Articles by "Musrenbang"
Tampilkan postingan dengan label Musrenbang. Tampilkan semua postingan

Kota Bima – Pemerintahan Kelurahan Rabangodu Selatan, yang berada dalam Kecamatan Raba, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun pada Kamis (17/04). Hadir pada kegiatan Musrenbang, Sekcam Raba, Perwakilan Bappeda, Dinas PUPR, Anggota DPRD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua LPM, RW/RT dan Tokoh Masyarakat. 

Kegiatan Musrenbang bertujuan untuk menjaring aspirasi masyarakat dalam rangka perencanaan pembangunan wilayah, yang mencakup baik aspek fisik maupun non-fisik.

Lurah Rabangodu Selatan, Khairul Amar, SE, MM, menjelaskan bahwa Musrenbang adalah sarana untuk mengumpulkan aspirasi masyarakat dan menetapkan arah pembangunan berdasarkan visi dan misi Kota Bima, yaitu menuju Kota Bima bermartabat. 

Ia mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam perencanaan pembangunan di kelurahan, agar setiap program yang direncanakan dapat sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.

Sekcam Raba, Kamaruddin, SPt, dalam sambutannya menggarisbawahi pentingnya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam menyukseskan berbagai agenda besar Kota Bima, termasuk festival Rimpu dan kegiatan MTQ. 

Ia juga meminta peserta Musrenbang untuk menyampaikan usulan skala prioritas, di antaranya harapan untuk merehabilitasi atap aula kantor kelurahan.

Perwakilan dari Bappeda mengonfirmasi bahwa proyek rehabilitasi Aula kantor Kelurahan Rabangodu Selatan telah dikonfirmasi dan akan dilaksanakan pada tahun 2025. Musrenbang ini adalah langkah awal dalam penyerapan aspirasi dari tingkat bawah, dengan harapan bisa langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Beberapa usulan yang muncul dalam forum ini mencakup aspek pemerintahan, sosial, dan pembangunan yang akan disampaikan dalam forum tingkat kecamatan. Lurah dan seluruh perangkat yang hadir diharapkan dapat mengoptimalkan sumber daya yang tersedia untuk mendukung arah kebijakan pembangunan pemerintah Kota Bima.

Tema pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 akan fokus pada penguatan infrastruktur dasar. Sinergitas antara setiap stakeholder hingga tingkat kelurahan diharapkan dapat mempercepat terwujudnya Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat, Asri).

Bappeda sebagai leading sector perencanaan berkomitmen untuk terus mendorong kemandirian Kelurahan Rabangodu Selatan dalam mendukung pembangunan ramah lingkungan di bawah kepemimpinan Walikota/H. A. Rahman, SE dan Wakil Walikota Feri Sofiyan, SH.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) juga menyampaikan perhatian pemerintah daerah terhadap penerangan lampu jalan dan penataan lapangan Serasuba, yang diharapkan dapat didukung oleh masyarakat. 

Untuk tahun 2025, terdapat empat paket pekerjaan yang akan dilaksanakan, yaitu normalisasi di RT 01, rehabilitasi Aula kantor, rehabilitasi Puskesmas Pembantu (Pustu), dan pembangunan jalan. 

Dengan adanya Musrenbang ini, diharapkan rencana pembangunan Kelurahan Rabangodu Selatan bisa lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. (***)


Kota Bima - Wakil Wali Kota Bima secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Perempuan Kota Bima Tahun 2025, yang mengangkat tema "Peran Perempuan dalam Pembangunan Berkelanjutan Kota Bima Tahun 2025", Rabu (16/4).

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula SMKN 3 Kota Bima ini dihadiri oleh Kepala Bappeda Kota Bima, Kepala DPPPA Kota Bima, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga, Kepala BKPSDM Kota Bima, Kepala DKP Kota Bima, sejumlah tokoh perempuan dan organisasi wanita.

Musrenbang Perempuan ini menjadi ruang strategis untuk menyerap aspirasi dan gagasan perempuan dalam merancang pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan menekankan pentingnya keterlibatan aktif perempuan dalam setiap proses perencanaan pembangunan. Ia menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran vital dalam membentuk arah pembangunan yang adil dan merata, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan ekonomi keluarga.

"Melalui Musrenbang ini, kita ingin memastikan bahwa suara dan kebutuhan perempuan terakomodasi dalam rencana pembangunan Kota Bima ke depan," ujar Wakil Wali Kota.

Beliau juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Bima terus mendorong partisipasi perempuan dalam berbagai lini pengambilan keputusan demi terciptanya pembangunan yang menyeluruh dan berkelanjutan.

Musrenbang Perempuan ini merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembangunan Daerah untuk 5 tahun kedepan, di mana hasilnya akan dirangkum dan dibawa ke Musrenbang tingkat kota sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025. (***)


Kota Bima - Kelurahan Sambinae, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk tahun 2026 yang berlangsung pada hari Selasa (15/04/2025) di aula kantor kelurahan setempat. 

Kegiatan Musrenbang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bima, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Sekretaris Camat (Sekcam) Mpunda, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Babinsa, Bhabinkamtibmas, para ketua Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT), serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Lurah Sambinae, Drs. Amiruddin, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Musrenbang adalah kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan berdasarkan surat keputusan Walikota Bima untuk tahun anggaran 2026. 

Ia menekankan pentingnya forum tersebut sebagai wadah bagi masyarakat untuk merencanakan program-program yang akan diusulkan sebagai skala prioritas untuk tahun 2026. "Diharapkan program-program yang diusulkan dapat sejalan dengan visi misi Walikota dan Wakil Walikota Bima, serta menjadi acuan bagi aspirasi dewan," ungkap Amiruddin.

Kegiatan Musrenbang ini diharapkan dapat menghasilkan program-program yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Kelurahan Sambinae

Sementara Sekcam Mpunda menambahkan bahwa Musrenbang kali ini merujuk pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2026-2029. Ia mengajak masyarakat untuk mengusulkan program-program pemberdayaan dan pembangunan yang sesuai dengan visi misi pemimpin daerah.

Kemudian perwakilan dari Bappeda, menyampaikan bahwa adapun tujuan dari musrembang ini kita sinkronkan dengan visi misi Walikota Kota dan Wakil Walikota Bima melalui RPJMD tahun 2025-2029, untuk menyukseskan program walikota Melalui slogan  (Bersih, indah, Sehat dan Asri).

Perwakilan Dinas PUPR menginformasikan beberapa program yang akan dilaksanakan di wilayah Sambinae pada tahun 2025, termasuk penataan lapangan voli, pembangunan drainase, serta peningkatan jalan di area Sambinae - Bedi, dan lingkungan perumahan setempat.

Dalam Musrenbang kegiatan Musrenbang, masyarakat juga mengusulkan berbagai program skala prioritas untuk tahun 2026, yang mencakup pembangunan jembatan permanen, pembebasan lahan untuk kuburan, serta lahan pacuan kuda yang belum dibebaskan. 

Selain itu, program penting lainnya yang diusulkan adalah pengaspalan jalan, pembuatan parit, pipanisasi air bersih, peningkatan jalan inspeksi, dan pengeboran sumber air bersih. (DM.Red)

.


Kota Bima – Kelurahan Monggonao, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dihadiri oleh Camat Mpunda, perwakilan Bappeda, Dinas PUPR Kota Bima, serta didampingi oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Bhabinkamtibmas, Babinsa, Karang Taruna, Ketua RW/RT, BKM dan unsur mitra lainnya. 

Kegiatan Musrenbang bertujuan untuk merencanakan dan mengusulkan program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat tingkat Kelurahan Setempat.

Lurah Monggonao menyampaikan pentingnya partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan, serta mengajak semua unsur untuk terus bersinergi demi tercapainya visi dan misi pembangunan yang lebih baik. 

Lanjutkan, Musrenbang Tingkat Kelurahan Monggonao tahun ini, ada sejumlah program yang berhasil terealisasi pada tahun 2025 antara lain, normalisasi saluran drainase di lingkungan Monggonao dan Karara, serta pembangunan rabat gang yang diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga dan memperbaiki kondisi infrastruktur pemukiman. Ujar Lurah Monggonao H. Budi

Selanjutnya, dalam Musrenbang tersebut, para peserta juga membahas usulan program untuk tahun 2026 yang mencakup Pembangunan Gapura, Jalan Lingkungan, Rabat Gang, Aspal Jalan, Drainase, Penerangan Lingkungan, Posyandu, dan berbagai kebutuhan lainnya. Bebernya.
 
Berharap Usulan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kelurahan Monggonao. Tuturnya. 

Dengan adanya Musrenbang ini, diharapkan semua aspirasi masyarakat dapat terakomodasi dengan baik, serta program yang diusulkan dapat diwujudkan demi kemajuan dan kesejahteraan warga Kelurahan Monggonao.

Lurah dalam hal ini mendukung penuh apa yang menjadi program (BISA) dari Walikota dan Wakil Wali Kota Bima, sekaligus mengajak seluruh masyarakat Kelurahan Monggonao dalam memberantas Narkoba. (DM.Red).


Kota Bima - Pemerintah Kota Bima menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bima Tahun 2025 yang merupakan tahapan terakhir penyelarasan proses perencanaan bawah atas dan atas
bawah.

Pj Wali Kota Bima, Di Wakili Sekda Drs. H. Muhtar Landa, MH pada sambutannya menyampaikan bahwa, Untuk Kota Bima sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang
Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Setelah sebelumnya kita melaksanakan penyelarasan pada Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal, Musrenbang Tingkat Kelurahan dan Kecamatan, Musrenbang Perempuan dan Anak, Forum Perangkat Daerah dan hari ini kita akan melaksanakan Musrenbang RKPD Tingkat Kota Bima.

RKPD ini nantinya menjadi acuan bagi Pemerintah Daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan Tahun 2025. Oleh karena itu diharapkan pada Musrenbang ini seluruh Perangkat Daerah mampu menampung semua usulan dari masyarakat, usulan
pembangunan usulan penyempurnaan dari tokoh-tokoh masyarakat dan seluruh pihak stakeholder Pemerintah Kota Bima, bagaimana nantinya pembangunan ini bisa menjadi kemaslahatan bagi masyarakat banyak.

Di Setiap kesempatan pemerintah Kota Bima selalu menyampaikan bahwa tujuan pembangunan adalah untuk kesejahteraan masyarakat sehingga diharapkan output dari musrenbang RKPD Tahun 2025 ini nantinya bisa menghasilkan dokumen RKPD yang didalamnya tertuang program
kegiatan pembangunan yang terintegrasi dan sejalan dengan tujuan, sasaran dan arah kebijakan pembangunan dalam RKPD Provinsi Nusa Tenggara Barat maupun dalam
Rencana Kerja Pemerintah (RKP).

Begitu juga dengan pokok-pokok pikiran DPRD Kota Bima yang berasal dari hasil Reses yang dilakukan oleh seluruh anggota dewan sesuai dengan daerah pemilihannya yang memang berisi aspirasi masyarakat yang harus
disampaikan melalui Forum Musrenbang kali ini.

Pada tahapan selanjutnya program dan kegiatan pembangunan Kota Bima yang telah disepakati nanti akan
menjadi dasar dan acuan dalam penyusunan Rancangan Akhir RKPD yang bermuara pada Kebijakan Umum
Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dan APBD Kota Bima Tahun 2025.

Berharap nantinya Musrenbang ini bisa memberikan masukan dan penyempurnaan bagi penyusunan dokumen perencanaan yang sedang kita susun untuk Tahun Anggaran 2025.

Dalam menentukan arah kebijakan pada proses penyusunan RKPD ini, diharapkan mampu menguatkan kolaborasi dalam penyelesaian permasalahan yaitu cross cutting antar perangkat daerah, sehingga apa yang diharapkan bahwa kita itu harus berkolaborasi antar perangkat daerah ini bisa dilaksanakan.

Adapun arah kebijakan pembangunan di Tahun 2025, antara lain, Pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja. Peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan kesehatan

Peningkatan kualitas infrastruktur. Peningkatan kualitas lingkungan, pembangunan rendah karbon dan mitigasi bencana. Peningkatan tata kelola pemerintahan dan Daerah aman dan kompetitif.

Tahun 2024 ini, Pemerintah Kota Bima fokus tuntaskan layanan air bersih,
pengelolaan sampah, pembangunan mangrove dan tapal batas IAIN Bima.

Meminta Kepala Perangkat Daerah
benar-benar memastikan tahun ini
Teknis agar dituntaskan. Keinginan kedepan Kota Bima tidak saja menjadi Kota jasa, melainkan menjadi Kota pendidikan.

Dalam beberapa bulan mendatang, akan ada pemilihan Kepala Daerah, tepatnya di akhir November Tahun ini.
Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk menjaga kondusivitas wilayah dan melibatkan semua pihak dalam
menciptakan suasana yang aman dan damai.

Mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga stabilitas wilayah dan menciptakan suasana yang kondusif menjelang dan selama proses pilkada yang berlangsung.
Kerjasama dan partisipatif aktif dari semua pihak sangat penting untuk mewujudkan Pilkada yang damai dan
demokratis.

Mengakhiri sambutan ini, sekali lagi saya sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada seluruh
perangkat daerah dan seluruh pemangku kepentingan yang ikut serta dalam mengawal dan berpartisipasi dalam lebih baik dan mewujudkan pembangunan yang mensejahterakan masyarakat. (DM.001)


Kabupaten Bima - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Bima Tahun 2025 dan RPJPD Kabupaten Bima Tahun 2025 - 2045 yang berlangsung Rabu (3/04/2024) di Ball Room Hotel Marina Inn Jln. Pantai Lawata Kota Bima dibuka secara resmi oleh Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE.M.IP. 

Bupati Bima yang hadir bersama Wakil Bupati H.Dahlan M.Noer, Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putera Ferryandi, SE.M.IP,  Wakil Ketua DPRD Dra.Hj. Nurhayati, MM, para pejabat struktural dan fungsional menyampaikan apresiasi kepada Kepala Bappeda yang sudah melaksanakan kegiatan sesuai jadwal dan menindaklanjuti Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK dalam aspek perencanaan pembangunan. 

Saya juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Bappeda beserta jajaran yang telah mengantarkan Kabupaten Bima sebagai salah satu daerah yang telah melaksanakan Musrenbang perempuan dan disabilitas.

"Musrenbang khusus ini menandakan kepedulian pemerintah atas kebutuhan perempuan, anak dan disabilitas. Mudah-mudahan upaya seperti ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada masa yang akan datang". Terang Bupati 

Sebelumnya Ketua DPRD kabupaten Bima Muhammad Putera Ferryandi, SE.M.IP  yang memaparkan pokok pikiran legislatif pada forum tersebut mengatakan, Musrenbang merupakan poin yang memiliki peran penting dan strategis dalam penyampaian dokumen hasil penelaahan pokok-pokok pikiran DPRD.  

Dokumen tersebut merupakan daftar permasalahan berupa saran dan pendapat yang didasarkan pada hasil penyerapan aspirasi melalui reses, dengar pendapat dengan mitra kerja OPD,  kunjungan kerja DPRD serta telah disinkronkan dengan prioritas pembangunan". Jelasnya. 

Selain penyampaian dari Bupati dan Ketua DPRD, Musrenbang tersebut juga dimanfaatkan oleh berbeda provinsi NTB Melalui aplikasi zoom meeting untuk mencari untuk memaparkan arah dan kebijakan pembangunan di tingkat provinsi yang antara lain mencakup indikator transformasi ekonomi, transformasi ekonomi hijau dan transformasi digital. (DM.001).



Kota Bima - Kepala Bappeda Kota Bima Drs. Adisan membuka secara resmi kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan Mpunda, Jum'at 22 Maret 2024 yang gelar di aula kantor Kecamatan setempat. 

Hadir dalam kegiatan Musrenbang, kepala Bappeda, sekertaris PUPR, Danramil, Lurah Se-Kecamatan Mpunda dan LPM Se Kecamatan Mpunda. Pada kesempatan tersebut para Lurah dan LPM menyampaikan aspirasi, serta memberikan masukan dan saran terkait pembangunan yang diinginkan oleh masyarakat.

Camat Mpunda, Ir. Maaruf pada sambutannya menyampaikan, Tujuan dari Musrenbang tingkat Kecamatan Mpunda ini adalah untuk merumuskan program dan kegiatan pembangunan yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. 

Melalui Musrenbang ini, diharapkan tercapai kesepahaman antara pemerintah dan masyarakat dalam merumuskan program pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat. 

Musrenbang juga menjadi ajang untuk memastikan bahwa setiap kecamatan atau wilayah mendapat bagian dalam alokasi anggaran pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan prioritasnya.

Dengan adanya Musrenbang tingkat Kecamatan Mpunda, diharapkan pembangunan dapat dilaksanakan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel, sehingga dapat mencapai pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat.

Sementara Kepala Bappeda kota Bima, Drs Adisan menyampaikan beberapa hal penting, Musrenbang adalah forum partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan daerah. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dan aspirasi dari masyarakat mengenai kebutuhan dan prioritas pembangunan yang harus dilakukan.

Kepala Bappeda kota Bima juga menjelaskan tentang tujuan utama dari Musrenbang, yaitu untuk menyusun rencana pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan berdasarkan berbagai pertimbangan teknis dan finansial. Dalam hal ini, partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan agar rencana pembangunan dapat menjadi lebih akurat dan nyata.

Selanjutnya, dalam penyampaiannya, juga mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk berdiskusi dan berdialog secara terbuka. Hal ini akan memberikan kesempatan pada lurah dan LPM untuk menyampaikan usulan, ide, dan pandangan terkait pembangunan yang diinginkan dan dibutuhkan.

Kepala Bappeda kota Bima menegaskan bahwa hasil Musrenbang akan menjadi dasar penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kota Bima. 

Oleh karena itu, partisipasi aktif dan konstruktif dari masyarakat sangat penting untuk menentukan arah dan prioritas pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan harapan mereka. (DM.001)

Kota Bima - Sekretaris Camat (Sekcam) Rasanae barat Faruk Irfan mengajak seluruh Ketua RT dan RW di Kelurahan Tanjung untuk menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan. Demikian disampaikan Sekcam pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan Tanjung, Rabu Sore 20 April 2024


Sekcam Faruk memberikan pengarahan kepada para Ketua RT dan RW untuk lebih aktif dalam menjaga lingkungan mereka. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, seperti mengatur jadwal pengangkutan sampah dan menjaga kebersihan di area umum.

Selain itu, Sekcam juga mengingatkan para Ketua RT dan RW mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan. RT RW diharapkan aktif dalam mengawasi kegiatan di lingkungan.

Dalam musyawarah tersebut, para Ketua RT dan RW juga diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dan usulan pembangunan, Musrenbang tingkat kelurahan ini menjadi wadah RT RW untuk berpartisipasi dalam merencanakan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan.

Sekcam Rasbar menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan pembangunan. 

Ia berharap dengan adanya musrenbang ini, aspirasi dan usulan masyarakat dapat diakomodasi dalam pembangunan yang sedang direncanakan oleh pemerintah.

Musrenbang yang dilaksanakan di kantor Kelurahan setempat dibuka secara resmi oleh Sekcam Rasanae Barat yang dihadiri oleh Lurah Tanjung, Perwakilan Bappeda, PUPR, Seklu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua-ketua RT dan RW, tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

Sekcam juga meminta kepada forum agar mengusulkan program skala prioritas supaya masuk perencanaan pada anggaran APBD Kota Bima tahun 2025.

"Saya berharap apa yang menjadi program prioritas tolong disampaikan. Mana yang lebih prioritas dan urgensi itu yang disampaikan akan dimasukkan pada program tahun 2025," ucapnya. 

Selain itu, Faruk Irfan meminta anggaran kelurahan tidak hanya fokus pada program fisik saja, namun juga diprioritaskan pada pemberdayaan dan keberhasilan lingkungan. 

Faruk juga ingatkan bagi kelurahan yang berhasil menjaga kebersihan dan keamanan serta ketertiban, pemerintah Kota Bima akan memberikan hadiah umroh gratis. 

"Mengingat kelurahan Tanjung ini adalah sentral bisnis, saya meminta kesadaran membersihkan lingkungan dan menciptakan kenyamanan dan ketertiban," pesannya. 

"Pada tahun 2024, Kelurahan Tanjung juga mendapatkan kendaraan pengangkut sampah dari Pemerintah Kota Bima". 

Sementara pihak Bappeda menyampaikan bahwa ada 3 program yang masuk di kelurahan Tanjung tahun 2024 ini, antara lain, peningkatan jalan, Drainase dan perbaikan jalan. 

Selanjutnya terkait usul saran LPM, RT RW dan masyarakat setempat bersepakat disampaikan melalui kelurahan dan nanti akan disampaikan lewat Musrenbang tingkat Kecamatan. (DM.001)




Kota Bima - Camat Raba Kota Bima Kamaluddin, ST membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Rabangodu Selatan. Jumat (08/03/2024) yang diselenggarakan di Aula kantor setempat. 

Hadir pada kegiatan Musrenbang, Camat Raba, Sekertaris Bappeda, Dinas PUPR, Tokoh Masyarakat, LPM, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Karang Taruna, TSBK serta seluruh perangkat RT RW dan Kader PKK. 

Lurah Rabangodu Selatan, Khairul Amar, SE, MM pada sambutannya menyampaikan bahwa Kegiatan Musrenbang ini bertujuan untuk merumuskan program-program pembangunan yang akan dilaksanakan di Kelurahan Rabangodu Selatan 

Lurah mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk turut aktif memberikan masukan dan usulan demi terwujudnya pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan di Kelurahan Rabangodu Selatan. 

Selama pelaksanaan Musrenbang, peserta diajak untuk melakukan diskusi dan perumusan program-program prioritas pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Rabangodu Selatan.

Sementara Camat Raba, Menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan Musrenbang ini diharapkan terciptanya program-program pembangunan yang tepat sasaran dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kelurahan Selatan secara keseluruhan. 

"Semoga melalui partisipasi aktif dari seluruh pihak, pembangunan di Kelurahan Rabangodu Selatan dapat berjalan dengan lancar dan sukses". Terangnya. 

Diakhir sambutannya, menyampaikan atas nama pemerintah Kecamatan Raba kami mengucapkan terimakasih pada masyarakat Rabangodu Selatan atas kontribusi yang luar biasa pada pilpres dan pileg kemarin.

"Alhamdulillah, kami memberikan apresiasi pada masyarakat atas kesuksesan dan kelancaran pada pemilu tahun 2024 ini". 

Sementara Perwakilan Bappeda, Mahdiaty, S. Hut, MT menyampaikan sejumlah program yang masuk tahun 2024, antara lain, Rehab Aula Kantor Kelurahan, Bantuan Masjid dan Bantuan untuk dua Musholla di Kelurahan Rabangodu Selatan.

Selanjutnya, Sekertaris Dinas PUPR Junaidin, ST, menyampaikan bahwa ada sekitar 4 Program yang masuk di kelurahan Rabangodu Selatan tahun 2024, antara lain, Pemasangan Paving blok kantor Kelurahan, Penataan Gang RT 4, Penataan Lapangan Volley, dan Pembukaan Jalan Lingkungan. (DM.002)


Kota Bima - Camat Rasanae Barat kota Bima Hj. Suharni, SE membuka secara resmi kegiatan Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) tingkat Kelurahan Paruga. Kamis Sore (07/03/2024).

Kegiatan Musrenbang bertujuan untuk merumuskan program-program pembangunan yang akan dilaksanakan di Kelurahan Paruga dalam tahun anggaran yang akan datang. "Bersama Kita Bisa untuk Kelurahan Paruga Yang Lebih Maju".

Hadir pada kegiatan Musrenbang, Camat Rasanae Barat, Sekertaris Bappeda, Tokoh Masyarakat, BKM, Karang Taruna, TSBK serta seluruh perangkat RT RW. 

Dalam sambutannya, Camat Rasanae Barat mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk turut aktif memberikan masukan dan usulan demi terwujudnya pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan di Kelurahan Paruga. 

Selain itu, Camat juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan guna mencapai kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Selama kegiatan Musrenbang berlangsung, peserta diajak untuk melakukan diskusi dan perumusan program-program prioritas pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 

Dengan adanya kegiatan Musrenbang ini diharapkan terciptanya program-program pembangunan yang tepat sasaran dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kelurahan Paruga secara keseluruhan. 

"Semoga melalui partisipasi aktif dari seluruh pihak, pembangunan di Kelurahan Paruga dapat berjalan dengan lancar dan sukses". Terangnya. 

Sementara Sekertaris Bappeda Kota Bima, Aris Rusman Efendi, proses perencanaan pembangunan di kota Bima, ada beberapa program yang masuk tahun 2024 di kelurahan Paruga Diantaranya, peningkatan jalan Sigi RW 03 dan peningkatan jalan di RW, 09 pemasangan Paving blok. Ini merupakan hasil Musrenbang pada tahun 2023. 

Sejumlah usulan masyarakat, antara lain, Pengeboran air bersih, Perbaikan Drainase dan Normalisasi drainase. (DM.002)


Kota Bima - Musrenbang tingkat Kelurahan Sambinae digelar pada Senin (04/03/2024) dihadiri oleh tokoh masyarakat, perwakilan RT/RW, tokoh agama, serta stakeholder yang terkait dalam pembangunan di kelurahan Sambinae.

Kepala Kelurahan Sambinae, Drs Amiruddin menyampaikan musrenbang tingkat Kelurahan ini guna membahas berbagai kebutuhan dan aspirasi warga serta merumuskan program-program prioritas untuk pembangunan. 

Semua hasil musrenbang akan disampaikan ke tingkat yang lebih tinggi untuk mendapatkan dukungan dan realisasi program pembangunan yang diusulkan oleh warga.

Sementara, Sekcam Mpunda Syahrial Nuryadin membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kelurahan Sambinae yang dilaksanakan di kantor kelurahan tersebut. 

Sekcam, mengajak seluruh peserta untuk berpartisipasi aktif dalam penyusunan rencana pembangunan kelurahan. Ia menyampaikan pentingnya keselarasan antara kebutuhan masyarakat dengan program-program pembangunan yang akan dilaksanakan.

Selama acara Musrenbang berlangsung, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dan usulan pembangunan yang dianggap penting bagi kemajuan kelurahan Sambinae. 

Usulan-usulan tersebut akan menjadi dasar untuk penyusunan program pembangunan kelurahan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berharap Musrenbang ini dapat menghasilkan rencana pembangunan yang partisipatif dan berkelanjutan untuk kelurahan Sambinae. Juga mengajak seluruh peserta untuk terus berkolaborasi dan bekerja sama dalam upaya mencapai kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat kelurahan Sambinae.

Bambang Setiawan selaku pihak Bappeda Kota Bima memaparkan sejumlah program yang masuk di kelurahan Sambinae tahun 2024 di antaranya, akses Air Bersih, serta pembangunan NSD. 

Selanjutnya Sri Wahyuni, ST perwakilan dari dinas PUPR Kota Bima memaparkan program kegiatan tahun 2024, diantaranya, Rehab kantor Kelurahan Sambinae, peningkatan jalan RW 06, pengeboran air bersih di RW 06. 

Adapun sejumlah usulan masyarakat, diantaranya, Perbaikan Gang di RT 01,  Pemasangan paving blok masjid Al Munir, persampahan, pelebaran kuburan, Pengembangan Drainase sepanjang RT. 11 dan RT 12
Pembangunan drainase 50 M di lingkungan RT. 12 Samping Masjid At-Taqwa, Pipanisasi  Sistim Jaringan Air Bersih dan Pengeboran Air Bersih. (DM.002) 


Kota Bima - Dinamikambojo.com, Pemerintah Kota Bima melalui Bappeda Kota Bima melaksanakan kegiatan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Renja Perangkat Daerah Kota Bima tahun 2024 dengan tema “mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui pengembangan SDM yang Berdaya Saing dan Pengentasan Kemiskinan”. Selasa, 18 April 2023.

Kegiatan yang berlangsung di Paruga Na’e Convention Hall tersebut dihadiri oleh Wali Kota Bima yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Bima serta Pimpinan Komisi DPRD Kota Bima, Sekretaris Bappeda Prov NTB, Kepala MUI Kota Bima, Seluruh Staf ahli, seluruh Asisten, seluruh Kepala OPD, seluruh Kabag, Camat dan Lurah se-Kota Bima serta Tokoh Pemuda Kota Bima.

Musrenbang Tingkat Kota Bima adalah musyawarah pemangku kepentingan ditingkat Kota Bima untuk mematangkan Rancangan RKPD Berdasarkan Rencana Kerja ( RENJA) Perangkat Daerah yang dihasilkan melalui Forum Perangkat Daerah dengan cara menyerasikan substansi antar Rancangan kerja Masing-masing Perangkat Daerah yang hasilnya digunakan untuk pemuktahiran Rancangan RKPD.

Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Musrenbang ini adalah salah satu titik partisipasi seluruh pihak terkait demi kepentingan masyarakat.

Menurutnya, pengalokasian rencana penganggaran tahun 2024 harus berorientasi pada data base, kebutuhan pembangunan yang dapat di pertanggungjawabkan. Artinya pengalokasian anggaran diharapkan dapat teralokasi secara proporsional berdasarkan prioritas kebutuhan masyarakat.

Beliau melanjutkan dengan adanya RPJMD 2024 kedepan bisa memberikan dampak bagi masyarakat Kota Bima dengan menurunkan angka kemiskinan serta mengurangi pengangguran di Kota Bima.

“Program-program pemerintah ini bisa dikatakan berhasil apabila bisa membawa dampak baik terhadap masyarakat, kami sudah berupaya menjaga masyarakat Kota Bima dari kemiskinan dan mengeluarkan BPJS gratis secara 100 % bagi masyarakat yang kurang mampu”. Ucapnya.

Selain itu beliau menyampaikan bahwa tahun 2024 pemerintah Kota Bima sudah mencanangkan Relokasi Rumah Sakit Umum Kota Bima, dengan demikian peningkatan kualitas kesehatan di Kota Bima semakin terjamin.

“Kita memiliki potensi yang luar biasa, kita bisa menjadi kota perdagangan dan pendidikan, itu menandakan bahwa kualitas SDM kita cukup memadai sehingga banyak kampus-kampus atau universitas yang berdiri di Kota Bima”. Ucapnya 

Diakhir sambutannya ia menegaskan prioritas pembangunan dapat berorientasi pada penggangaran program kegiatan yang lebih nyata terhadap masyarakat, sehingga terjadi peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan penguatan ekonomi masyarakat untuk menekan angka kemiskinan serta tidak ada lagi daerah yang tertinggal di Kota Bima.

Kepala Bapedda Kota Bima selaku ketua panitia pelaksana musrenbang Drs. H. Muhammad Fakhrunraji. M.E menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini yaitu menyelaraskan program dan kegiatan prioritas pembangunan daerah dengan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan provinsi dan nasional serta usulan program dan kegiatan musrenbang kecamatan dan kelurahan.

“Saya berharap Musrenbang RKPD 2024 tingkat Kota Bima tahun 2023 ini dapat menghasilkan Rancangan RKPD 2024, Rancangan Dokumen Aspirasi Daerah untuk pengusulan ke Provinsi dan Pemerintah Pusat serta RENJA pada masing-masing Perangkat Daerah yang akan diferivikasi berdasarkan dokumen akhir RKPD tahun 2024”. Ucapnya.

Sekretaris Bapedda Provinsi NTB, Dr. Mahjulan, S.P.,M.P dalam hal ini menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan momen penting untuk menyatukan pola pikir sehingga sangat menentukan capaian kinerja dalam mewujudkan pembangunan daerah.

“Kota Bima harus berbangga karena telah meraih peringkat Top II untuk pengentasan kemiskinan dan IPM, saya terus berharap agar Kota Bima menjadi kota yang sejahtera bisa segera terwujud”. Ucapnya.

Diakhir ia sangat mengapresiasi terhadap Musrenbang  RKPD Kota Bima tahun 2024 dan mendukung penuh pembangunan daerah, karena Kota Bima merupakan ibu kotanya Pulau Sumbawa, untuk itu Pemerintah Daerah harus komitmen dalam Rancangan Pembangunan Daerah tersebut. Tutupnya. (DM.001)

Kota Bima - Ada yang menarik pada Musrenbang tingkat Kecamatan Rasanae Barat, Pasalnya, pada kegiatan Musrenbang tersebut, Hadir dari Forum Perempuan dan Forum Anak untuk menyampaikan sejumlah harapan dan keinginannya.

Wakil Ketua Forum Perempuan se-Kota Bima dalam penyampaiannya menjelaskan bahwa perempuan pekerja ada penekanan kerja oleh pemerintah yang harus dilakukan, namun dukungan dan regulasi tidak ada sama sekali karna dana pas-pasan, dan kader PKK ingin adanya insentif yang tepat sasaran agar dapat menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

“untuk memajukan kota Bima, pemerintah harus lebih memberikan perhatian kepada PKK, Dasa Wisma, kebersihan lingkungan, stunting, dan agar dana insentifnya tepat sasaran sebaiknya dibuatkan rekening tersendiri” ujarnya

Sedangkan Forum Anak SE Kecamatan Rasanae Barat, juga menyampaikan aspirasinya terhadap isu anak seperti narkoba, pergaulan bebas, bullying, pemanah misterius, pernikahan dini, kekerasan terhadap anak, eksploitasi anak serta isu lainnya.

“Harapan kami selaku Forum Anak pada pemerintah agar dapat menyediakan wisata ramah anak dan meningkatkan fasilitas kepada ABK (anak berkebutuhan khusus), wadah untuk berkreasi, berekspresi, dan berimajinasi untuk anak kota bima dan membentuk tali raya (taman literasi dan berkarya untuk anak) guna membangun anak yang berkualitas, karna disekitar kita masih kurangnya ilmu pengetahuan” ungkapnya.

”Harapan kami juga dari Forum Anak agar dapat meningkatkan kualitas RAS (Rute Anak Sekolah) yang belum memadai, seperti halnya zebra cross, halte bus dan bus sekolah karna tidak semua anak-anak di kota bima ini memiliki kendaraan dan tidak semua orang tua mampu, dan yang lebih penting, kami belum bisa mendapatkan SIM” lanjutnya.

Tak hanya itu, Ketua dari Forum Anak juga mengecam semua jenis tindakan eksploitasi terhadap anak, dan menyarankan agar adanya tindakan tegas dari pemerintah terhadap kenakalan remaja di Kota Bima.

“Banyak fasilitas ataupun tempat umum, di tempat wisata, dan tempat penginapan yang dijadikan tempat bolos, harapannya diadakannya patroli untuk anak-anak yang berkeliaran di luar sekolah pada jam-jam sekolah untuk mengurangi kenakalan remaja.” Tutupnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Bappeda Litbang Kota Bima, H. Fakhrunraji, ME menjelaskan bahwa apa yang telah disampaikan oleh Forum Perempuan, dan Forum Anak sebenarnya menjadi program prioritas kita di tahun 2024. (DM.002)


Kota Bima - Pemerintah Kecamatan Mpunda Kota Bima, Kamis Sore (16/2/2023) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat setempat.

Kegiatan Musrenbang tingkat kecamatan Mpunda di buka secara resmi oleh Kepala Bappeda Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunranji, ME, dihadiri Kepala Dinas PUPR Kota Bima, Agus Purnama, ST, MT, Camat Mpunda Ir. Ma'ruf, Sekcam Mpunda Syahrial Nuryadin, S.IP, MM, Danramil 1608-01/ Kota Kapten Inf. Seninot Sribakti, Kapolsek Rasanae Barat, Para Lurah, Ketua LPM dan Ketua TP-PKK se Kecamatan Mpunda. 

Camat Mpunda, Ir. Ma'ruf dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang tahun 2023 ini kita undang 3 Peserta setiap Kelurahan, yakni Lurah, Ketua LPM dan Kasi Pembangunan. Menurut Camat prioritas program 2024 dari sisi pelayanan kepada masyarakat, yakni bidang pendidikan, kesehatan dan sosial. 

Di Bidang pelayanan kesehatan menurut Camat, kita akan hidupkan posyandu di tingkat Kelurahan. Ini tentu saja berharap ada keberpihakan Pemerintah terutama SDM, sebab ini adalah kunci pelayanan kesehatan dasar awal. Pelayanan di bidang sosial kemasyarakatan juga harus diperhatikan, contohnya di Manggemaci masih ada masyarakat yang menikmati air asin untuk konsumsi sehari-hari, ini perlu dipikirkan, ungkap Camat. 

Sementara, Kepala Dinas PUPR Kota Bima Agus Purnama, ST, MT dalam sambutannya menyampaikan bahwa di tahun 2023, melalui Dinas PUPR, Kecamatan Mpunda mendapat alokasi dana Rp. 9 milyar 850 juta, yang dikelola melalui Bidang Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Bina Marga. 

Agus Purnama menambahkan, ada 4 pintu masuk untuk memperjuangkan Musrenbang, yakni Kebijakan Pimpinan Daerah, Hasil reses Anggota DPRD, hasil Musrenbang dan Pelapor, harapan terbesar kami, lurah pintar-pintar mempertahankan usulannya.

Kepala Bappeda Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrurranji, ME dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas pelaksanaan Musrenbang tingkat Kecamatan Mpunda.

Di Tahun 2024 ini ada program prioritas yang harus dikerjakan, yakni : Pengentasan kemiskinan ekstrem dan penurunan stunting, Mengalokasikan anggaran Musrenbang anak dan Musrenbang perempuan.

Menurutnya, dalam pengentasan kemiskinan formulasikan pada dana Kelurahan, pastikan 2400 anak miskin di Kota Bima mendapat layanan kesehatan gratis, termasuk layanan kesehatan untuk anak terlantar. 

Menghimbau pada seluruh Lurah untuk lebih menfokuskan pada pemberdayaan bagi masyarakat. Yakni meyakinkan atas Jaminan kesehatannya serta memastikan masyarakat miskin semuanya terjangkau dengan BPJS gratis,  terjamin hak pendidikannya Serta tersedia layanan kebutuhan dasar. (DM.002).


Kota Bima - Kecamatan Rasanae Timur menggelar Kegiatan Musrenbang, Rabu (15/02/2023) yang dilaksanakan di Aula kantor Kecamatan setempat. Hadir pada kegiatan Musrenbang, Kepala Bappeda, Kepala Dinas PUPR,  Koperindag, Dinas kelautan dan perikanan, Dinas Pertanian, Dinsos, Dinas PPA, Kapolsek, Danramil, Puskesmas, Kepala Kelurahan Se Kecamatan Rasanae Timur, LPM, Karang Taruna, PKK, Kepala KUA Kecamatan dan Tokoh Masyarakat. 

Ketua Panitia Musrenbang Kecamatan Rasanae Timur, Anik Kartika, SE melaporkan bahwa, pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan Timur tahun 2023 Berdasarkan Surat Edaran Walikota Bima Tentang Tahapan Penyusunan Dokumen Perencanaan Pemerintah Daerah Kota Bima Tahun 2024 dan Surat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Bima, Nomor : 050/39/BAPPEDA/1/2023 Tanggal 9 Januari 2023 tentang Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tahun 2024 Tingkat Kelurahan dan Kecamatan.

Adapun Tujuan pelaksanaaan Musrenbang adalah untuk mensinergikan hasil-hasil Musrenbang
Tingkat Kelurahan dalam satu wilayah Kecamatan sehingga menjadi suatu usulan yang sistematis, prioritas dan terpadu untuk dibawa ke Musrenbang selanjutnya.

Tema Musrenbang tahun 2023 ini, Mengacu kepada arah dan program Rancangan Awal RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) Kota Bima, yaitu mengusung Tema : "Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Melalui Reformasi Birokrasi dan Penguatan Layanan Publik".

Dengan Sasaran Prioritas sebagai berikut, Pengentasan Kemiskinan, Penguatan ekonomi, dan peningkatan Lapangan Kerja. Peningkatan Layanan Kesehatan, Penuntasan Kekumuhan, Reformasi Birokrasi, Peningkatan Layanan Publik.

Kepala Bappeda, Drs. H. Fahrurrozi, MM, pada sambutannya menyampaikan, bahwa tahun 2024 pemerintah Kota lebih menfokuskan pada pengentasan kemiskinan. Selain itu, anggaran kelurahan juga di fokuskan untuk tiga pokok, yakni layanan Kebersihan, Stunting dan memastikan kelayakan Posyandu dan kelayakan insentif para kader posyandu serta ketersediaan biaya operasional serta ketersediaan layanan posyandu untuk ibu dan anak. Kalau ini semua diperhatikan, maka dipastikan pelayanan kesehatan masyarakat terjamin. 

 Kelurahan kita fokuskan tiga pokok, layani kebersihan, Stunting pastikan kader posyandu insentifnya, pastikan kelayakan posyandu, dilihat dari tiga hal, layak kadernya, pastikan kelayakan posyandu, pastikan ketersediaan biaya operasionalnya. Ketersediaan layanan posyandu untuk ibu dan anak. 

Menghimbau pada seluruh Lurah untuk lebih menfokuskan pada pemberdayaan bagi masyarakat. Yakni meyakinkan atas Jaminan kesehatannya serta memastikan masyarakat miskin semuanya terjangkau dengan BPJS gratis,  terjamin hak pendidikannya Serta tersedia layanan kebutuhan dasar.

Selanjutnya terkait ketersediaan  rumah layak huni, MCK, Air Bersih, akses jalan dan drainase. Pihak Kelurahan bisa koordinasikan langsung dengan pihak Dinas Terkait. "Intinya tahun 2023 ini kita lebih menfokuskan pada pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan" Pungkasnya. (DM. Red)

Kota Bima - Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Paruga digelar, Selasa siang (14/02/2023), dilaksanakan di aula kantor Setempat. 

Hadir dalam kegiatan Musrenbang, Kepala Dinsos, Perwakilan Bappeda Kota Bima, Dinas PUPR Kota Bima, Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua LPM, Ketua Karang Taruna Kelurahan, Ketua RW/ RT Se Kelurahan Paruga, dan tokoh masyarakat.

Lurah Paruga Arif Rahman, SE mengatakan, Insyaallah apa yang menjadi usulan masyarakat skala prioritas pada musrenbang ini akan kami sampaikan pula pada rapat musrembang tingkat kecamatan,  semoga usulan Masyarakat Kelurahan Paruga bisa terakomodir hingga musrenbang tingkat Kota Bima.

"Mudah - mudahan apa yang menjadi usulan masyarakat nantinya dapat terealisasi dengan baik". Ujarnya. 

Lurah mengajak pada peserta Musrenbang, untuk bersama -sama bangun kelurahan paruga menjadi kelurahan yang lebih baik dan maju.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kota Bima, Yuliana, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan beberapa program yang ada di dinas sosial, antara lain, bantuan sembako, PKH, BPJS Gratis, bantuan BBM, BLT, serta bantuan Pusat dan Provinsi.

Yuliana juga menyampaikan, bahwa masyarakat yang berhak mendapatkan program bantuan di dinas sosial, yaitu  masyarakat yang sudah terdaftar di DTKS.

Sangat mengharapkan pada RT RW untuk dapat mendaftar warganya yang belum masuk di DTKS. Supaya masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan dapat terakomodir. Harapnya. 

Adapun sejumlah usulan masyarakat Kelurahan Paruga, Rabat Gang, Peningkatan Jalan, Perbaikan drainase, Aspal Jalan, perbaikan Talud, air bersih serta usulan lainnya yang skala prioritas. (DM.Red).


Kota Bima - Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kelurahan Sarae Kecamatan Rasanae Barat Tahun 2023 berlangsung lancar dan sukses. Senin (06/02/2023) yang dilaksanakan di aula kantor kelurahan setempat, di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia raya.

Kepala Kelurahan Sarae, Budiman, S.Pd menyampaikan, Dengan Semangat Musrenbang ini, Mari Kita Tingkatkan Sinergitas Untuk Kemajuan Pembangunan Kelurahan Sarae. 

Berharap pada Peserta Musrenbang agar dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan usul Saran skala prioritas untuk kepentingan bersama.

Lurah juga mengapresiasi pada anggota dewan yang sudah menggelar reses di Kelurahan ini, "Alhamdulillah kelurahan Sarae ada sedikit perubahan dengan terakomodirnya sejumlah aspirasi masyarakat.

Melalui Musrenbang ini, dihadapan Bappeda dan PUPR Lurah mengharapkan agar usulan kami agar merubah Eks kantor kelurahan lama dijadikan gedung serbaguna untuk kegiatan kemasyarakatan atau dijadikan gedung aspirasi kiranya dapat di catat dan di kawal hingga musrenbang tingkat Kota Bima.

Sementara Camat Rasanae Barat, Hj. Suharni, SE dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Musrenbang tidak sekedar seremonial, akan tetapi dilaksanakan betul - betul untuk menyerap aspirasi dari masyarakat. 

"Kegiatan Musrenbang harus mampu menyerap aspirasi mulai dari arus bawah untuk dituangkan dalam program kegiatan tahun depan". Ungkapnya.

Kegiatan Musrenbang juga kata Hj Suharni, mengingatkan, agar program prioritas dapat dikedepankan dalam Musrenbang kali ini. Tandasnya. 

Bappeda, menyampaikan bahwa ada 6 program prioritas pemerintah Kota Bima di tahun 2024, di antaranya, menjaga stabilitas dan meningkatkan produksi unggulan, peningkatan kualitas sarana dan prasarana pelayanan dasar, peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas, reformasi birokrasi dalam perwujudan tata kelola pemerintahan yang baik, penanggulangan kemiskinan dan pengangguran serta mewujudkan pelaksanaan pemilu secara demokratis. Jelasnya. 

Disampaikan pula bahwa di tahun 2023 sebagai usulan masyarakat pada tahun 2022 ada bantuan untuk 2 Masjid yang ada di Kelurahan Sarae sudah terakomodir. 

Sementara Narasumber dari Sekertaris PUPR Junaidin, ST, menyampaikan bahwa program yang masuk di Kelurahan Sarae untuk tahun 2023, antara lain, pipanisasi air bersih untuk 200 Rumah, perbaikan jalan setapak, peningkatan gang lingkungan Tolobali, peninggian jembatan kuburan dan Normalisasi Drainase serta penutupan Drainase. Bebernya.

Pada kesempatan tersebut, Junaidin menyampaikan bahwa sekarang Dinas PUPR sudah menyediakan mobil sedot tinja dibawah kendali UPT IPLT, dengan biaya sekali sedot sebesar 300 ribu rupiah, apabila masyarakat membutuhkan bisa langsung menghubungi UPT IPLT. Ujarnya. (DM.003)

Kota Bima - Kota Bima - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Nae digelar, Jum'at (03/02/2023). Hadir dalam acara Musrenbang, selaku Narasumber Bappeda Kota Bima, Dinas PUPR Kota Bima, Camat Rasbar, Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua LPM, Ketua Karang Taruna, Ketua RW/ RT Se Kelurahan Nae, tokoh masyarakat.

Selaku Narasumber Sekertaris Bappeda Kota Bima, Arif Roesman Effendi, ST.,MT menyampaikan 6 program prioritas di tahun 2024, di antaranya, menjaga stabilitas dan meningkatkan produksi unggulan, peningkatan kualitas sarana dan prasarana pelayanan dasar, peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas, reformasi birokrasi dalam perwujudan tata kelola pemerintahan yang baik, penanggulangan kemiskinan dan pengangguran serta mewujudkan pelaksanaan pemilu secara demokratis. Bebernya. 

Sementara Narasumber dari Sekertaris PUPR Junaidin, ST, menyampaikan bahwa kegiatan yang masuk di Kelurahan Na,e untuk tahun 2023, antara lain, pemasangan air bersih di masing - masing rumah. Insyallah ada 100 rumah yang akan mendapatkan pemasangan Perpipaan Air Bersih dengan mendapatkan anggaran Masing - masing Rp. 5 juta. Selanjutnya Pembangunan drainase dan Rabat Gang. 

Pada kesempatan tersebut, Junaidin juga menyampaikan bahwa sekarang Dinas PUPR sudah menyediakan mobil sedot tinja dibawah kendali UPT IPLT, dengan biaya sekali sedot sebesar 300 ribu rupiah, apabila masyarakat membutuhkan bisa langsung menghubungi UPT IPLT. Ujarnya. 

Sementara berbagai saran dan usulan para peserta Musrenbang skala prioritas, antara lain, Perbaikan dan penutupan drainase, Normalisasi Kali, rabat Gang dan sejumlah program lainnya untuk kepentingan bersama. (DM.002)


Kota Bima - Pemerintahan Kelurahan Pane Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima menggelar kegiatan Musrenbang Kamis, (02/02/23). Di aula kantor Setempat.

Hadiri Camat Rasanae Barat, Bappeda, Dinas PUPR, Ketua RT/RW, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, BKM, Karang Taruna, LPM, PKK, Posyandu serta Babinsa, dilaksanakan di Aula kantor setempat. Kegiatan Musrenbang tersebut di buka secara resmi oleh Camat Rasanae Barat, dan sebagai Narasumber Bappeda dan Dinas PUPR.

Kepala Kelurahan Pane, Nurdin, SE mengatakan, bahwa kegiatan Musrenbang tahun ini
mengambil tema "Mulai Musrenbang
Tingkat Kelurahan Pane Kita tingkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membangun kota bima yang bersih, indah, aman, dan nyaman".

Menurutnya, bahwa untuk tahun 2023
pihaknya menginginkan pembangunan
kantor lurah yang representatif. Karena sejak lama diusulkan belum
direalisasikan. "Kalau bisa di kegiatan Musrenbang menjadi skala prioritas untuk dikerjakan,"ungkapnya.

Camat Rasanae  Barat, Hj. Suharni, SE dalam sambutan menyampaikan bahwa Musrenbang Tingkat Kelurahan merupakan kegiatan rutin tiap tahunnya dalam rangka penyusunan dan pengusulan program pembangunan. 

Mengajak pada seluruh elemen masyarakat Kelurahan Pane agar bersama-sama menyatukan langkah dalam kemajuan pembangunan Kelurahan Pane demi kesejahteraan bersama. Terangnya.

Sementara itu, Camat Rasanae Barat,
Hj. Suharni SE, dalam sambutannya mengatakan kegiatan Musrenbang
harus di usulkan yang skala prioritas.
Apalagi RT, RW, LPM, Karang
Taruna yang menjadi pioner yang
mengusulkan beberapa program.

Pada kesempatan tersebut, Camat Juga menghimbau kepada
seluruh pihak untuk melaksanakan kegiatan gotong royong. Apalagi saat ini wabah DBD Semakin meningkat.

"Kalau bisa lakukan gotong royong di
setiap lingkungan, guna mengantisipasi terjangkitnya wabah DBD" ujarnya. 

Selaku Nara Sumber Perwakilan Bappeda, bidang Perencanaan Ahli Muda, Wildanul Hakim, ST, MDh menyampaikan bahwa ada 6 program prioritas di tahun 2024, di antaranya, menjaga stabilitas dan meningkatkan produksi unggulan, peningkatan kualitas sarana dan prasarana pelayanan dasar, peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas, reformasi birokrasi dalam perwujudan tata kelola pemerintahan yang baik, penanggulangan kemiskinan dan pengangguran serta mewujudkan pelaksanaan pemilu secara demokratis.

Selanjutnya, Dinas PUPR bagian tehnik pengairan, Satrya Wirawan, ST menyampaikan bahwa tahun 2023 ini ada tiga item program yang masuk di kelurahan Pane, yakni Drainase, Rabat Gang di dua titik dengan pagu anggaran sekitar 300 juta. (DM.004)


Kota Bima - Musrenbang Tingkat Kelurahan Rabangodu Selatan Kecamatan Raba Kota Bima, Selasa (31/01/23) berlangsung di aula Kantor Kelurahan setempat. Kegiatan dimulai pukul, 09.00 WITA dan berakhir pukul 11.00 WITA. 

Hadir dalam acara Musrenbang tersebut, dua Anggota dewan Kota Bima, M. Amin dan H. Ridwan Mustakim, perwakilan Bappeda,  Sekertaris Dinas PUPR, Perwakilan Camat Raba, Lurah Rabangodu Selatan, Ketua LPM, Bhabinkamtibmas, Babinsa, PKK, Karang Taruna, Kader Posyandu, RT, RW, tokoh masyarakat serta sejumlah undangan lainnya.

Perwakilan Camat Raba Sri Rahayu, SE, MM Selaku Kasi Pemerintahan dalam pengantarnya, menyampaikan bahwa Musrenbang tidak sekedar seremonial, akan tetapi dilaksanakan betul - betul untuk menyerap aspirasi dari masyarakat. 

"Kegiatan Musrenbang harus mampu menyerap aspirasi dari bawah untuk dituangkan dalam program kegiatan tahun depan". Ungkapnya.

Kegiatan Musrenbang juga kata Ibu Sri perwakilan dari Camat, mengingatkan, agar program prioritas dapat dikedepankan dalam Musrenbang kali ini. Tandasnya. 

Adapun Sejumlah usulan skala prioritas yang disampaikan oleh sejumlah Ketua RT/RW dan tokoh masyarakat, di antaranya Rehab Kantor Kelurahan, penutupan Parit dan Drainase, Rabat Gang, perbaikan lapangan olahraga, aspal jalan serta sejumlah usulan lainnya yang skala prioritas. 

Sementara Perwakilan Bappeda dan Dinas PUPR usai kegiatan Musrenbang  secara serentak mengatakan bahwa tahun 2023 ini kantor Kelurahan Rabangodu Selatan Akan segera direhab. Ujarnya 

Pantauan media ini, Kendati acara terlihat sederhana, namun antusias peserta dalam mengikuti kegiatan Musrenbang, cukup tinggi. Acara berjalan lancar, tertib dan aman. (DM.004)