Articles by "Madrasah"
Tampilkan postingan dengan label Madrasah. Tampilkan semua postingan

‎Kota Bima – Dinamikambojo.Net, Memasuki awal tahun 2026, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siswa MTsN 3 Kota Bima resmi dipindahkan ke MIS Tolobali. Pemindahan ini dilakukan seiring dimulainya proyek Rehabilitasi dan Renovasi gedung MTsN 3 Kota Bima.

‎Kepala MTsN 3 Kota Bima, H. Taufik, S.Ag, M.Pd, menjelaskan bahwa proyek tersebut mencakup rehabilitasi gedung lama serta pembangunan fasilitas baru berupa empat Ruang Kelas Baru (RKB) dan satu ruang administrasi.

‎ “Pekerjaan proyek rehab sekolahnya sudah mulai, jadi mau tidak mau agar kegiatan belajar siswa tetap berlangsung, ya kami pinjam dulu MIS Tolobali,” ujar H. Taufik, Selasa (13/01/2026).

‎Ia menambahkan, pemanfaatan fasilitas MIS Tolobali akan berlangsung hingga Agustus 2026. Selama masa tersebut, kegiatan belajar siswa MTsN 3 Kota Bima dilaksanakan pada siang hingga sore hari, menyesuaikan dengan jadwal sekolah setempat.

‎Proyek Rehabilitasi dan Renovasi MTsN 3 Kota Bima sendiri merupakan bagian dari program pembangunan 11 madrasah negeri se-Pulau Sumbawa yang didanai melalui APBN dengan total anggaran mencapai Rp61.123.831.000.

‎Dengan adanya proyek ini, pihak sekolah berharap kualitas sarana dan prasarana pendidikan di MTsN 3 Kota Bima dapat meningkat, sehingga ke depan mampu menunjang proses pembelajaran yang lebih nyaman dan optimal bagi para siswa. (Red)

Kota Bima  — Dinamikambojo.Net, Prestasi membanggakan kembali diraih oleh salah satu siswa terbaik MTs Negeri 3 Kota Bima. Ananda Muhammad Fadillah, siswa berprestasi dari madrasah ini, berhasil meraih peringkat ke-3 dalam ajang Lomba Muaythai yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan berlangsung di Mataram sejak tanggal 15 hingga 20 September 2025, dan diikuti oleh atlet-atlet muda berbakat dari seluruh wilayah NTB.

Penampilan Muhammad Fadillah yang penuh semangat, ketekunan, dan disiplin tinggi berhasil mengantarkan dirinya naik podium dan mengharumkan nama MTs Negeri 3 Kota Bima di kancah olahraga provinsi.

Kepala MTs Negeri 3 Kota Bima menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini. “Prestasi yang diraih oleh ananda Muhammad Fadillah tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan madrasah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi siswa-siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi mereka di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik.”

Ia juga berharap bahwa keberhasilan ini dapat menjadi pemicu meningkatnya minat dan kepercayaan masyarakat terhadap MTs Negeri 3 Kota Bima sebagai lembaga pendidikan yang mendukung pengembangan karakter dan potensi siswa secara menyeluruh.

Semoga ke depan semakin banyak prestasi yang diraih oleh siswa-siswa MTs Negeri 3 Kota Bima, dan madrasah ini terus menjadi tempat tumbuh kembangnya generasi muda yang berprestasi, berakhlak, dan tangguh. (Red)

Bima – Dinamikambojo.Net Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Madrasah Menggugat menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bima. Mereka menuntut adanya kejelasan regulasi terkait rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi guru madrasah dan sekolah umum swasta di seluruh Indonesia.

Dalam orasinya, massa aksi mendesak DPRD Kabupaten Bima untuk segera merekomendasikan kepada DPR RI, khususnya melalui komisi terkait, agar menetapkan regulasi yang adil dan inklusif untuk perekrutan PPPK bagi guru di lembaga pendidikan swasta.

“Kami menuntut agar guru-guru madrasah swasta dan sekolah umum swasta tidak terus-menerus dianaktirikan. Harus ada regulasi yang memungkinkan mereka ikut dalam seleksi PPPK, seperti guru di sekolah negeri,” teriak salah satu orator dalam aksi tersebut.

Selain itu, massa juga meminta agar pengangkatan langsung dilakukan bagi guru yang telah memiliki sertifikasi dan status inpassing, yang selama ini mengabdi di madrasah swasta namun belum mendapat kepastian status kepegawaiannya.

Aksi ini juga menyoroti ketimpangan perlakuan antara guru swasta dan negeri. Oleh karena itu, para demonstran mendesak Bupati Bima agar mengakomodir nasib guru-guru di sekolah swasta, agar memperoleh perlakuan dan kesempatan yang setara dengan guru di sekolah negeri.

Tak hanya itu, massa juga menyampaikan desakan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) yang membuka akses bagi guru honorer madrasah dan sekolah swasta untuk mengikuti tes PPPK.

Tuntutan lainnya ditujukan kepada Menteri Agama RI, agar seluruh formasi PPPK guru sebanyak 191.296 formasi, dapat diperuntukkan juga bagi guru-guru madrasah swasta yang telah lama mengabdi namun belum tersentuh oleh kebijakan pemerintah.

Terakhir, mereka juga meminta Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bima untuk segera memperjelas status guru honorer di madrasah swasta yang hingga kini belum mendapatkan sertifikasi maupun inpassing, agar keadilan dan pengakuan terhadap pengabdian mereka bisa segera terwujud.

Aksi berjalan damai dan tertib, dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan. Massa berjanji akan terus menggelar aksi lanjutan jika tuntutan mereka tidak mendapat tanggapan serius dari para pemangku kebijakan. (Red)


Kota Bima - Dinamikambojo com,   MTsN 3 Kota Bima telah sukses laksanakan kegiatan In House Training (IHT) Paradigma baru Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) bersama IKM SMAN 1 Kota Bima.

Kegiatan IHT Paradigma baru, dihadiri oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan MTsN 3 Kota Bima. Kamis (27/07) di ruang guru sekolah setempat, dibuka oleh Kasi Pen Mad Kemenag Kota Bima, Drs. H. Furqan Ar Roka. 

Kepala MTsN 3 Kota Bima, Taufik, S.Ag, MA mengatakan IHT IKM yang diselenggarakan bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang paradigma baru dalam sistem pendidikan dan memberikan wawasan baru dalam pembelajaran.

Dengan adanya kegiatan ini Para guru didorong untuk bersikap kreatif dan inovatif dalam mengajar. Selain itu, mereka juga diajarkan tentang penerapan teknologi dalam pembelajaran dan manfaatnya bagi siswa.

Adapun isi Kegiatan penting dalam training ini antara lain, membuat RPP di kurikulum merdeka, memberikan materi untuk download buku dari web si kurma, pemberian materi pembelajaran kurikulum merdeka dan diakhir kegiatan menunjukkan video hasil program kegiatan kurikulum merdeka kepada peserta. Jelasnya.

Alhamdulillah, Kegiatan ini diapresiasi oleh seluruh peserta yang merasa sangat terbantu dalam meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan mereka tentang pendidikan. 

Kepsek berharap agar kegiatan seperti ini bisa terus diadakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di MTsN 3 Kota Bima. 

Sementara Kasi PenMad, Drs. Furqan Ar Roka menyampaikan bahwa Kurikulum merdeka merupakan sebuah kurikulum gagasan baru yang di canangkan oleh Menteri Pendidikan Nadim Makarim. 

Pada tahun 2022, kementerian Agama menyarankan seluruh sekolah Madrasah Negeri di indonesia untuk menerapkan kurikulum merdeka dan madrasah swasta pada tahun 2023. 

Kata Furqan, Sebuah apresiasi tinggi kepada MTs Negeri 3 Kota Bima karena melaksanakan kegiatan In House Training secara perdana, karena tidak ada madrasah lain yang melaksanakan kegiatan yang sama.(DM.001)

Kota Bima - Siswa dan siswi MAN II Kota Bima terus menorehkan prestasi dan mempersembahkan yang terbaik bagi sekolah dan Kemenag dan Kota Bima, baik itu di tingkat Daerah, Provinsi hingga Nasional.

Sekian Prestasi membanggakan tersebut, kembali ditorehkan di Tahun 2022 ini. Dimana sebanyak 6 orang siswa dan siswi meraih prestasi pada mata lomba berbeda.

Adapun 6 orang siswa dan siswi MAN II Kota Bima yang meraih prestasi tahun ini, diantaranya siswi atas nama Ardina Diva Yanti, Ridho Farizki, Sulastri Anjani, Muhammad Kemal Amrullah, Alif Hidayat dan Titian Arafah Pasaribu,

Kepala Sekolah (Kepsek) MAN II Kobi Muslihah, S.Pd mengatakan, untuk Ardina Diva Yanti meraih juara 2 senior Putri pencak silat Piala Koni Kota Bima, Ridho Farizki juara 1 Komite yunior putra, Sulastri Anjani juara 3 Kata senior putra dan Muhammad Kemal Amrullah finalis duta bahasa tingkat Provinsi NTB.

"Sedangkan Alif Hidayat dan Titian Arafah Pasaribu berhasil mendapatkan Medali Perunggu di bidang Ekonomi," ujar Kepsek pada Jum'at (23/9/2022).

Muslihah mengaku dukungan dari sekolah untuk siswa dan siswi berprestasi terus diberikan. Baik dukungan moral maupun finansial.

"Bagi kami, dukungan seperti ini amat penting sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap siswa. Apalagi prestasi yang ditorehkan atas nama sekolah dan juga daerah. Jadi sekali lagi ini harus dilakukan," terangnya.

Sementara itu, Yanti selaku orang tua siswa berprestasi menyampaikan rasa terimakasih tak terhingga atas dukungan sekaligus perhatian sekolah untuk siswa berprestasi. (***)