagaimana terbentuknya negara, sistem Pertahanan Negara , sistem pertahanan semesta, komponen pertahanan negara, penggolongan ancaman,kesadaran berbangsa dan bernegara,
Empat pilar utama pembangunan kesadaran bela negara  serta nilai nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara.

Menurut Kapten Inf I Gusti Gede Karangasem mahasiswa harus mampu menjadi sosok generasi yang tidak hanya cerdas dari aspek Ilmu Pengetahuan dan teknologi (IPTEK) tetapi, memiliki kualitas mental, ideologi serta jiwa kepemimpinan yang solid dalam wawasan kebangsaan Indonesia guna mendorong peningkatan semangat yang tinggi dan berkarakter untuk kelangsungan hidup Berbangsa dan negara.

Dalam kesempatan ini Kapten Inf I Gusti Gede Karangasem menegaskan bahwa dalam hal bela negara maka semua kalangan, terutama mahasiswa sebagai generasi emas bangsa wajib menanamkan sikap dan perilaku sebagai warga negara yang dijiwai oleh kecintaan kepada Negar Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa Indonesia yang seutuhnya, cinta terhadap tanah air, sadar dalam semangat berbangsa dan bernegara, yakin akan pancasila sebagai ideologi negara dan Memiliki Jiwa rela berkorban.Tutup Kapten Gusti. (***)