Kota Bima - Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., menghadiri kegiatan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kepala Satuan Keamanan Lingkungan (Kasatkamling) yang berlangsung pada Rabu, (29/7/2026) pukul 09.00 WITA, bertempat di Kantor Camat Wawo, Kabupaten Bima.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Bima Kota, Camat Wawo, para kepala desa se-Kecamatan Wawo, para Kasatkamling, serta tokoh masyarakat setempat.


Dalam sambutannya, Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., menegaskan bahwa Kecamatan Wawo merupakan salah satu wilayah yang aman dan kondusif di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, kondisi tersebut harus terus dipertahankan melalui kerja sama yang solid antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.


Kapolres menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Kasatkamling sekaligus memperkuat sinergitas tiga pilar, yakni Polri, pemerintah, dan masyarakat, dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.


Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga mengimbau seluruh Kasatkamling untuk melaksanakan patroli lingkungan secara rutin, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, serta selalu menjunjung tinggi sikap profesional dalam menjalankan tugas di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.


Ia berharap melalui pelatihan ini, kapasitas dan kemampuan para Kasatkamling semakin meningkat sehingga mampu menjadi mitra Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.


Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta yang hadir sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Wawo. (Red)



Kota Bima – Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima melalui Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, bekerja sama dengan Bidang Keamanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), melaksanakan kegiatan rapid test dan uji residu pestisida terhadap sayuran segar pada Rabu (29/7/2026).

Pengambilan sampel dilakukan di Rumah Sayur Pane dan Pasar Amahami, Kota Bima. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan pangan segar asal tumbuhan (PSAT) yang beredar di masyarakat aman untuk dikonsumsi.

Tujuan utama pelaksanaan rapid test dan uji residu pestisida ini adalah mendeteksi secara cepat adanya kandungan bahan berbahaya pada sayuran segar. Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan melindungi kesehatan masyarakat dari risiko pangan yang tidak aman serta memastikan mutu dan keamanan pangan segar yang dipasarkan.

Melalui pengawasan secara berkala, Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima berharap masyarakat semakin yakin terhadap kualitas pangan yang dikonsumsi sehari-hari. Di sisi lain, para pelaku usaha dan pedagang juga diharapkan terus menjaga kualitas produk dengan menerapkan praktik penanganan pangan yang baik.

Pemerintah mengimbau masyarakat agar tetap cermat dalam memilih bahan pangan, mencuci sayuran dengan benar sebelum dikonsumsi, serta membeli produk dari penjual yang memperhatikan aspek kebersihan dan keamanan pangan. (Red)


Bima - Penandatanganan Piagam Komitmen Bersama oleh Bupati Bima Adi mahyudi para kepala perangkat daerah terkait dan jajaran RSUD Bima Kamis (30/7) di aula rumah sakit umum setempat menandai "Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK)  dan Wilayah Birokrasi Bersih Dan Melayani (WBBM) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima.

Bupati Bima Ady Mahyudi yang didampingi Inspektur Kabupaten Bima Iwan Setiawan, SE, Kepala Dinas Kesehatan Hajah Nurul Wahyuti, SE, MM, Kepala Bappeda Hariman, SE, M.Si dan Direktur RSUD Bima drg. H. Ihsan. MPH menyampaikan beberapa hal dihadapan jajaran ASN lingkup RSUD Bima.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Bima, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Direktur beserta seluruh jajaran RSUD Bima atas komitmen dan kesungguhannya dalam membangun budaya kerja yang berintegritas melalui pencanangan Zona Integritas pada hari ini"  ujarnya.

Dijelaskan Bupati Bima, keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak ditentukan oleh satu orang pemimpin saja, melainkan merupakan hasil kerja bersama seluruh pegawai. Karena itu saya mengajak seluruh keluarga besar RSUD Bima untuk membangun semangat kebersamaan, saling mengingatkan, saling mengawasi, dan saling menguatkan dalam menjaga integritas organisasi.

Mari kita jadikan rumah sakit ini sebagai institusi pelayanan kesehatan yang profesional, bersih, terpercaya, serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat". Ajaknya.

Pada kesempatan tersebut Direktur RSUD Bima drg. H. Ihsan beserta seluruh manajemen dan pegawai RSUD Bima menyatakan lima poin komitmen untuk mendukung penuh dan berperan aktif dalam Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi, mewujudkan birokrasi Rumah Sakit yang transparan, akuntabel, objektif, dan profesional serta menolak dan mencegah segala bentuk korupsi, kolusi, nepotisme (KKN).

Dua poin lainnya yaitu  meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, tepat, ramah, bermutu, dan berorientasi pada kepuasan pasien serta siap menerima sanksi apabila kami melanggar komitmen. ( Red)






Kota Bima
– Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Asakota menggelar kegiatan Sosialisasi Penyusunan Dokumen Pencatatan Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 di SDN 59 Rasalewi, Kota Bima. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas satuan pendidikan dalam menyusun serta mendokumentasikan berbagai inovasi yang telah dilaksanakan di lingkungan sekolah.

Sosialisasi diikuti oleh kepala sekolah dan guru-guru inovatif dari seluruh sekolah di Kecamatan Asakota. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya inovasi dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan sekaligus mendukung peningkatan Indeks Inovasi Daerah (IID) Kota Bima.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi tentang tata cara penyusunan dokumen inovasi, teknik pengumpulan data pendukung, hingga strategi pelaporan yang sesuai dengan indikator penilaian IID. Pemahaman tersebut diharapkan mampu membantu sekolah menyusun dokumen inovasi secara sistematis dan sesuai ketentuan.

Materi sosialisasi disampaikan oleh narasumber dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima, yang menjelaskan konsep inovasi daerah, mekanisme pencatatan inovasi, serta contoh penyusunan dokumen yang memenuhi persyaratan administrasi maupun substansi.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai berbagai inovasi yang telah diterapkan di sekolah masing-masing agar dapat didokumentasikan dengan baik dan berpeluang menjadi bagian dari penilaian Indeks Inovasi Daerah Tahun 2026.

Melalui sosialisasi ini, KKG Kecamatan Asakota berharap seluruh sekolah mampu terus melahirkan inovasi-inovasi pendidikan yang berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan pelayanan kepada peserta didik. Selain itu, setiap inovasi yang dihasilkan diharapkan dapat terdokumentasi secara lengkap sehingga memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan Indeks Inovasi Daerah Kota Bima Tahun 2026.


Bima - Tim penggerak PKK Kabupaten Bima kembali berkiprah pada rangkaian kegiatan Selasa menyapa di kecamatan Monta Rabu (29/7) yang menyasar Desa Sondo dan Desa Nontotera.

Pada kegiatan yang dipusatkan di Lapangan desa Sondo tersebut, Sekretariat dan empat kelompok kerja (Pokja) TP. PKK Kabupaten Bima menggelar sejumlah kegiatan antara lain pembagian bibit pohon buah kepada kader PKK desa. Dilanjutkan dengan pembinaan kader dasawisma dalam pengisian 3 buku dasawisma kepada kader dasawisma Se-Kecamatan Monta oleh dibawah koordinasi Sekretaris TP. PKK Rahmawati Saadatul Ummi, ST.

Selain Sekretariat, Pokja I TP. PKK Kabupaten Bima melakukan Pembinaan dan Edukasi 50 orang warga lanjut usia (Lansia) yang dirangkaikan dengan Pembinaan Majelis Taklim di Masjid Desa Nontotera.

"Pada kesempatan yang sama, Pokja II bermitra dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Panggung Literasi dan pembinaan UMKM. Demikian halnya Pokja III melakukan Sosialisasi Program Kerja, Sosialisasi Stop Boros Pangan dan Ketrampilan membuat Hantaran Pengantin berbahan kain sarung tenun dan mukenah yang diikuti para pengurus Pokja III kecamatan dan desa, kelompok Perempuan, KWT dan remaja Putri". Terangnya .

Sementara itu, Pokja IV selain melakukan sosialisasi program kerja tentang Gerakan Keluarga Sehat Tanggap Tangguh Bencana yang dihadiri oleh seluruh anggota Pokja IV Kecamatan dan Desa Sondo & Desa Nontotera, Pelayanan KIA/KB bersama Dinas DP3AP2KB dan IBI Kabupaten .Bima, Pelayanan Kesehatan dan Donor Darah. A

Mewakili Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Bima, dirinya bersama jajaran pengurus kembali menegaskan komitmen untuk terus mendukung program Selasa Menyapa di seluruh kecamatan dan desa melalui beragam kegiatan pada semua Pokja yang ada (Red)


Kota Bima - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bima, Syarif Ristaman, S.Sos., M.AP., secara resmi membuka kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral Kota Bima Tahun 2026 yang mengusung tema "Pengelolaan Metadata Statistik", Kamis (30/7/2026), bertempat di Aula Bappeda Kota Bima.


Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bima ini bertujuan untuk mewujudkan tata kelola data sektoral yang terpadu, akurat, mutakhir, dan sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia, sehingga mampu mendukung penyusunan kebijakan pembangunan yang berbasis data berkualitas.


Dalam sambutannya, Kepala Bappeda Kota Bima, Syarif Ristaman, S.Sos., M.AP., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BPS Kota Bima yang secara konsisten memberikan pembinaan statistik sektoral kepada seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Bima.


Menurutnya, data bukan sekadar kumpulan angka maupun informasi, tetapi merupakan fondasi utama dalam setiap proses perencanaan, pengambilan kebijakan, serta evaluasi pembangunan. Oleh karena itu, kualitas data harus terus ditingkatkan agar mampu menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.


Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS Kota Bima yang diwakili oleh Statistisi Ahli Madya, Agung Bintoro Aji, S.ST., menjelaskan bahwa pembinaan statistik sektoral akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan dengan melibatkan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik sebagai Walidata, Bappeda Kota Bima sebagai Sekretariat Satu Data Indonesia, serta seluruh perangkat daerah sebagai produsen data.


Ia menegaskan bahwa kolaborasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral, memperkuat koordinasi antarinstansi dalam penyediaan data dan informasi statistik, meningkatkan kontribusi serta apresiasi masyarakat terhadap statistik, sekaligus mendukung pelaksanaan pembangunan nasional maupun daerah.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Statistisi Ahli Pertama BPS Kota Bima, Agung Budi Santoso, S.Tr.Stat., yang memaparkan materi mengenai Pengelolaan Metadata Statistik Sektoral. Materi tersebut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya metadata sebagai informasi yang menjelaskan karakteristik data sehingga dapat meningkatkan kualitas, konsistensi, dan kemudahan pemanfaatan data sektoral.


Pembinaan Statistik Sektoral Tahun 2026 diikuti oleh 28 peserta yang merupakan perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Bima. (Red/Bappeda)


Bima - Pansus DPRD Kabupaten Bima bersama Pejabat terkait Pemerintah Daerah menuntaskan seluruh pembahasan materi Raperda tentang Tata Cara Pemilihan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Desa (Pilkades), dan selanjutnya akan dilaporkan dalam rapat Paripurna sore ini untuk mendapat persetujuan bersama.


Rapat yang dipimpin Ketua Pansus Supardi hari ini berfokus pada penyesuaian substansi materi Raperda berdasarkan hasil konsultasi dengan Kanwil Kementerian Hukum Provinsi NTB dan hasil Fasilitasi bersama Biro Hukum Provinsi NTB beberapa hari sebelumnya.


"Alhamdulillah semua sudah tuntas, dan sore ini kita siap melaporkan hasil pembahasan Raperda Pilkades ini dalam forum Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bima", ujar Supardi.


Rapat Pansus ini dhadiri Pimpinan dan Anggota Pansus, dan dari pihak Pemerintah Daerah hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bima Drs. H. Masykur,M.Si. serta Kabag Hukum Setda Kab. Bima Muhlis,SH.MH. (Red/Sekwan)


Kota Bima - Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas inovasi daerah, BRIDA Kota Bima melaksanakan kegiatan pendampingan langsung kepada inovator di Kecamatan Rasanae Timur dalam penguatan inovasi MARASO (Masyarakat Religius, Aman, Sehat, dan Optimis).


Melalui pendampingan ini dilakukan penguatan terhadap substansi inovasi, penyempurnaan dokumentasi, identifikasi keunggulan inovasi, serta penyusunan strategi implementasi yang berorientasi pada peningkatan pelayanan publik.


MARASO merupakan inovasi yang mengintegrasikan nilai-nilai religius, keamanan, kesehatan, dan optimisme masyarakat melalui kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, serta seluruh elemen masyarakat. Inovasi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang harmonis, sehat, aman, dan berdaya saing serta menjadi model inovasi yang dapat direplikasi di wilayah lain di Kota Bima.


Semoga melalui pendampingan ini, kualitas inovasi daerah terus meningkat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Red/Brida)