Articles by "OPD"
Tampilkan postingan dengan label OPD. Tampilkan semua postingan
Bima - Inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan oleh Bupati Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr.H. Irfan Zubaidy di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Bima Jalan lintas Bima-Sumbawa  Taman Wisata Pantai Kalaki Palibelo, Selasa (20/1) membahas sejumlah aspek berkaitan dengan peningkatan kinerja perangkat daerah yang bertanggung jawab dalam pengembangan pariwisata daerah tersebut. 

Bupati dan Wabup yang hadir bersama Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE membahas pengembangan sektor pariwisata dan menekankan pentingnya peran sektor pariwisata sebagai salah satu sumber potensial pendapatan daerah bersama dengan Plt. Kadis Pariwisata Drs. Aris Gunawan, M.Si., Sekretaris Diparda Masykur, ST., MT, para kepala bidang dan pejabat fungsional.

Secara khusus, Bupati Ady Mahyudi meminta kepada Kepala Dinas Pariwisata beserta jajaran untuk menyelamatkan aset daerah yang dikelola oleh instansi tersebut, antara lain dengan menjajaki kerjasama pemeliharaan dan pengelolaan destinasi wisata dengan pihak ketiga agar tertata dengan baik.

Selain mendapatkan arahan dari Bupati, pada kesempatan tersebut, Wabup dr. H Irfan juga menyampaikan arahan terkait pentingnya menjaga kebersihan kawasan wisata.

"Kebersihan kawasan wisata dari beragam jenis sampah seperti sampah plastik merupakan prasyarat penting bagi tumbuh kembangnya aktivitas sektor pariwisata. 

Oleh karena itu jajaran Dinas Pariwisata dengan dukungan 100 pegawai yang terdiri dari 45 PNS dan 55 tenaga PPPK dan Non ASN perlu lebih fokus untuk menggalakkan kegiatan kebersihan, dengan mengawali di lingkungan kantor. Kemudian tempat wisata dengan membersihkan sampah-sampah plastik sehingga kita bisa menerapkan zero waste seperti daerah lain yang sektor pariwisatanya sudah maju". Terang Wabup. (Red)
Kabupaten Bima - "Tidak terasa, kita berada di penghujung tahun 2025. Oleh karena itu untuk lebih efisien dan efektifnya pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah, saya berharap kepada seluruh pelaksana/pemegang kegiatan agar segera mengajukan permintaan pembayaran atas program kegiatan, baik yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK), dana alokasi umum (DAU), DBHCHT, DBH Provinsi dan PAD Tahun Anggaran 2025 hingga batas waktu yang telah ditentukan".

Demikian instruksi Bupati Bima dalam sambutan pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 Korpri, Senin (1/12) di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bima yang secara khusus ditujukan kepada para kepala OPD maupun unit kerja lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima. 

Ditambahkan Bupati, Permintaan - permintaan pembayaran tersebut wajib didukung dengan administrasi yang valid dan lengkap sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku dan segera menyetorkan pajak yang berkenaan dengan belanja beban  APBD  tahun anggaran 2025.

"Semua administrasi dan pajak harus tuntas, ini penting agar prosesnya lancar dan tidak ada masalah di kemudian hari". Imbuh Bupati. (Red)

Kota Bima - Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE bersama Wakil Wali Kota Bima Feri Sofyan, SH memimpin langsung Rapat Koordinasi Pemerintah Kota Bima yang digelar di Aula Bappeda Kota Bima, Senin (01/12/2025).

Rapat tersebut dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah, seluruh Asisten, seluruh Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, para Camat, hingga Lurah se-Kota Bima.

Pertemuan ini digelar untuk memperkuat sinergi, menyamakan langkah, serta memastikan seluruh perangkat daerah bekerja dalam satu garis koordinasi yang solid demi mempercepat penyelesaian berbagai urusan pemerintahan dan pelayanan publik.

Dalam arahannya, Wali Kota menyampaikan sejumlah poin strategis, terutama terkait percepatan pembangunan, konsistensi tata kelola birokrasi, serta penyelesaian masalah prioritas menjelang akhir tahun anggaran.

Poin-Poin Arahan Wali Kota swbagai berikut, Konsistensi Input SIPD. Wali Kota menegaskan bahwa proses input APBD yang sedang berlangsung di SIPD harus dikawal langsung oleh pimpinan OPD.

Dengan kondisi fiskal yang terbatas, dokumen kerja harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan fokus pada belanja prioritas.

Beliau meminta Badan Anggaran DPRD ikut mengawal agar tidak terjadi perbedaan antara dokumen yang disepakati dan yang diinput OPD.

Pemahaman Dokumen Fiskal. Setiap perencana OPD diminta memahami KUA-PPAS, rambu-rambu fiskal, serta seluruh dokumen penganggaran.

Jika ada kendala teknis, OPD diminta segera berkoordinasi dengan Bappeda untuk penyelesaian cepat.

 Penertiban dan Validasi Aset Daerah. Wali Kota menyoroti masih adanya persoalan aset daerah.

OPD teknis diminta lebih berhati-hati dan tidak memproses penerbitan sertifikat aset tanpa verifikasi menyeluruh terhadap status kepemilikan aset tersebut.

Kehati-hatian dalam Penerbitan Rekomendasi BPHTB & Proyek Bank Dunia

Wali Kota meminta agar pemberian rekomendasi BPHTB dilakukan dengan sangat berhati-hati.

Beliau mengingatkan bahwa beberapa proyek strategis seperti penanganan Sungai Nae dan pembangunan Kolam Retensi didanai oleh Bank Dunia.

Kegagalan fasilitasi lahan atau kesalahan prosedur dapat menyebabkan proyek tersebut dihentikan, dan Kota Bima berpotensi dicap sebagai daerah fraud.

Hal ini akan berdampak serius pada peluang mendapatkan pendanaan serupa di masa mendatang.

Wali Kota menegaskan agar seluruh OPD tetap fokus pada kepentingan masyarakat dan tidak bergeser oleh kepentingan personal dalam menjalankan tugas.

Semua pimpinan OPD wajib menghormati undangan rapat DPRD terutama rapat paripurna agar memahami koordinasi tupoksi dan pelaksanaan program pemerintahan.

Setiap kehadiran harus tetap melalui mekanisme surat resmi kepada Wali Kota selaku kepala daerah.

 Percepatan Belanja Modal (Belanja dan Pekerjaan Fisik)

Wali Kota meminta seluruh OPD yang memegang alokasi belanja modal untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan dan pendampingan lapangan.

Pembayaran dilakukan setelah pekerjaan selesai dan diverifikasi.

Beliau menekankan agar pekerjaan yang belum berjalan segera diselesaikan sebelum melewati batas akhir tahun anggaran.

Belanja Modal ( Belanja dan Pekerjaan Fisik)

Pada tahun 2026, Wali Kota mewajibkan agar seluruh pekerjaan fisik sudah menunjukkan progres nyata pada Triwulan I.

“Januari tahun depan pekerjaan harus sudah berjalan,” tegasnya.

Serapan anggaran akan menjadi indikator evaluasi kinerja pimpinan OPD.

Wali Kota kembali menginstruksikan seluruh OPD untuk menerapkan Green Meeting secara menyeluruh, menghapus penggunaan bahan sekali pakai, serta mengurangi plastik.

Beliau menyoroti masih adanya OPD yang belum memiliki fasilitas pemilahan sampah standar.

“Bagaimana kita mau menyukseskan Gerakan BISA kalau OPD kita sendiri masih belum patuh?” tegasnya.

Wali Kota meminta Dana Kelurahan diarahkan untuk mendukung pemilahan sampah sebagai bagian dari Gerakan Kota Bima BISA.

Beliau menegaskan bahwa TPA Oi Mbo telah berada pada kondisi over-capacity, sehingga pengurangan sampah dari sumber merupakan keharusan.

Beliau mengajak kelurahan, OPD, serta masyarakat untuk berkomitmen melakukan edukasi dan pemilahan sampah sejak tingkat rumah tangga.

Di akhir arahannya, Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE menyampaikan harapannya agar seluruh jajaran Pemerintah Kota Bima dapat bekerja dengan komitmen yang lebih kuat, penuh tanggung jawab, dan saling mendukung demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Beliau menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah hanya dapat dicapai apabila seluruh perangkat daerah menjaga solidaritas, memperkuat koordinasi, serta konsisten menjalankan arahan dan kebijakan yang telah ditetapkan.

"Saya berharap kita semua bergerak dengan semangat yang sama. Bekerja lebih cepat, lebih tepat, dan lebih tertib. Tahun-tahun ke depan menuntut kita untuk lebih disiplin, lebih transparan, dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Jika kita solid, tidak ada tantangan yang tidak bisa kita selesaikan bersama," ungkap Wali Kota.

Beliau juga berharap seluruh OPD, camat, dan lurah dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam hal kedisiplinan, kebersihan, dan kepedulian lingkungan, terutama dalam mendukung Gerakan BISA dan upaya pengurangan timbulan sampah.

"Saya ingin melihat perubahan nyata, bukan sekadar laporan. Mari kita buktikan bahwa Pemerintah Kota Bima bisa menjadi motor perubahan, untuk kota yang lebih bersih, lebih tertata, dan lebih maju," tutupnya. (Red)

Kota Bima, — Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bima menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dewan Pimpinan Daerah Barisan Pemuda Bima Nusantara (BARDAM) dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bima, Selasa (07/10/2025).

RDP dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Bima, Hj. Gina Adriani, didampingi oleh Wakil Ketua Komisi II, Asnah Madilau, SH, Sekretaris Komisi II,  Sudarmon, serta Anggota Komisi II, Hj. Selvy Novia Rahmayani, SH

Dari pihak undangan, hadir Ketua DPD BARDAM, Bayu Pebuardi, SH, beserta jajaran pengurus, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bima, Junaidin, ST, bersama staf.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi II DPRD Kota Bima menegaskan komitmennya terhadap tanggung jawab dan kepedulian terhadap peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat pesisir pantai, terutama dalam mengatasi tantangan ekonomi kelautan dan perikanan di era modern.

Ketua Komisi II, Hj. Gina Adriani, menyampaikan bahwa DPRD akan terus mendorong sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dalam menciptakan program yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat pesisir.

RDP berlangsung dengan suasana terbuka dan konstruktif, menghasilkan sejumlah masukan strategi untuk ditindaklanjuti bersama oleh pihak terkait. (Red)

 

Kabupaten Bima - Dinamikambojo.Net, Rapat Koordinasi Review Pelaksanaan dan Penyerapan Anggaran dan Pendapatan Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung, Senin (06/10) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima yang dipimpin oleh Wakil Bupati Bima dr.H.Irfan membahas sejumlah program dan kegiatan pemerintah daerah. 

dr.H.Irfan yang didampingi para Asisten dan Plt.Kepala BPKAD Aries Munandar, ST.MT saat memimpin rapat memaparkan, Rakor ditujukan untuk melakukan evaluasi capaian program dan kegiatan OPD, apakah sudah mencapai target atau belum dan langkah-langkah yang diambil untuk meningkatkan capaian PAD  mengingat waktu masih beberapa bulan lagi.

Pada kesempatan tersebut Wabup menekankan agar OPD pengampu sektor pendapatan bisa lebih fokus bekerja mengoptimalkan penggalian potensi dan pencapaian target pendapatan. 

Hal ini penting dilakukan, mengingat selain pada tahun 2025, dalam tahun anggaran 2026 mendatang juga akan ada pengurangan transfer dari pusat ke daerah (TKD). Terangnya dalam rapat yang diikuti para Kepala OPD dan Kepala Bagian lingkup Sekretariat Daerah dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Untuk mengantisipasi pengurangan TKD tersebut maka perlu kesiapan dalam melihat dan menggali potensi PAD yang belum dioptimalkan. Penguatan peran Bappenda untuk mengoptimalkan sektor pendapatan penting dilakukan, sehingga bisa menanggulangi pengurangan anggaran tersebut. Jelas Wabup.

Selain memberikan arahan, Rakor tersebut dimanfaatkan oleh Wakil Bupati untuk meminta penjelasan para kepala OPD berkaitan dengan kendala yang dihadapi dalam penyerapan anggaran dan pencapaian pendapatan hingga triwulan III Tahun Anggaran 2025. (Red)
Kota Bima - Dinamikambojo.Net, Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) adalah program pemberdayaan keluarga untuk memenuhi gizi seimbang, khususnya bagi keluarga yang berisiko mengalami stunting. 

Program DASHAT meliputi penyediaan makanan bergizi, peningkatan keterampilan memasak menu sehat, dan edukasi gizi guna menurunkan angka stunting pada anak.

Program ini diluncurkan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.
Tujuannya adalah menurunkan angka stunting di Indonesia dengan menyediakan makanan sehat dan bergizi bagi keluarga berisiko stunting. Jelas Kadis PPKB Kota Bima, Ikhwanul Muslimin. 

Adapun manfaat dari dashat (dapur sehat atasi stunting) ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi yang melibatkan Melibatkan kader PKK, petugas gizi puskesmas, penyuluh KB, dan tim pendamping keluarga.  Pendidikan, pendampingan, pemantauan, dan evaluasi secara berkelanjutan, Pemanfaatan bahan pangan lokal yang bergizi dan mudah didapat. Jelasnya 

DASHAT tidak hanya memberikan makanan bergizi, tetapi juga edukasi dan pemberdayaan masyarakat agar dapat mandiri mencegah dan mengatasi stunting di lingkungan mereka. (Red)

Kota Bima - Dinamikambojo.Net Menjelang sebulan pasca dilantik sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Bima Dr. Muhammad Hasyim, S.Sos., S.H., M.Ec., Dev., mulai menunjukkan gebrakannya dengan membangun fasilitas peribadatan berupa mushola, serta menimbun halaman kantor yang sebelumnya becek dan sulit dilalui saat hujan. Senin, (22/9/2025).

Pembangunan mushola tersebut dilakukan di area belakang kantor Dinas Kominfotik Kota Bima, sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan spiritual pegawai yang ada di Dinas Kominfotik. 

Mushola yang rencananya di beri nama At-Tabayyun ini, sebelumnya merupakan bangunan tempat parkir yang sudah tidak terpakai, namun oleh Pak Hasyim ( Kadis Kominfotik) merubahnya untuk dijadikan Mushola, dengan memasang dinding, ubin keramik, dan plafon PVC.

Untuk anggaran pembangunan  Mushola bersumber dari sumbangan, dan kebersamaan (swadaya) para pegawai Diskominfotik sendiri, ada yang sumbang semen, batu bata, pasir, keramik, tanah urugan, dan ada juga yang berupa uang.

Sementara untuk tukangnya, menurut Hasyim, tidak ada tukang khusus yang di bayar, kecuali untuk pemasangan keramik, karena ini membutuhkan keahlian, dan pengalaman, selain itu, semuanya dikerjakan secara gotong royong oleh seluruh pegawai Diskominfotik.

"Alhamdulillah, minggu depan Mushola ini sudah bisa digunakan, saya bersyukur dan terima kasih yang tak terhingga, kepada keluarga besar Diskominfotik, atas kerja keras, dan kebersamaannya selama pembangunan berlangsung, semoga ini menjadi amal zahria kita, untuk akherat nanti," ujarnya.

Selain pembangunan mushola, perbaikan infrastruktur kantor juga menjadi perhatian Kadis yang baru. Salah satunya adalah penimbunan halaman kantor yang selama ini menjadi keluhan para pegawai, Kondisi halaman yang becek dan berlumpur saat hujan dinilai mengganggu kenyamanan dan keselamatan pegawai, tak cuma itu, Hasyim juga membuat drainase, dan sumur resapan, sebagai wadah penampung, agar air cepat surut, dan mengering.

“Penimbunan halaman Kantor yang selalu tergenang air ini, adalah wujud kepedulian kami, untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik, dan nyaman bagi pegawai," ungkapnya.

Langkah cepat  Kepala Dinas ini, mendapat respon positif dari seluruh pegawai Diskominfotik Kota Bima, mereka bersyukur dengan kehadiran Pak Hasyim selaku Kadis baru di Dinas Kominfotik Kota Bima, karena telah memberi perubahan positif dalam tata kelola Dinas, baik dari sisi kualitas pelayanan publik, maupun peningkatan sarana dan prasarana. (Red)

Kota Bima – Dinamikambojo.Net, Dalam upaya menjaga estetika, keamanan, dan kenyamanan lingkungan kota, tiga instansi yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bima, serta Dinas Perhubungan Kota Bima melakukan aksi kolaboratif pemangkasan dan penataan ranting pohon di sepanjang jalan protokol Kota Bima.

Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WITA, bertitik awal di depan Rumah Dinas Dandim Bima, Jalan Soekarno Hatta, dan dilanjutkan menyusuri arah barat. Pemangkasan dilakukan secara menyeluruh terhadap ranting dan cabang pohon yang dinilai mengganggu pandangan serta berpotensi membahayakan pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara kendaraan roda dua dan empat. Ujar Plt. DLH Kota Bima, Syahrial Nuryadin.

"Selain untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan di jalan, kegiatan ini juga bagian dari upaya menjaga estetika kota dan keberlanjutan lingkungan hidup," ujar salah satu petugas lapangan dari DLH Kota Bima.

Pemangkasan ini juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan struktur pohon agar tetap kuat dan tidak mudah tumbang, terutama saat cuaca ekstrem. Hal ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Bima dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang tertata, aman, dan ramah bagi seluruh warganya.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar yang merasa lebih nyaman dengan kondisi jalan yang lebih terbuka dan rapi. Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan dilakukan secara berkala di berbagai titik lainnya di wilayah Kota Bima. (Red)

Bima - Dinamikambojo.NetMemasuki pekan pertama bulan September 2025, Kamis (4/9) Wakil Bupati Bima dr.H.Irfan Zubaidy melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Bima.  

Inspeksi diawali di Dinas Dukcapil dan diterima langsung oleh Plt.  Kadis Rijal Mukhlis, S.E.,MM. Wabup menerima laporan terkait pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil seperti perekaman e-KTP, pembuatan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan surat-surat kependudukan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati memberikan arahan untuk mendorong peningkatan kualitas dan efisiensi layanan administrasi kependudukan 

Sementara pada Sidak di  Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora), Wabup  melihat dari dekat pelayanan yang ditujukan  bagi peningkatan kualitas pendidikan melalui peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat, terutama di wilayah terpencil, pengembangan sarana dan prasarana seperti gedung sekolah dan fasilitas belajar.

Wakil Bupati dr.H Irfan menelaah Laporan Kepala Dinas Dikbudpora Zunaidin, S.Sos.MM dan selanjutnya,   Wabup dr.H.  Irfan melihat dan mengecek keberadaan Bioskop Keliling bantuan Kemendikbud yang diparkir di halaman kantor Dinas tersebut.  

Bioskop Keliling tersebut kata Zunaidin merupakan perangkat untuk menyebarkan dan mempromosikan nilai-nilai budaya, pendidikan karakter, dan pelestarian cagar budaya kepada masyarakat luas melalui pemutaran film menggunakan mobil khusus.

"Direncanakan, Mobil Bioskop Keliling tersebut akan beroperasi pada Kegiatan Selasa Menyapa di kecamatan Bolo dan Beberapa Kecamatan lainnya,".

Dalam arahannya Wakil Bupati Bima, dr.H. Irfan  mengungkapkan, "Kunjungan ini memastikan bahwa seluruh program yang baik bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat maupun tidak bersentuhan langsung berjalan dengan baik dan optimal". 

Wabup berharap, seluruh OPD dapat meningkatkan kedisiplinan serta pelayanan publiknya agar pembangunan daerah berjalan dengan efektif. (Red)
Bima, - Dinamikambojo.Net, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima , Muhammad Erwin, S.IP, M.IP menghadiri rapat dengan BAPPEDA, Dikpora, Brida dan Pratisi Pendidikan terkait dengan desain dan inovasi pendidikan di Kabupatutena Bima di masa depan Jum'at (29/8/2025).

Pada Rapat tersebut Wakil ketua DPRD Bima, Muhammad Erwin menyampaikan, pendidikan merupakan pondasi utama dalam membangun Kabupaten Bima ke depan. Rapat ini harus melahirkan sebuah desain dan inovasi sistem pendidikan yg ada di kabupaten Bima yg relevan dengan perkembangan jaman saat ini. 

"Sebagai Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bima, saya memandang bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun peradaban daerah yang lebih maju dan bermartabat. Dalam era perubahan yang serba cepat ini, pendidikan tidak lagi bisa berjalan dengan pola lama yang hanya menekankan pada transfer pengetahuan, tetapi harus mengedepankan inovasi dan pembaruan berkelanjutan, disamping itu saya mendorong teman-teman Brida untu berkerja ekstra dan intens melakukan riset terhadap kekurangan dan kelemahan sistem pendidikan yang ada di kabupaten Bima dan sesegera mungkin membuat terobosan/inovasi,”ujarnya. 

Erwin menjelaskan, persiapan  generasi untuk masa depan harus dipikirkan  bersama. Karna kata dia, DPRD dan Pemda mempunyai peran penting untuk menyediakan sarana dan prasarana dibutuhkan guru maupun Siswa. 

"Inovasi pendidikan merupakan kunci untuk mempersiapkan generasi muda Bima agar mampu bersaing di tingkat regional, nasional, bahkan global. Pemerintah daerah bersama DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan tersedianya sarana dan prasarana yang memadai, peningkatan kapasitas guru, serta mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan perguruan tinggi. Dengan demikian, pendidikan di Kabupaten Bima tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh, inovatif, dan berdaya saing tinggi," jelasnya. 

Erwin menambahkan, DPRD dan Pemerintah harus mempunyai agenda yang sama dalam mewujudkan harapan guru dan Generasi saat ini guna memajukan dunia pendidikan di wilayah Kabupaten Bima. 

"Saya meyakini, bila inovasi pendidikan dijadikan agenda bersama, maka Kabupaten Bima akan melahirkan generasi penerus yang mampu membawa daerah ini menuju masa depan yang lebih baik, sejahtera, dan berkemajuan," terang Ketua DPC PPP Kabupaten Bima ini. (Red)
Kota Bima — Dinamikambojo.Net, Dalam upaya memperkuat penyaluran zakat dan memastikan tepat sasaran, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima bersilaturrahmi  bersama Dinas Sosial dan Dinas Pertanian Kota Bima.

Ketua BAZNAS Kota Bima, H. A. Latif, S.PdI, menyampaikan bahwa pertemuan silaturrahmi ini merupakan tindak lanjut dari anjuran pemerintah pusat dan daerah mengenai pentingnya sinergi antar lembaga, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat.

“Sinergitas ini penting agar data yang digunakan BAZNAS akurat, baik dalam penyaluran zakat maupun program bantuan. Zakat berasal dari berbagai sumber, seperti hasil pertanian, perdagangan, serta zakat yang dibayarkan oleh ASN di Kota Bima,” ujar H. Latif.

Dalam pertemuan silaturrahmi tersebut, Dinas Sosial diminta untuk menyajikan data terbaru mengenai masyarakat miskin ekstrem, sementara Dinas Pertanian berperan dalam memberikan data petani—baik individu maupun kelompok—yang potensial menjadi muzakki

Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat basis data dan mempercepat penyaluran bantuan zakat yang lebih efektif, adil, dan merata di Kota Bima. (Red)
Kota Bima – Dinamikambojo.Net, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kota Bima di bawah kepemimpinan Hj. Suharni, SE kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang lomba yang diselenggarakan oleh BKKBN Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 tahun 2025.

Melalui kerja keras dan sinergi yang solid, Kota Bima berhasil meraih juara pada tiga kategori lomba yang dilaksanakan oleh Tim Kerja Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB/KR). Dua jenis apresiasi utama diberikan tahun ini, yakni Apresiasi Klinik Swasta dan Role Model Tempat Praktek Mandiri Bidan (TPMB) serta Apresiasi Lomba Kelompok KB Pria.

Berikut daftar prestasi yang berhasil diraih Kota Bima, Juara 1 Apresiasi Klinik Swasta: Klinik Salmah Husada, Kota Bima, Juara 3 Role Model Tempat Praktek Mandiri Bidan (TPMB): TPMB Astuti dan Juara 2 Apresiasi Kelompok KB Pria: Kelompok KB Pria Sirsak

Kepala DP2KB Kota Bima, Hj. Suharni, SE menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas dedikasi semua pihak yang telah terlibat, khususnya Bidang Keluarga Berencana selaku pelaksana teknis kegiatan dan para Penyuluh Keluarga Berencana (PKB/PLKB) yang telah berkontribusi secara maksimal.

Prestasi ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen kita bersama dalam membangun keluarga yang berkualitas di Kota Bima. Saya berharap capaian ini tidak membuat kita cepat puas, namun menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat di tahun-tahun berikutnya," ujar Hj. Suharni.

Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa program-program Keluarga Berencana di Kota Bima terus berkembang dan berdampak positif bagi masyarakat. (Red)



Kota Bima – Dinamikambojo.Net, Riuh tepuk tangan penonton memenuhi Gedung Bulutangkis Fikry Sport Kota Bima ketika Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, secara resmi menutup Kejuaraan Bulutangkis Piala Wali Kota Bima Tahun 2025. Turnamen yang berlangsung selama sepekan ini digelar untuk memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan menyuguhkan persaingan sengit antar atlet lokal, instansi, dan klub.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PBSI Kota Bima Addin Fikry Imansyah, ST Ketua Panitia Andi Farhan Akbar, SH., MM, pimpinan BRI, BNI, dan BSI Cabang Bima, Kepala KPP Pratama Bima, perwakilan Kajari Bima, serta sejumlah Kepala OPD lingkup Pemkot Bima.

Ketua Panitia melaporkan bahwa kejuaraan tahun ini diikuti 38 peserta dari kategori pelajar yakni 6 atlet putri dan 32 atlet putra, 24 regu dari OPD/instansi vertikal yang masing-masing terdiri dari empat pasangan, serta 106 pasangan kategori umum yang terbagi dalam kelas A, B, C, dan veteran.

Dalam sambutannya, Ketua PBSI Kota Bima mengumumkan perubahan kalender turnamen mulai tahun depan, dari yang biasanya digelar menjelang HUT RI menjadi jelang HUT Kota Bima. Ia pun menargetkan perolehan dua medali emas pada Porprov NTB mendatang setelah tiga edisi terakhir tanpa medali.

Wali Kota Bima, dalam pidatonya, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, serta menekankan pentingnya peran swasta dalam mendukung pembangunan sarana olahraga di Kota Bima. Ia menyebutkan rencana revitalisasi GOR KONI dan lapangan serbaguna di Manggemaci sebagai bagian dari upaya memajukan olahraga.

 “Bulutangkis bukan sekadar cabang olahraga, tapi bagian dari jati diri Indonesia. Dari kampung-kampung kecil hingga panggung dunia, bulutangkis telah mengibarkan merah putih. Kota Bima harus mengambil tempat dalam narasi besar itu,” ujarnya penuh semangat.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan piala bergilir antar-OPD oleh Wali Kota Bima. Dalam kategori antar-OPD, KPP Pratama tampil sebagai juara pertama setelah melewati pertarungan ketat, diikuti Dinas Perpustakaan di posisi kedua. Sementara itu, posisi juara ketiga bersama diraih Bank Syariah Indonesia dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Pada kategori umum kelas A, gelar juara jatuh ke pasangan Dayat/Fian dari PB Royal Angkasa Muda yang mengalahkan pasangan Ruly/Ismet dari PB MSJ di partai final. Posisi ketiga bersama diamankan Bian/Rizky (PB Royal Angkasa Muda) dan Indra/Andy (PB MSJ).

Kelas B menjadi ajang dominasi PB Fikry Sport, dengan Amin/Lihun meraih juara pertama, disusul Yadin/Hasan di posisi kedua. Sementara juara ketiga bersama diraih Farhan/Daus dari PB Fikry Sport dan Fajrin/Uwais dari PB Barakuda.

Di kelas C sekaligus kategori veteran, pasangan Fikry/Haris dari PB Fikry Sport berhasil keluar sebagai juara pertama. Pasangan Beho/Miftah dari PB Japatanga menempati posisi kedua, sedangkan Muslim/Syam dan Burhan/Ridwan dari PB Guru Kita berbagi posisi ketiga.

Gelaran ini tak hanya meninggalkan catatan prestasi, tetapi juga memperkuat semangat persaudaraan dan menjadi wadah pembinaan atlet untuk masa depan bulutangkis di Kota Bima. (***)


Bima — Dinamikambojo.Net, Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, Pemerintah Kabupaten Bima menggelar kegiatan Fun Games antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Acara ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan, pada Rabu pagi (13/08/2025).

Bertempat di Lapangan Kantor Bupati Bima, kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai OPD dengan penuh semangat dan antusiasme. Berbagai jenis permainan seru dan kompetitif diselenggarakan untuk mempererat hubungan antarlembaga, serta menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh keceriaan.

Dalam sambutannya, dr. Irfan menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu memperkuat tali silaturahmi dan rasa kekeluargaan antar ASN dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima.

“Kegiatan ini kita gelar bukan semata-mata untuk bersenang-senang, tapi juga untuk mempererat sinergi dan kebersamaan antar OPD. Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan dengan semangat persatuan dan kekompakan,” tegas dr. Irfan.

Kegiatan Fun Games ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan berbagai perlombaan menarik seperti tarik tambang, balap karung, lomba estafet, hingga lomba tradisional khas daerah.

Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan perayaan HUT RI ke-80 di Kabupaten Bima, yang tahun ini mengusung semangat “Bersatu, Berdaulat, dan Berkarya untuk Indonesia Maju”. (Red)


Kabupaten Bima -
Memasuki minggu terakhir bulan April, Bupati Bima Ady Mahyudi Selasa (29/4) melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkantor di Kota Bima yaitu Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, yaitu Dinas Pertanian dan Perkebunan serta Dinas Ketahanan Pangan (DKP).

Bupati Ady Mahyudi mengawali Sidak pada Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, diterima oleh Plt. Kadis Drh.Joko Suyanto. Dalam tatap muka dengan jajaran Disnak Keswan, Bupati Bima menerima laporan terkait progres pengiriman sapi keluar pulau.

Bupati kemudian melanjutkan Sidak ke Dinas Pertanian dan Perkebunan.  Dihadapan Bupati para pejabat Eselon III  memberikan laporan terkait capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) triwulan I dan langkah-langkah optimalisasi penggalian potensi PAD dari sektor pertanian. 

Setelah mendengarkan laporan  dari Jajaran Dinas Pertanian dan Perkebunan,  Bupati Bima selanjutnya Bupati bertolak ke Dins Ketahanan Pangan.  Kadis Ketahanan Pangan Ir. H. Natsir  yang didampingi para Pejabat instansi tersebut memaparkan tata niaga jagung dan kendala yang dihadapi para petani pasca Panen  serta daya tampung gudang.

Selain melakukan kunjungan ke OPD rumpun hijau, Bupati Bima juga melakukan inspeksi ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AP2KAB) Kabupaten Bima. (***)





Kabupaten Bima - Bimbingan Teknis  Penyusunan Usulan Program dan Laporan Keuangan Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima Tahun Anggaran 2025 yang menghadiri narasumber dari Kementerian Dalam Negeri RI yang berlangsung Kamis (24/4) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.

Bupati Bima Ady Mahyudi dalam arahannya mengatakan, rencana program dan kegiatan serta janji politik bisa direalisasikan.

Untuk lebih terarahnya, Bupati dan Wakil Bupati berinisiatif  melakukan pertemuan dengan pejabat terkait di Kementerian Dalam Negeri untuk memfasilitasi Bimbingan teknis untuk membekali OPD  informasi yang diperlukan.  

"Kegiatan ini sangat penting, karena itu, pemerintah daerah mengundang Tim Kementerian Dalam Negeri untuk memberikan Bimbingan Teknis bagaimana langkah-langkah agar dana APBN dapat secara optimal mendukung pendanaan di daerah".  Jelasnya. 

Bimbingan teknis ini  diharapkan berdampak pada peningkatan usulan program yang bersumber dari pendanaan APBN, maupun akses pendanaan korporasi dan BUMN. 

Sehingga membantu meningkatkan realisasi usulan program yang diajukan oleh OPD dan meningkatkan jumlah anggaran terutama dalam postur anggaran Pemerintah Kabupaten Bima". Imbuh Bupati Ady Mahyudi. 

Sebelumnya, Plt. Kepala BPKAD Kabupaten Bima Aries Munandar, ST.,MT  dalam pengantarnya memaparkan, Bimtek yang menghadirkan narasumber Didi Untung Wirayadi dari Kementerian Dalam Negeri ini, merupakan upaya peningkatan kapasitas ASN dalam tata cara penyusunan usulan program dan pendanaan yang bersumber dari APBN.

Sebanyak 180 peserta baik kepala perangkat daerah, pejabat teknis dana transfer dan fungsional terkait serta Kasubag Program dan Pelaporan mengikuti Bimtek. "Melalui upaya ini, kita membuka dan mencari akses pendanaan di luar APBD baik melalui korporasi maupun Badan Usaha Milik Negara". Terangnya. (***)



Kota Bima - Wakil Wali Kota Bima memimpin langsung apel siaga sekaligus aksi gotong royong yang melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Bima , Kejaksaan Negeri Bima , Tagana Kota Bima , Organisasi Mahasiswa Pecinta Alam Kota Bima , Aparatur Negara Baik institusi Kepolisian Dan TNI dalam rangka menindaklanjuti program BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri). Kegiatan ini berlangsung pada Jumat pagi (11/4/2025) di Taman Ni,u Batas Kota.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bima ,Fery Sofyan SH menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta keindahan lingkungan.

“Program BISA ini bukan hanya sekadar slogan, tetapi harus menjadi budaya di tengah masyarakat. Dengan kerja sama dan kesadaran bersama, kita dapat menciptakan Kota Bima yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi semua,” ujarnya.

Setelah apel siaga, seluruh peserta yang terdiri dari ASN, tenaga kebersihan, serta perwakilan dari berbagai OPD langsung turun ke lapangan untuk membersihkan sejumlah titik yang sudah di bagi.

Beberapa area yang menjadi fokus kegiatan gotong royong ini antara lain Pantai Kalaki, Taman Panda, Pantai Lawata Sampai dengan Lokasi Amahami.

Selain membersihkan lingkungan di sekitar Bibir pantai, kegiatan ini juga mencakup sosialisasi kepada seluruh OPD dan masyarakat Kota Bima guna membangun kesadaran untuk memulai memperindah wajah Kota Bima.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mengurangi dampak pencemaran.

Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, pemerintah Kota Bima berharap program BISA dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

Wakil Wali Kota pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dan berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan demi terciptanya Kota Bima yang lebih baik di masa depan.

Kota Bima — Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai bagian dari upaya pengawasan dan evaluasi langsung terhadap kedisiplinan ASN serta pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat.

Sidak dimulai dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP), di mana Wakil Wali Kota meninjau kebun plakat yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan. Beliau memberi apresiasi atas pemanfaatan lahan yang produktif dan mendorong optimalisasi produksi demi mendukung ketahanan pangan lokal.

Kunjungan dilanjutkan ke Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik), Kantor Camat Raba, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Di ketiga OPD ini, Wakil Wali Kota mengecek kehadiran pegawai, pelayanan, serta fasilitas kerja yang tersedia. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan ASN adalah fondasi utama dalam menciptakan birokrasi yang profesional dan terpercaya.

Sidak juga menyasar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Oimbo, yang kini mengalami kelebihan kapasitas. Dalam tinjauan tersebut, Wawali menyampaikan keprihatinan atas kondisi yang ada dan mendorong percepatan sistem pengelolaan sampah berbasis pemilahan dari sumber, serta penambahan alat berat untuk memperlancar proses pengolahan sampah.

Kunjungan berikutnya dilakukan ke Dinas Pertanian dan Pos Kesehatan Hewan (Poskeswan) Kecamatan Mpunda. Di Dinas Pertanian, Wakil Wali Kota berinteraksi langsung dengan salah seorang warga yang tengah menebus hewan ternaknya yang sempat diamankan karena berkeliaran di fasilitas umum.

Momen tersebut dimanfaatkan Wawali untuk mengajak masyarakat agar mendukung langkah Pemerintah Kota dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman.

“Kita semua punya tanggung jawab yang sama. Kota ini milik kita bersama, dan kebersihan serta keteraturannya hanya bisa tercapai kalau ada kesadaran kolektif dari seluruh elemen masyarakat,” ungkap Feri Sofiyan.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengendalian ternak agar tidak mengganggu ketertiban dan kebersihan kota, sekaligus menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bima akan terus menggencarkan penertiban terhadap hewan liar demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat umum.

Dengan semangat 100 Hari Kerja Pemerintah Kota Bima, sidak ini menjadi bagian dari ikhtiar nyata untuk menanamkan budaya kerja disiplin, membenahi tata kelola pemerintahan, dan menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas bagi warga Kota Bima.( ***)



Kabupaten Bima - Sebanyak 22 orang pejabat terkait di lingkungan pemerintah daerah dan Tim Percepatan/transisi melakukan pembahasan intensif untuk menjabarkan salah satu program strategis yang termuat dalam visi dan misi pembangunan Bupati Bima dan Wakil Bupati yaitu "Selasa Menyapa". Rapat diawali dengan pemaparan para kepala OPD terkait untuk dijabarkan di dalam program.

Wakil Bupati dr.H. Irfan Zubaedy yang didampingi Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE yang memimpin rapat tersebut, Jumat (14/03/2025) di Ruang Rapat Wakil Bupati menyampaikan beberapa poin penting yang harus dijabarkan oleh para kepala unit kerja terkait untuk keberhasilan program tersebut sesuai target yang telah ditetapkan. 

"Mari fokus pada pelayanan bagi masyarakat. Program inti selasa menyapa bagi masing-masing OPD jangan  yang terlalu berat. Hal terpenting adalah kegiatan-kegiatan yang ada, dijalankan untuk mendukung program sesuai dengan kemampuan dan tugas serta fungi OPD.

Untuk mengukur optimalisasi dan efektivitas program Selasa Menyapa, maka dalam setiap tiga bulan (triwulan) akan dilakukan evaluasi. Karena itu semua OPD perlu menyusun dokumen implementasi program Selasa Menyapa ini untuk memastikan bahwa kita benar-benar melayani masyarakat. Terang Wabup.

Hal yang tidak kalah pentingnya, setiap unit kerja perlu menjabarkan apa hasil dan dampak dari program yang dijalankan untuk selanjutnya dilaporkan kepada pemerintah provinsi dan pusat.

"Terakhir dan juga penting kata Wabup dr.H Irfan adalah OPD perlu melibatkan BUMN, BUMD, instansi vertikal  maupun lembaga lainnya untuk menggalang dana tanggung jawab sosial/Corporate Social Responsibility (CSR) mitra pemerintah daerah untuk bersama-sama berkolaborasi dan bersinergi agar kita dapat bekerja cepat tepat dan bertanggung jawab". Jelas Wabup. (***)


Kota Bima – Dinamikambojo.Net, Pada hari kedua masa tenggelamnya setelah resmi dilantik, Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, langsung bergerak cepat memastikan kinerja aparatur pemerintah berjalan optimal. Setelah memimpin rapat koordinasi di Aula Maja Labo Dahu bersama Sekda, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Camat, dan Lurah, Wakil Wali Kota Bima melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bima.

OPD yang menjadi tujuan sidak antara lain Bappeda Kota Bima, Bidang BMD Kota Bima, BPKAD Kota Bima, Bagian Pemerintahan, Bagian Administrasi Pembangunan (AP), Bagian Umum, dan Bagian LPBJ Kota Bima. Sidak ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat para Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus memastikan kehadiran dan kesiapan mereka dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam sidaknya, Wakil Wali Kota Bima memberikan arahan singkat di setiap dinas dan bagian yang dikunjunginya. Ia menekankan pentingnya semangat kerja, disiplin, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

“Saya ingin memastikan bahwa semua ASN hadir dan siap menjalankan misi dengan baik. Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas menjadi utama kita,” ujar Feri Sofiyan.

Beliau juga mengingatkan agar seluruh pegawai menjaga profesionalisme dan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan demi mewujudkan Kota Bima yang bersih, tertib, dan terjamin.

Sidak ini menjadi bukti keseriusan Wakil Wali Kota Bima dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah kota dan seluruh OPD sejak awal masa jabatannya. Langkah ini diharapkan dapat mendorong terciptanya pelayanan publik yang lebih baik dan membawa perubahan bagi Kota Bima ke depannya. (***)