Articles by "PKH"
Tampilkan postingan dengan label PKH. Tampilkan semua postingan
Kota Bima - Dinamikambojo.Net, Tahapan persiapan penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) Daerah yang merupakan salah satu visi-misi Wali Kota Bima dan Wakil Wali Kota Bima, saat ini Pemerintah Kota Bima telah menerbitkan Peraturan Wali Kota sebagai landasan hukum PKH Daerah. Terbitnya Perwali ini telah melewati serangkaian proses panjang dan mendapat persetujuan dari pusat dan Biro Hukum Pemprov NTB.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kominfotik, Muh. Hasyim diruang kerjanya setelah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Bima, pada Rabu siang (1/10/2025).

Jubir Pemkot Bima ini mengungkapkan, tahapan selanjutnya yakni sosialisasi dengan perangkat RT/RW tiap kelurahan dalam rangka memastikan data calon penerima manfaat PKH Daerah betul-betul valid. Ia menegaskan, PKH Daerah ini akan diperuntukkan bagi masyarakat rentan yang tidak tersentuh bantuan sosial dari pemerintah pusat, khususnya bagi lansia dan disabilitas.

"Hiingga saat ini, berdasarkan usulan dari Lurah kerjasama dengan RT/RW tiap kelurahan, ada sebanyak 6.955 usulan yang masuk. Namun data ini masih diolah sesuai jumlah penerima tahap pertama sebanyak 1.200. Dari data yang diusulkan ini, masih terdapat data yang menerima bansos pusat, seperti BPNT, PKH, dan lainnya, ini yang perlu dilakukan verval lanjutan," ungkap Hasyim.

Ia menambahkan, prioritas kepala daerah yang akan menerima PKH Daerah ini yakni khusus bagi lansia dan disabilitas. Nantinya, data usulan dari kelurahan akan dilakukan verval kembali dengan dua metode, yakni verval secara online melalui sistem SISNG Kemensos, dan verval secara offline dengan pembuktian dilapangan.

"Verval offline ini nantinya akan melibatkan para pihak, Lurah, RT/RW, LPM, TNI/Polri didampingi OPD teknis. Langkah ini sangat penting, agar memastikan para penerima manfaat dari program ini dapat tepat sasaran, serta dapat dipertanggung jawabkan," tambahnya. (Red)



Kota Bima - Kepala Dinas Sosial Kota Bima Yuliana, S, Sos menjelaskan tentang keadaan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahun Anggaran 2024 yang ditangani di Dinas Sosial Kota Bima. 

Menurutnya, untuk bantuan sosial jenis Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Bima sudah berjalan selama belasan tahun lamanya. Dan untuk pihak Dinas Sosial dalam kewajibannya menyiapkan dana pendamping sudah diberikan melalui pemberian 38 unit motor untuk para pendamping PKH, selain itu ada juga honor transport pendamping yang besarannya Rp300 ribu per bulan untuk 38 orang pendamping. Ditambah untuk anggaran kesekretariatannya.

"Bila dihitung nilai lebih dari 5% dari bantuan Kementrian Sosial untuk kegiatan PKH di Kota Bima," ucap Yuliana, di ruang kerjanya, Selasa, 8 Oktober 2024.

Ia menambahkan, soal wacana yang sedang berkembang di suasana Pilkada munculnya Program PKH Daerah. Dirinya menanggapi bahwa belum ada daerah-daerah di Indonesia yang melaksanakan program tersebut.

"Dan untuk penerima bantuan PKH di Kota Bima ada 9.344 KK. Setahu kami, belum ada daerah yang melaksanakan program PKH Daerah. Selain belum ada payung hukumnya yang detail tentang PKH Daerah. Program itu juga sangat tergantung pada kemungkinan anggaran daerah untuk melaksanakan program tersebut," tandasnya.

Kata dia ada bantuan lainnya dari Kementrian Sosial berupa Bantuan Sembako untuk 11.802 warga Kota Bima. Nilai bantuannya sebesar Rp200 ribu per bulannya. 

Ia menambahkan, selain PKH dan Bantuan Sembako yang bersumber dari APBN. Pihak Dinas Sosial pun memiliki program Bantuan Sosial Tunai (BST) yang besarnya senilai Rp600 ribu yang bersumber dari APBD.

"Program BST ini akan diberikan kepada 3.000an orang pada warga yang belum menerima uang PKH dan Bantuan Sembako. Dan penerima BST ini akan dimintai KTP dan KKnya karena pencairan uang akan diberikan melalui nomor rekening," tandasnya.

Ia mengungkapkan, sebenarnya dari semua bantuan sosial yang ada selama ini. Selain tiga program di atas. Ada juga bantuan-bantuan sosial lainnya baik dari Pemkot Bima dan banyak lembaga swasta lainnya.

"Dan dilihat dari jumlah dan banyaknya warga penerima bantuan. Dihitung dari angka kemiskinan di Kota Bima. Nilainya sudah mencover bahkan melebihi dari bantuan yang telah diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat di Kota Bima," tutup Yuliana. (Red)


Kota Bima – Dinamikambojo.Net, Pj. Wali Kota Bima, H. Mohammad Rum, mengadakan pertemuan dengan warga Penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Nungga, Senin 5 Agustus 2024. Dalam kesempatan tersebut, HM. Rum menyampaikan sosialisasi terkait program penuntasan kemiskinan yang diinisiasi melalui Dinas Sosial Kota Bima dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bima.

Dalam pertemuan tersebut, H. Mohammad Rum juga menjelaskan bahwa salah satu indikator keberhasilan program PKH adalah semakin berkurangnya jumlah warga yang tergabung dalam program tersebut. "Penurunan jumlah penerima PKH menandakan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang sebelumnya berada di garis kemiskinan," ungkap HM. Rum.

Pj. Wali Kota Bima, H. Mohammad Rum, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan berbagai pihak dalam kelancaran program PKH di Kelurahan Nungga. Beliau mengakui bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari kontribusi banyak pihak, termasuk masyarakat, aparat kelurahan, serta instansi terkait.

HM. Rum memberikan penghargaan khusus kepada warga penerima PKH yang telah menunjukkan kemajuan dalam kesejahteraan mereka. "Saya sangat bangga dengan semangat dan kerja keras warga yang terus berusaha meningkatkan kualitas hidup mereka. Dukungan Anda semua sangat berarti dalam mewujudkan tujuan program ini," ujar beliau.

Selain itu, beliau juga mengapresiasi peran aktif aparat kelurahan dan petugas sosial termasuk pendamping PKH yang telah bekerja tanpa lelah dalam mengidentifikasi dan membantu warga yang membutuhkan.

"Kerja keras dan dedikasi Anda semua adalah kunci suksesnya program ini. Saya berharap kita semua dapat terus bekerja sama dalam semangat kebersamaan untuk mencapai hasil yang lebih baik lagi," tambah HM. Rum.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bima atas koordinasi dan pelaksanaan program yang efektif. 

"Kolaborasi antar instansi sangat penting dalam memastikan setiap program berjalan dengan lancar dan tepat sasaran. Saya menghargai upaya keras yang telah dilakukan oleh semua pihak," lanjut H. Mohammad Rum.

Selain itu, Pj. Wali Kota Bima mengajak seluruh warga yang hadir untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung berbagai program yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Bima. "Dengan kebersamaan dan kekompakan, kita dapat mewujudkan tatanan Kota Bima Baru yang lebih sejahtera dan berdaya saing," ungkap H. Mohammad Rum.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat diantaranya Kepala Dinas Sosial Kota Bima, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bima, Plt. Camat Rasanae Timur, Lurah Nungga serta Tokoh Masyarakat Kelurahan Nungga. Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas DP3A Kota Bima turut memberikan penjelasan mengenai berbagai program dan bantuan yang tersedia bagi warga kurang mampu. 

Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam mendukung upaya penuntasan kemiskinan di Kota Bima. (DM.Red).


Kota Bima - Sebagai langkah konkret dalam mendukung Program Keluarga Harapan (PKH), H. Mohammad Rum, Penjabat (Pj.) Wali Kota Bima, secara resmi menyerahkan sepeda motor operasional kepada para pendamping PKH di Kota Bima. Minggu (24/12/2023).

Dalam acara serah terima yang berlangsung di Halaman Kantor Wali Kota Bima, H. Mohammad Rum mengungkapkan komitmennya untuk memperkuat implementasi program-program kesejahteraan di wilayah Kota Bima. "Pemerintah Kota Bima terus berupaya memberikan dukungan maksimal terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui Program Keluarga Harapan ini," ujar H. Mohammad Rum.

Sebanyak 20 unit sepeda motor operasional diberikan kepada pendamping PKH yang tersebar di berbagai kelurahan di beberapa kecamatan dalam wilayah Kota Bima. Pj. Wali Kota Bima berharap bantuan ini dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja para pendamping PKH dalam mendampingi keluarga penerima manfaat PKH.

Koordinator Pendamping PKH, Firdaus menyampaikan terima kasih atas perhatian Pj. Wali Kota Bima terhadap peran penting pendamping PKH. "Dengan adanya sepeda motor operasional ini, kami dapat lebih cepat menjangkau keluarga penerima manfaat, terutama di daerah yang sulit diakses," ungkap Firdaus.

Acara penyerahan sepeda motor operasional ini diakhiri dengan harapan semoga dukungan Pemkot Bima dapat terus memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Bima.

Sementara dalam penyerahan sepeda motor operasional kepada Koordinator PKH Kota Bima, Yuliana, S.Sos selaku Kepala Dinas Sosial Kota Bima memberikan arahan yang menekankan bahwa penyerahan sepeda motor operasional bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pendampingan PKH. Dukungan ini diarahkan untuk memastikan bahwa bantuan tepat sasaran dan tepat waktu kepada keluarga penerima manfaat.

Selain itu, beliau menyoroti bahwa kolaborasi yang baik akan memperkuat pelaksanaan program dan meningkatkan dampak positifnya bagi seluruh penerima manfaat PKH.
"Saya menyarankan agar sepeda motor operasional ini dijaga dan dipelihara dengan baik oleh pendamping. Pemeliharaan yang baik akan memastikan keandalan kendaraan dan kelancaran operasional dalam mendukung kegiatan PKH," tutup Yuliana, S.Sos.

Setelah penyerahan, HM. Rum meminta Koordinator PKH untuk menyusun laporan berkala yang mencakup penggunaan sepeda motor, pencapaian program, serta kendala yang dihadapi. Laporan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan untuk mendukung kelancaran Program Keluarga Harapan di Kota Bima. (DM.004)


Kota Bima - Dinamikambojo.com, Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Program Keluarga Harapan ke X, Pemerintah Kota Bima di bawah Dinas Sosial Kota Bima melaksanakan senam sehat yang diikuti oleh Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE serta masyarakat Kota Bima. Bertempat di Halaman Kantor Wali Kota Bima, Rabu 6 September 2023, acara senam sehat tersebut juga diikuti oleh seluruh Staff Ahli, Seluruh Asisten, Seluruh Kepala Perangkat Daerah, Seluruh Kabag, serta Camat dan Lurah se-Kota Bima.

H. Lutfi menyambut hangat masyarakat Kota Bima yang hadir untuk merayakan momen bersejarah ini. Dengan dengan penuh semangat, Ia menyampaikan pencapaian besar yang telah dicapai oleh PKH selama satu dekade terakhir.

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menguatkan PKH di Kota Bima. Selama 10 tahun, program ini telah memberikan dukungan signifikan kepada keluarga-keluarga kita yang membutuhkan. Kami telah melihat transformasi luar biasa dalam kehidupan mereka, dari pendidikan hingga kesehatan," ungkapnya.

Dalam upaya meningkatkan kesehatan dan pendidikan masyarakat, Wali Kota Bima juga mengajak semua warga untuk aktif berpartisipasi dalam olahraga, seperti senam sehat yang menjadi bagian dari perayaan ini.

"Kesehatan adalah aset berharga bagi kita semua, mari bersama-sama menjaga kesehatan tubuh kita melalui olahraga dan pola hidup sehat," ujarnya.

Acara senam sehat ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sebagai wujud solidaritas sosial di antara masyarakat Kota Bima. H. Lutfi berharap bahwa semangat kebersamaan yang tercipta dalam acara ini akan terus membawa dampak positif dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga berkomitmen untuk terus mendukung PKH dalam memberikan bantuan kepada keluarga-keluarga yang membutuhkan. Karena PKH sangat berarti untuk masyarakat dan pendidikan anak-anak di Kota Bima.

"Kami akan terus mendukung PKH agar program ini bisa terus berjalan sukses, ini adalah investasi bagi masa depan Kota Bima yang lebih baik. Mudah-mudahan semua penerima manfaat ini akan menjadi keluarga sejahtera dikemudian hari,” harapnya.

Acara perayaan ulang tahun ke-10 PKH Kota Bima ini berlangsung sangat meriah dan diakhiri dengan penuh semangat, dilanjutkan dengan pembagian hadiah menarik yaitu beberapa dorprize undian yang telah disediakan oleh panitia penyelenggara, dan Semua orang yang hadir merasa terinspirasi untuk terus mendukung program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Diharapkan PKH Kota Bima terus menjadi cahaya harapan bagi keluarga-keluarga yang memerlukan, dan semoga kesehatan serta kebersamaan selalu mewarnai kota ini. (DM.001)


Kota Bima - Dinamikambojo.com, Kepala Dinas Sosial Kota Bima, Yuliana S.sos bersama Camat Rasanae Barat, Hj. Suharni, SE, menghadiri Kegiatan Monev KPM PKH dilingkungan OI NI,U Kelurahan Dara Kecamatan Rasa Na,E barat Kota Bima. 

Kegiatan Monev dihelat dihalaman SDN 77 Kota Bima turut dihadiri Kordinator PKH Husni S.Pd, Koordinator TKSK Rastim SRi Wahyuni SPT, Koordinator Tagana Kota Bima Ery Irawadin S.Pd dan Sejumlah Pendamping PKH Lainnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Bima,  menjelaskan bahwa Hadirnya Program PKH tiada lain yaitu untuk menekan angka kemiskinan dan merubah taraf hidup masyarakat agar bisa lebih sejahtera, yang awalnya masyarakat kesulitan untuk mendapatkan bantuan pendidikan anak-anaknya, namun bisa terbantu dengan adanya program PKH

Selain itu, Kadis Sosial juga sangat berharap kepada Seluruh KPM PKH dilingkungan Ni,u agar mau membantu masyarakat dalam mensukseskan setiap program yang telah dicanangkan oleh Pemerintah, lebih lebih pemerintahan daerah baik dalam mensukseskan program KB maupun bisa menjaga lingkungan disekitar kita, yaitu jaga kebersihan Pemerintah Kota Bima.

Lanjut dikatakannya, melalui Dinas Sosial, selain telah membantu masyarakat dengan adanya program PKH, namun masih banyak lagi program program lain, seperti BLT, Bansos, termasuk kepengurusan BPJS kesehatan Gratis bagi masyarakat.

Dengan banyaknya, program di Dinsos, ada syarat yang harus diurus oleh masyarakat untuk mendapatkan bantuan bantuan Tersebut, yaitu masyarakat harus Terdaftar dalam DTKS.

Bagaiman caranya Supaya Bisa Terakomodir Dalam Data Tersebut, Jawabannya," peran aktif RT dan RW beserta Lurah, yang harus mendaftarkan nama masyarakatnya, sehingga bisa masuk Dalam Data base DTKS.

Sementara Camat Rasanae Barat Hj.Sumarni, SE dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi pada Dinas Sosial yang cukup Peduli dan Mau membantu masyarakat dalam hal mensosialisasikan serta mengecek langsung Masyarakatnya yang sudah mendapatkan begitu banyak bantuan. 

Dirinya juga berharap kepada masyarakat agar bisa selalu mendukung program yang dicanangkan oleh Pemerintahan Kota Bima, karena apapun program kebijakan pemerintah sudah pasti akan berpihak kepada seluruh masyarakat. Terangnya. (DM.003)


Dompu - DinamikaMbojo, Dalam menjamin kebersihan dan kesehatan anak dari penyakit kelamin, serta sebagai salah satu syarat sahnya ibadah suatu agama. Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Dompu di sponsori oleh Pegadaian Syariah Area Dompu bekerja sama dengan Kecamatan Dompu, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan mengadakan kegiatan Khitanan atau Sunatan Massal pada Anak di Kecamatan Dompu.

Kegiatan suantan masal tersebut dihadiri secara langsung, Wakil Bupati, Sekretaris Dinas Sosial, Perwakilan Dinas Kesehatan, Tokoh Agama dan Masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati H. Syahrul Parsan, ST, MT mengungkapkan, kegiatan sunatan massal merupakan bentuk kepedulian semua pihak terhadap masyarakat setempat. “Kegiatan sosial seperti ini, sangat baik dan membantu masyarakat terutama masyarakat yang tergolong ekonomi kurang mampu,” ucapnya.

Kepada pelaksana Program PKH, Wabub mengapresiasi sehingga kegiatan sunatan masal dapat dilaksanakan dengan baik. “Ini hal yang luar biasa bagi warga ditengah lemahnya ekonomi Dunia dan negara bahkan di Dompu karena Covid-19,”  tutur Wabup.

H. Syahrul mengharapkan, kegiatan sunatan masalah tersebut mendapat berkah disisi Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa. “Mudah-mudahan anak-anak yang disunat pada hari ini, menjadi generasi Dompu yang sehat, sukses dan dan berakhlak mulia serta berguna bagi diri sendiri, orang lain dan lingkungannya,” harap Wabub yang diamini seluruh hadirin.

Kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Wakil Bupati menyarankan untuk dapat melaksanakan kegiatan serupa di tiap-tiap kecamatan. “Rancangan kegiatan sunatan masal seperti ini, biar warga di kecamatan lain pun ikut terbantu,” kata H. Syahrul Parsan.

Sebelum menutup sambutannya, kembali Wabub menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang ikut terlibat menyukseskan kegiatan tersebut. “Mari kita terus berbuat yang terbaik untuk masyarakat, daerah dan negara dengan cara bekerja bersama dan sama-sama bekerja serta terus menjalin koordinasi, konsolidasi dan kolaborasi,” tutupnya.

Sementara itu, Nini Kusni Khaerunnisyah Sekretaris Dinas Sosial Dompu menjelaskan, Kegiatan sunatan masal merupakan ide murni dari teman-teman PKH Kecamatan Dompu. “Kami hanya membantu memfasilitasi dan semoga kedepannya kegiatan seperti ini terlaksana lebih banyak lagi pesertanya,” harapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Camat Dompu Syahbudin Abi S.Ip. M.Ak yang menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak sehingga sunatan masal terlaksana dengan baik dan lancar. “Semoga kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan di tahun berikutnya,” kata Abi. (DM.Prokopim).


Mataram - DinamikaMbojo, Di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro pada masa pandemi covid19,  termasuk di NTB. 
Bantuan Sosial Non Tunai bersyarat Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos RI di Kabupten/Kota se Nusa Tenggara Barat (NTB) telah disalurkan. 

Bantuan telah dikirim Kemensos ke rekening masing-maing Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH. Bantuan ini adalah tahap tiga sesuai termin yang diterima secara bergelombang dan berangsur.

"Bantuan PKH Tahap 3 telah disalurkan ke rekening Penerima Manfaat. Per hari ini kami terima SP2D termin 1, sebanyak 92.179 dengan total bantuan 61,6 miliar," Ungkap Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H. Ahsanul Khalik, S.Sos MH, Selasa (6/7)

Penerima PKH yang sudah masuk bantuannya. Kata Khalik adalah yang telah padan NIK-nya. Akan ada termin selanjutnya yang akan dikirim dari Kemensos dalam waktu yang tidak terlalu lama. 

Kemensos mencairkan Bantuan PKH tahap 3 2021 merupakan langkah yang baik. Karena dalam masa PPKM bantuan ini menjadi sangat bermanfaat. Lantas, Penerima manfaat, dapat mencarikan bantuan PKH pada lembaga penyalur Himpunan Bank Negara (Himbara) terdekat sesuai ketentuan. Selanjutnya, penerima manfaat dapat melaporkan bukti penerimaan bantuan kepada Pendamping PKH. 

Mengingat masih masa pandemi covid19, Mantan Penjabat Bupati Lombok Timur mengingatkan penerima PKH memanfaatkan bantuan sesuai peruntukannya. Tidak saja itu, saat pencairan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan. 

"Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan dengan baik, dan jangan lupa memperhatikan protokol kesehatan," Imbaunya.

Menurutnya, Program Keluarga Harapan adalah program bantuan tunai bersyarat kepada keluarga yang kurang mampu yang terdapat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan memiliki komponen sebagai persyaratan yang ditetapkan sebagai peserta PKH.

Tujuan PKH meningkatkan taraf hidup melalui akses layanan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial (kesos). Mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan. Mendorong perubahan perilaku dan kemandirian keluarga penerima manfaat. Mengurangi kemiskinan dan inklusi keuangan. 

"Karena sumber bansos yang ada dalam DTKS, Saat ini sedang perbaikan data DTKS di Kabupaten/Kota. Mari sukseskan bersama pelaksanaan perbaikan data DTKS yang sedang berlangsung di Daerah," ajaknya.

Selain itu, penulis yang baru merilis buku Bekerja dan Berpikir ala Bang Zul ini berharap,  keluarga penerima manfaat, masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, media, LSM dan aparat kemananan dapat mengawal dan mengawasi secara bersama penyaluran ini. Demi transparasi dan kemasyahlatan bersama. 

"Apabila ada kendala kendala yang mencuat, agar bisa koordinasi dengan Dinsos Kabupaten/Kota dan Sekretariat PKH terdekat," Harapnya. (DM.001).