Articles by "Santri"
Tampilkan postingan dengan label Santri. Tampilkan semua postingan
Bima - Dinamikambojo.Net, Sebanyak 700 Santri dan Santriwati yang berasal dari Taman Pendidikan Al-qur’an  (TPQ) se-kabupaten Bima Jum’at (29/08/25) tampak antusias mengikuti kegiatan Khataman massal yang merupakan ikhtiar  untuk menanamkan nilai-nilai Qur’ani kepada generasi muda yang digelar di Mesjid Agung Kabupaten Bima.

Prosesi Khataman diawali lantunan sholawat Santri/Santriwati yang dilanjutkan dengan sambutan dan arahan Wakil Bupati Bima dr.H.Irfan Zubaidy. 

Wabup yang didampingi  Staf Ahli Iwan Setiawan SE, ketua BAZNAS, Ketua MUI, Para Kepala OPD dan Kabag Lingkup Setda Kabupaten Bima menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Khataman yang mengikut sertakan para siswa-siswi dari sejumlah kecamatan tersebut. 

Terimakasih kepada para ustadz dan guru ngaji yang telah mendidik Santri/Santriwati, menanamkan nilai-nilai Qur’ani kepada generasi muda. Ungkap Wabup. 

Dirinya berharap, para pengasuh Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) senantiasa bersinergi dengan Pemerintah Daerah  dalam membentuk generasi penerus, regenerasi Qori dan Qoriah yang berprestasi dan membanggakan Kabupaten Bima di tingkat nasional bahkan internasional nantinya.

Terakhir, Wabup H. Irfan menyampaikan harapan agar khataman tersebut menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus mencintai dan mengamalkan isi Al-Qur’an, serta tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, menjadikan setiap langkahnya selalu bersama Al-Qur’an. (Red)

Kabupaten Bima - Kegiatan khataman masa Santri Taman Pendidikan Qur'an (TPQ) se-kabupaten Bima yang dilaksanakan Senin (24/10) di Masjid Agung Kabupaten Bima diikuti 700 santri dan santriwati.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dalam sambutannya di hadapan para pembina TPQ dan santri yang mengikuti prosesi khataman tersebut mengungkapkan, kegiatan khataman merupakan agenda berkala yang ditujukan untuk mempertajam visi dan misi Bima RAMAH. 

Dijelaskan Bupati, kegiatan khataman bukan hanya menghadirkan anak pada acara khataman, tetapi yang lebih penting adalah memastikan anak-anak ini tetap membaca ayat-ayat Al- Qur'an untuk membentengi diri, terutama pada generasi muda yang pada hari ini menghadapi tantangan dalam pergaulan baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.

Hal ini lanjut Bupati dua periode ini, untuk memastikan bahwa pemerintah tidak hanya memperhatikan pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia khususnya dalam aspek keagamaan sebagai pondasi yang kuat bagi generasi muda yang akan melanjutkan estafet pembangunan di masa yang akan datang. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan terus memprioritaskan agar kegiatan khataman Quran.

Terang Bupati pada acara yang juga dihadiri wakil bupati dalan M pada acara yang juga dihadiri Wakil Bupati Drs. H Dahlan M Noer, Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.IK, Sekretaris Daerah Drs.H.M.Taufik HAK, M.Si, Inspektur Kabupaten Bima H.Abdul Wahab Usman SH, M.Si, para Kepala  Organisasi Perangkat Daerah, Kepala Bagian dan Camat Se- Kabupaten Bima tersebut. (***)


Dompu - DinamikaMbojo, Bupati Dompu, Kader Jaelani hadiri Acara Wisuda Akbar 1000 Santri. Acara tersebut diadakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (LPPTK BKPRMI) Tingkat Kabupaten Dompu di Gedung Samakai, Rabu, (22/11/21).

Acara dengan tema “Wujudkan Dompu Religius melalui Penguatan Fungsi Al-Qur’an” dihadiri Bupati, Wakil Bupati, Kajari,Perwakilan Polres Dompu, Pimpinan OPD, Kabag Setda, Ketua TP. PKK, Ketua DPD BKPRMI NTB dan elemen penting lainnya.

Dalam amanatnya Bupati Dompu atau yang akrab disapa Bupati AKJ menyampaikan para santri yang di wisuda merupakan generasi emas bangsa dan daerah. Dipundak mereka estafet kepemimpinan bangsa akan diserahkan.

“Di tangan mereka berbagai kemajuan akan ditorehkan kedalam tinta emas guna mewujudkan kegemilangan dan kemashuran bangsa dan daerahnya”, tandasnya.

Ditambahkannya, wisuda bagi para santri merupakan suatu penghargaan terhadap prestasi dan keberhasilan yang telah dicapainya, lanjutnya lagi wisuda juga merupakan pembuktian bahwa para santri telah pandai membaca dan menulis Al-Qur’an.

Kata Bupati, sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian para santri dilakukanlah acara wisuda seperti ini selain juga untuk mengabadikan momen penting dalam perjalanan pendidikan para santri untuk menjadi kenangan indah yang tak terlupakan dalam hidup mereka”. imbuhnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak semua pihak untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Dompu. “Kualitas pendidikan di daerah ini akan meningkat lebih baik dan juga akan lebih produktif menghadirkan anak-anak unggul, kreatif dan cerdas dengan adanya keterlibatan bersama”, ucapnya.

Bupati berharap anak-anak yang wisuda ini tidak hanya dari sisi kuantitas, namun juga lebih pada memperbaiki dan meningkatkan kualitas bacaan, jangan cepat puas dengan apa yang telah diraih dan terus tentunya dibawah asuhan dan bimbingan para ustad dan orang tua di rumah”, harapnya”.

Sebelumnya Ketua DPD BKPRMI NTB, Abdul Munawar, mengapresiasi kegiatan wisuda yang telah dilaksanakan, untuk para santri dia berpesan teruslah melatih bacaan agar kualitasnya bisa lebih maksimal, bila ada yang masih kurang diperbaiki dan dibenahi.

“Besar harapan saya agar semua pihak ikut andil mensuport setiap kegiatan dalam rangka menyebarluaskan Al-Quran”, pintanya.

Setelah itu Ketua Panitia Wisuda, Imanul Arif, dalam pernyataanya menyampaikan untuk membentuk Dompu Religius, Pemerintah Daerah perlu mengetahui kemampuan mengaji anak-anak, kemudian membuat Peraturan khusus pembinaan membaca dan menulis Al-Quran di daerah yang bermotokan Nggahi Rawi Pahu ini.

Menambahkan, kedepan LPPTK BKPRMI akan melakukan tour ke beberapa Kecamatan melakukan pembinaan terhadap guru ngaji bekerjasama dengan organisasi BKPRMI dan IPQOH (Ikatan Persaudaraan Hafidz-hafidzah dan LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilwatil Qur’an) Kabupaten Dompu.

Santri dan santriwati yang di wisuda dalam momen ini berjumlah 1.249 orang, 321 laki-laki dan 928 perempuan  dari TPQ yang tersebar dari 6 Kecamatan yakni Dompu, Kempo, Kilo, Pajo, Hu’u, dan Woja. (DM.Prokopim)

Kabupaten Bima - DinamikaMbojo,
Sehubungan dengan datangnya bulan suci Ramadhan 1442 H sekaligus Peresmian serta dibukanya Pendaftaran Santri-Santriwati Baru Tahun Ajaran 2021/2022 Ponpes Modern Darulifta Algontory (PMDA) Desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Ahad (11/04/21).

Pimpinan Pengasuh Pondok Pesantren Modern Darulifta Algontory, Ust. Muh. Yunan Putra, Lc, M. HI pada sambutannya menyampaikan bahwa Ponpes ini adalah sebuah yayasan
yang menitik beratkan pendidikan dalam hal keagamaan dalam menciptakan kader-kader pemimpin ummat yang berjiwa Qur'ani dengan berdasar kepada Al-Quran dan Sunnah sebagai pedoman hidup serta Undang-undang dan Pancasila sebagai dasar Negara.

Ponpes ini mungkin berbeda dengan pondok-pondok lainnya karena tidak memadukan pondok dengan SMP/Mts atau yang biasa disebut SMP IT atau Mts IT. Ponpes Modern Darulifta Algontory murni berdiri sendiri namun bersifat mu'adalah (disamakan) derajatnya dengan lulusan SMP/Mts ketika tamat nanti, sehingga ijazah yang diperoleh dapat digunakan untuk melanjutkan ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi (SMA/MA) tampa harus mengikuti ujian persamaan.

Hal ini sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2014 Tentang Satuan Pendidikan Muadalah Pada Pondok Pesantren.

Dengan demikian, maka kurikulum
yang digunakan oleh Ponpes Modern Darulifta Algontory (PMDA) adalah murni kurikulum Pondok Pesantren. Sehingga para santri dan santriwati sepenuhnya akan mempelajari ilmu agama tampa menafikan ilmu-ilmu umum yang dalam kurikulum Ponpes tetap ada walaupun hanya 30 porsen.

Selain pembelajaran ilmu-ilmu agama dalam kelas dan kajian-kajian kitab kuning di luar kelas, Ponpes Modern Darulifta Algontory (PMDA) juga tidak menutup diri dalam kegiatan-kegiatan ektra lainnya; seperti kursus Bahasa Arab dan Inggris, Kepramukaan, Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) ataupun Olahraga.

Sehingga santri/santriwati tidak hanya memiliki ilmu agama dan umum saja, tapi juga memiliki kemampuan dan ketarampilan lain dalam berorganisasi, tentunya dengan mengedepankan akhlak mulia dan adab qur'ani.

Secara teori, Ponpes Modern Darulifta Algontory adalah perpanjangan tangan dari Ponpes Modern Darussalam Gontor yang ada di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur, maka tidak heran Sistem dan Kurikulum di Ponpes Modern Darulifta Algontory adalah merupakan Sistem dan Kurikulum yang di adopsi langsung dari Ponpes Modern Darussalam Gontor.

Adapun Visi dan Misi Pondok Pesantren ini, yakni VISI : Sebagai lembaga pendidikan pencetak kader-kader pemimpin umat, menjadi tempat ibadah talab al-'ilmi dan menjadi sumber pengetahuan Islam, bahasa al-Qur'an, dan ilmu pengetahuan umum, dengan tetap berjiwa pesantren serta menjadikan Pancasila dan Undang-undang sebagai dasar dan landasan Negara.

Kemudian MISI nya, Membentuk generasi yang unggul menuju terbentuknya khairal ummah. Mendidik dan mengembangkan generasi muslim dan muslimah yang berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, dan berpikiran bebas, serta berkhidmat kepada masyarakat.

Selanjutnya, Mengajarkan ilmu pengetahuan agama dan umum secara seimbang menuju terbentuknya ulama yang intelek dan Mewujudkan warga negara yang berkepribadian Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.

Sementara Camat Bolo di wakili Sekcam, Syamsuddin H.M Saleh, Bsc, mengatakan mengucapkan banyak terimakasih kepada pembina dan pengasuh ponpes yang telah membangun pondok pesantren di kecamatan bolo, Khususnya Desa Kananga.

Berharap mudah-mudahan santri dan santriwati pondok pesantren ini maju dalam hal masalah agama. Mengajak masyarakat agar mendaftar anak-anak untuk masuk Ponpes, karena ini adalah aset kebanggaan masyarakat Kecamatan Bolo.

"Meminta pada pembina dan pengasuh untuk menjaga dan mendidik anak-anak santri dan santriwati agar lebih berkembang dalam hal belajar hafalan Al-Qur'an. (DM.Red).