Articles by "Pemerintah"
Tampilkan postingan dengan label Pemerintah. Tampilkan semua postingan
Bima - Dinamikambojo.Net, Pemerintah Kabupaten Bima melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bekerjasama dengan Bank NTB Syariah Jum’at (29/8)
menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Try Out SP2D Online pada Aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI) di Aula Hotel Mutmainah Kota Bima.

Bupati Bima yang diwakili Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Iwan Setiawan, SE, dalam sambutannya di hadapan para peserta bimbingan teknis menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan tepat waktu.

“Melalui penerapan SP2D Online di SIPD RI, proses pencairan anggaran daerah dapat berjalan lebih cepat, efisien, sekaligus memperkuat integrasi sistem pengelolaan keuangan daerah yang terhubung dengan pemerintah pusat".  Terangnya. 

“Saya juga ingin menekankan pentingnya sikap disiplin, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pengelola keuangan daerah. Jangan sampai pemanfaatan teknologi hanya sekadar formalitas, tetapi harus kita gunakan sebagai sarana untuk meningkatkan kinerja, efisiensi, serta kepercayaan masyarakat.” Jelasnya di hadapan para operator administrasi keuangan OPD. 

Sementara itu, Senior Executive Vice President (SEVP)  Bisnis Bank NTB Syariah H. M. Usman menyampaikan, dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh perangkat daerah di Kabupaten Bima siap mengimplementasikan SP2D Online berbasis SIPD RI secara penuh. Sehingga tata kelola keuangan daerah semakin transparan, efektif, dan efisien, melalui upaya percepatan layanan keuangan daerah yang lebih modern dan terpercaya dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

"Bimtek ini tidak hanya memberikan pemahaman teknis mengenai tata cara penggunaan aplikasi, tetapi juga disertai Try Out langsung Sehingga para bendahara pengeluaran dan pengelola keuangan OPD dapat berlatih mengoperasikan aplikasi SP2D online secara optimal yang dibimbing langsung oleh tenaga ahli Pusdatin Kemendagri". Jelasnya pada Bimtek yang juga dihadiri Kepala Bank NTB Syariah Cabang Tente, Tenaga Ahli Pusdatin Kemendagri Irma Wibianti, Kepala OPD, Camat Se-Kabupaten Bima, bendahara pengeluaran, dan pejabat teknis terkait. (Red)
Bima - Dinamikambojo.Net, Sebanyak 700 Santri dan Santriwati yang berasal dari Taman Pendidikan Al-qur’an  (TPQ) se-kabupaten Bima Jum’at (29/08/25) tampak antusias mengikuti kegiatan Khataman massal yang merupakan ikhtiar  untuk menanamkan nilai-nilai Qur’ani kepada generasi muda yang digelar di Mesjid Agung Kabupaten Bima.

Prosesi Khataman diawali lantunan sholawat Santri/Santriwati yang dilanjutkan dengan sambutan dan arahan Wakil Bupati Bima dr.H.Irfan Zubaidy. 

Wabup yang didampingi  Staf Ahli Iwan Setiawan SE, ketua BAZNAS, Ketua MUI, Para Kepala OPD dan Kabag Lingkup Setda Kabupaten Bima menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Khataman yang mengikut sertakan para siswa-siswi dari sejumlah kecamatan tersebut. 

Terimakasih kepada para ustadz dan guru ngaji yang telah mendidik Santri/Santriwati, menanamkan nilai-nilai Qur’ani kepada generasi muda. Ungkap Wabup. 

Dirinya berharap, para pengasuh Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) senantiasa bersinergi dengan Pemerintah Daerah  dalam membentuk generasi penerus, regenerasi Qori dan Qoriah yang berprestasi dan membanggakan Kabupaten Bima di tingkat nasional bahkan internasional nantinya.

Terakhir, Wabup H. Irfan menyampaikan harapan agar khataman tersebut menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus mencintai dan mengamalkan isi Al-Qur’an, serta tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, menjadikan setiap langkahnya selalu bersama Al-Qur’an. (Red)
Bima - Dinamikambojo.Net, Pemerintah Kabupaten Bima bersama Asosiasi Dinas Kesehatan (ADINKES) Perwakilan Wilayah NTB  Kamis (28/8/2025) menggelar Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan Pencegahan dan Pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (PP-ATM) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah. 

Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy yang memimpin pertemuan tersebut dalam arahannya mengungkapkan pentingnya upaya pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS, TBC, dan malaria yang harus dilakukan secara kolaboratif lintas sektor.

“Penyakit HIV/AIDS, TBC, dan malaria bukan hanya persoalan kesehatan semata, melainkan juga berdampak sosial, ekonomi, dan kualitas hidup masyarakat kita. 

Pertemuan penguatan forum kemitraan merupakan momentum penting untuk menyatukan langkah dan memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Bima yang lebih sehat dan produktif.

Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, sektor pendidikan, dunia usaha, serta masyarakat agar upaya pencegahan dan pengendalian ini dapat berjalan lebih efektif,” Ungkap Wabup di hadapan para pejabat OPD terkait, Camat, Kepala Puskesmas dan  perwakilan Baznas.

Sementara itu, Koordinator ADINKES Perwakilan Wilayah NTB Drs. H. Rachman Sahnan Putra, M.Kes, memaparkan,  “Forum bertujuan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS, TBC, dan malaria di daerah. 

Melalui forum ini, kita ingin menyamakan persepsi, membangun kolaborasi, serta merumuskan langkah-langkah strategis yang terintegrasi dengan program pembangunan daerah". Terangnya.

Pertemuan ini menghasilkan komitmen antara lain memperkuat layanan kesehatan, meningkatkan akses masyarakat terhadap deteksi dini,  memperluas dukungan bagi pasien dan keluarga terdampak. memastikan integrasi program PP-ATM dalam perencanaan pembangunan daerah,  memperluas edukasi di sekolah-sekolah. (Red)
Bima - Dinamikambojo.Net, Prosesi pengukuhan oleh Bupati Bima Ady Mahyudi, Kamis (28/8) di Ruang Rapat Utama  Kantor Bupati Bima menandai dimulainya jajaran pengurus Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Bima masa bakti 2025-2030 mengemban amanah.

Pada pengukuhan yang juga dihadiri Wakil Bupati dr.H. Irfan, Ketua Pelaksana Harian LKKS Provinsi NTB H. Andi Purna Henderi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Fatahullah, S.Pd, para Kepala OPD terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Bima dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima Ny.Hj Anita H. Irfan serta mitra kerja LKKS. 

Bupati Bima dalam sambutannya usai mengukuhkan 30 orang pengurus LKKS menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para pengurus yang dilantik.

Bupati Ady Mahyudi mengungkapkan bahwa di tengah keterbatasan yang ada, Pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan dukungan dana untuk mendukung pelaksanaan program kerja LKKS Kabupaten Bima. Karena itu, jajaran  pengurus diharapkan dapat meningkatkan komitmen dalam bekerja untuk kesejahteraan sosial bagi masyarakat di Kabupaten Bima.  Harap Bupati.

Saat ini, Kata Bupati,  kita menghadapi kemiskinan, pengangguran, Perlindungan Lansia, disabilitas dan masalah sosial yang menuntut perhatian bersama. Oleh karena itu pengurus LKKS diharapkan dapat berperan nyata mengatasi sejumlah persoalan yang dihadapi. Untuk ini saya mengajak Pengurus LKKS Kabupaten Bima agar menyusun program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, membangun koordinasi yang solid dengan OPD terkait dan para pemangku kepentingan lainnya". Imbuhnya. 

Sebelumnya, Ketua Harian LKKS Provinsi NTB dalam sambutannya mengatakan,  LKKS ke depan diharapkan sebagai lembaga yang koordinator, mengacu kepada kerangka kerja. Nanti akan ada penguatan kapasitas bagi para pengurus LKKS Kabupaten/kota sehingga memahami tugas pokok,  fungsi dan pola kerja agar sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. 

"Ke depan, LKKS tidak boleh menjadi beban dan harus tampil menjadi lembaga yang  membangun konsolidasi, koordinasi komunikasi dan kolaborasi agar berjalan bersama sesuai dengan implementasi sesuai visi dan misi Bupati". Tutupnya. 

Sementara itu,  Ketua LKKS Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti dalam sambutannya mengatakan, " sebagai lembaga yang membangun sinergi bersama masyarakat dan lembaga lainnya, dengan semangat kebersamaan kami ingin menghadirkan program nyata, inovatif dan bermanfaat langsung bagi masyarakat. Khususnya bagi kelompok rentan dan kurang beruntung. 

Untuk itu, dalam lima  tahun ke depan,  dukungan, doa dan kerjasama semua pihak amat diperlukan agar amanat dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Dengan sinergi yang kuat, kita dapat mewujudkan Kabupaten Bima yang lebih sejahtera, berkeadilan dan berdaya saing". Terang Murni Suciyanti menutup sambutannya. (Red)
Bima - Dinamikambojo.Net, Pasca kebakaran yang melanda 14 Unit Rumah yang diantaranya sembilan unit rumah panggung dan lima unit rumah permanen yang berada di Dusun Wadu Udu Desa Ntonggu Selasa tanggal 26 Agustus 2025, pukul 17.30 WITA, dengan perkiraan kerugian mencapai Rp 1,5 milyar, Wakil Bupati Bima dr.H. Irfan Zubaidy yang didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Tajudin, SH., M.Si., Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Drs. H. Isyah, Camat Palibelo Muslim, S.Sos,M.Ap, Ketua Baznas Kabupaten Bima Drs. H. Zainuddin,M.M, Kades Ntonggu Agus Setiawan, S.E ,  dan para pejabat terkait, Jum'at (29/8)  mengunjungi lokasi terdampak bencana untuk melihat dari dekat kondisi yang dialami warga di Dusun Wadu Udu desa Ntonggu tersebut.

Tiba di lokasi, Wakil Bupati berbincang  dan menyampaikan empati atas bencana yang dialami warga dan berharap dengan kondisi yang ada warga tetap bersabar sembari pemerintah terus berupaya untuk mencari solusi terbaik bagi penanganan kebakaran tersebut. "Pemerintah Kabupaten Bima menyampaikan empati yang amat dalam terhadap para korban musibah kebakaran". Ungkap Wabup.

Terkait penanganan pasca bencana,  
Wakil Bupati menginstruksikan pejabat di kecamatan dan tingkat desa agar mengawasi dan mensosialisasikan deteksi dini bahaya bencana.

Dalam kunjungan tersebut, sejumlah bantuan diserahkan. "Meskipun nilainya tidak besar, tetapi bantuan merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah". Ungkapnya. 

Bantuan tanggap darurat yang diserahkan berupa makanan siap saji, terpal, tikar, tenda besar dan dua tenda kecil, selimut, sembako dan kebutuhan sehari-hari lainnya dari Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Bima dan uang santunan yang diberikan oleh Baznas Kabupaten Bima.

Dari Puskesmas Palibelo dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Bima memberikan bantuan sembako, pakaian layak pakai dan membuat pos pelayanan kesehatan untuk memudahkan para korban kebakaran maupun masyarakat setempat mendapatkan akses  pengecekan kesehatan dan pengobatan gratis. (Red)
Bima, - Dinamikambojo.Net, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima , Muhammad Erwin, S.IP, M.IP menghadiri rapat dengan BAPPEDA, Dikpora, Brida dan Pratisi Pendidikan terkait dengan desain dan inovasi pendidikan di Kabupatutena Bima di masa depan Jum'at (29/8/2025).

Pada Rapat tersebut Wakil ketua DPRD Bima, Muhammad Erwin menyampaikan, pendidikan merupakan pondasi utama dalam membangun Kabupaten Bima ke depan. Rapat ini harus melahirkan sebuah desain dan inovasi sistem pendidikan yg ada di kabupaten Bima yg relevan dengan perkembangan jaman saat ini. 

"Sebagai Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bima, saya memandang bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun peradaban daerah yang lebih maju dan bermartabat. Dalam era perubahan yang serba cepat ini, pendidikan tidak lagi bisa berjalan dengan pola lama yang hanya menekankan pada transfer pengetahuan, tetapi harus mengedepankan inovasi dan pembaruan berkelanjutan, disamping itu saya mendorong teman-teman Brida untu berkerja ekstra dan intens melakukan riset terhadap kekurangan dan kelemahan sistem pendidikan yang ada di kabupaten Bima dan sesegera mungkin membuat terobosan/inovasi,”ujarnya. 

Erwin menjelaskan, persiapan  generasi untuk masa depan harus dipikirkan  bersama. Karna kata dia, DPRD dan Pemda mempunyai peran penting untuk menyediakan sarana dan prasarana dibutuhkan guru maupun Siswa. 

"Inovasi pendidikan merupakan kunci untuk mempersiapkan generasi muda Bima agar mampu bersaing di tingkat regional, nasional, bahkan global. Pemerintah daerah bersama DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan tersedianya sarana dan prasarana yang memadai, peningkatan kapasitas guru, serta mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan perguruan tinggi. Dengan demikian, pendidikan di Kabupaten Bima tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh, inovatif, dan berdaya saing tinggi," jelasnya. 

Erwin menambahkan, DPRD dan Pemerintah harus mempunyai agenda yang sama dalam mewujudkan harapan guru dan Generasi saat ini guna memajukan dunia pendidikan di wilayah Kabupaten Bima. 

"Saya meyakini, bila inovasi pendidikan dijadikan agenda bersama, maka Kabupaten Bima akan melahirkan generasi penerus yang mampu membawa daerah ini menuju masa depan yang lebih baik, sejahtera, dan berkemajuan," terang Ketua DPC PPP Kabupaten Bima ini. (Red)


Kota Bima — Komitmen kuat Pemerintah Kota Bima dalam mendukung kebangkitan zakat nasional mendapatkan apresiasi tinggi dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia. Pada ajang BAZNAS Awards 2025, Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, resmi dinobatkan sebagai penerima penghargaan untuk kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia, Kamis (28/8/2025) di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara.

Selain itu, BAZNAS Kota Bima juga memperoleh apresiasi dalam ajang yang sama atas dedikasinya dalam membangun ekosistem zakat yang profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Acara penganugerahan berlangsung meriah dengan dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah pusat, kepala daerah se-Indonesia, pengurus BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, serta pegiat zakat dari berbagai lembaga dan organisasi masyarakat sipil.

Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, dalam sambutannya menegaskan bahwa penghargaan ini diberikan melalui evaluasi yang ketat. “Kami menilai komitmen pemerintah daerah tidak hanya dari kebijakan yang dibuat, tetapi juga implementasi nyata di lapangan serta keberhasilan mendorong partisipasi masyarakat dalam gerakan zakat,” ungkapnya.

Wali Kota Bima menyampaikan rasa syukur dan menganggap penghargaan ini sebagai amanah sekaligus tanggung jawab besar untuk terus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan daerah.

“Penghargaan ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi hasil kerja keras bersama Pemerintah Kota Bima, BAZNAS, dan seluruh masyarakat. Zakat bukan hanya kewajiban umat Islam, tetapi juga solusi konkret bagi persoalan sosial di tengah masyarakat. Kita akan terus memperkuat sinergi ini agar zakat benar-benar memberi dampak besar bagi kesejahteraan umat,” tegasnya.

Selama ini, Pemkot Bima melalui kolaborasi dengan BAZNAS Kota Bima telah menjalankan berbagai program sosial, mulai dari pemberdayaan ekonomi umat, pendidikan, bantuan kesehatan, hingga penanganan kebencanaan berbasis zakat. Pemerintah Kota Bima juga aktif mengedukasi masyarakat melalui kampanye sosial dan keagamaan agar semakin banyak warga yang sadar akan pentingnya menunaikan zakat, infak, dan sedekah.

Dengan penghargaan ini, Kota Bima diharapkan semakin termotivasi menjadi teladan dalam pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Ini bukan akhir, tetapi justru pelecut semangat bagi kita semua untuk memperkuat kolaborasi dengan BAZNAS, agar manfaat zakat semakin luas dirasakan oleh masyarakat Bima,” pungkas Wali Kota. (***)

Kota Bima – Dinamikambojo.Net,  Ketua LSM LKPM NTB, Amiruddin, S.Sos, menyesalkan kebijakan mutasi yang dilakukan oleh Wali Kota Bima pada 27 Agustus 2025 lalu. Salah satu sorotan tajam diarahkan kepada mutasi Kepala Puskesmas Mpunda, yang menurutnya dilakukan tanpa alasan yang jelas meski memiliki prestasi dan rekam jejak sumber daya manusia yang baik.

Amiruddin menilai, penonaktifan Kepala Puskesmas Mpunda ini mencederai semangat profesionalisme birokrasi. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan meminta Wali Kota Bima untuk meninjau kembali keputusan tersebut.

"Kalau tidak diindahkan, kami dari LKPM NTB akan turun melakukan aksi besar-besaran di kantor Pemkot Bima, BKD, dan DPRD. Bahkan kami akan melayangkan surat kepada BKN dan Mendagri," tegas Amiruddin dalam keterangannya.

Ia juga menduga kuat bahwa mutasi ini sarat dengan unsur balas dendam politik. "Mutasi ini bukan berdasarkan kinerja, tetapi ada indikasi politik balas dendam. Ini yang akan kami telusuri,” tambahnya.

Lebih lanjut, Amiruddin juga mempertanyakan transparansi terkait anggaran sebesar Rp20 miliar yang merupakan penghargaan dari APBN atas prestasi inovasi Puskesmas Mpunda. Ia menilai, pembagian anggaran tersebut harus adil dan dijadikan motivasi bagi instansi lain.

"Kami akan selidiki ke BRIDA, apakah anggaran tersebut masuk ke kas Pemerintah Kota atau langsung ke Puskesmas. Seharusnya minimal pembagiannya 50:50 karena ini anggaran negara dan bentuk penghargaan," ungkapnya.

Ia menutup dengan menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal persoalan ini hingga tuntas. Jika tidak ada respons dari pemerintah, aksi lanjutan dan pelaporan ke tingkat nasional akan dilakukan. (Red).


Kota Bima — Dinamikambojo.Net, Mutasi yang dilakukan oleh Wali Kota Bima terhadap salah satu pejabat kesehatan kembali menuai sorotan. Mantan Kepala Puskesmas Mpunda, Ibu Rita Astuti, S.Kep., Ners., M.Kes., dipindahkan dari jabatannya dan dinonaktifkan menjadi staf keperawatan tanpa penjelasan yang jelas, meskipun memiliki rekam jejak prestasi yang mentereng.

Sebelumnya, Rita pernah menjabat sebagai Kepala Puskesmas Paruga, kemudian dimutasi menjadi Kepala Puskesmas Mpunda. Selama masa kepemimpinannya, Puskesmas Mpunda mencatatkan berbagai prestasi membanggakan, termasuk meraih predikat Puskesmas Terbaik se-NTB tahun 2023, serta meraih penghargaan inovasi nasional tahun 2024 dari 10 besar nominasi.

Selain itu, Puskesmas Mpunda turut menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 20 miliar untuk Kota Bima, dan juga dinobatkan sebagai salah satu Puskesmas terbersih di antara 44 OPD di Kota Bima.

Mutasi dan keputusan non-job ini dinilai sangat tidak berdasar, mengingat latar belakang pendidikan Rita yang mumpuni dan kepemimpinannya yang sudah terbukti.

Lebih mengejutkan lagi, status golongannya yang telah mencapai IV/B, setara dengan Kepala Dinas, tidak menjadi pertimbangan dalam proses mutasi tersebut.

“perwakilan Keluarga Amiruddin, S.Sos mengatakan Kami selaku keluarga mempertanyakan apa dasar sehingga di non jobkan beliau, padahal tidak pernah ada kesalahan yang dilakukan,” ungkapnya “Kalau ini tidak ditindaklanjuti dengan bijak, kami akan melaporkan hal ini ke BKD, KASN, dan BKN,” lanjutnya.

Pihak keluarga meminta pemerintah Kota Bima membuka rekam jejak dan evaluasi kinerja Rita Astuti secara transparan, sebelum mengambil keputusan sepihak yang dapat menyinggung profesionalisme dan dedikasi aparatur sipil negara. (Red)

Kota Bima – Pemerintah Kota Bima kembali meneguhkan langkah dalam membangun tata kelola birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik melalui pelantikan dan pengambilan sumpah Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator, dan Jabatan Fungsional lingkup Pemerintah Kota Bima.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Bima ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE, didampingi Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, SH, Kasdim 1608/Bima, Sekda Kota Bima, seluruh Staf Ahli, para Asisten, Kepala OPD, Kabag, Camat, hingga Lurah se-Kota Bima.

Acara diawali dengan pembacaan doa bersama, dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan Wali Kota oleh BKPSDM, dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota. Usai itu, dilakukan penandatanganan berita acara serta kontrak kinerja pejabat yang dilantik, sebagai bentuk komitmen terhadap tanggung jawab jabatan.

Dalam sambutan dan arahannya, Wali Kota Bima menegaskan bahwa pelantikan hari ini tidak boleh dipandang sekadar seremonial rutin, melainkan sebuah momentum penting dalam menggerakkan roda birokrasi Kota Bima agar semakin efektif, disiplin, dan berintegritas.

 “Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan hari ini adalah bagian dari ikhtiar kita untuk meneguhkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik,” tegas Wali Kota.

Lebih jauh, Wali Kota mengingatkan bahwa jabatan yang diemban bukanlah hadiah, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan saja di hadapan masyarakat, tetapi juga di hadapan Allah SWT.

 “Jabatan adalah amanah. Jangan pernah melihatnya sebagai hasil suka atau tidak suka, atau sebagai buah dari kepentingan politik. Tidak ada politik dalam pelantikan ini, tidak ada kepentingan kelompok atau golongan. Yang ada hanyalah kebutuhan organisasi untuk memastikan bahwa setiap kursi birokrasi ditempati oleh orang yang tepat, di waktu yang tepat, dan untuk tugas yang tepat,” ujar Wali Kota penuh penekanan.

Wali Kota juga menegaskan bahwa mutasi dan rotasi yang dilakukan kali ini merupakan yang pertama di masa kepemimpinannya, dan tujuannya murni untuk mendorong agar “gerbong birokrasi” Kota Bima bergerak semakin cepat, solid, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan pula bahwa setiap pejabat harus menyadari bahwa dirinya adalah abdi negara yang siap ditempatkan di mana saja.

 “Bapak dan Ibu sekalian adalah abdi negara, bukan pejabat yang bisa memilih posisi sesuai keinginan. Kita dituntut untuk siap ditempatkan di manapun, selama itu untuk kepentingan masyarakat. Tugas kita adalah menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Di hadapan seluruh pejabat yang baru dilantik, Wali Kota mengingatkan bahwa ini adalah awal dari babak kerja keras yang baru. Jabatan tidak boleh dimaknai sebagai sarana memperkaya diri, melainkan sebagai ladang pengabdian demi kesejahteraan rakyat.

Wali Kota menyadari bahwa keputusan rotasi dan mutasi ini tentu tidak bisa memuaskan semua pihak. Namun, ia mengajak seluruh jajaran untuk menilai keputusan ini dengan jernih.

 “Saya sadar, melalui keputusan hari ini pasti ada pihak yang merasa kurang puas. Namun sekali lagi saya tegaskan, bahwa saya dan Pak Wakil hanyalah manusia biasa. Keputusan ini sudah kami pertimbangkan dengan sungguh-sungguh demi kebutuhan organisasi. Biarlah waktu yang akan membuktikan hasilnya,” kata Wali Kota menegaskan.

Lebih lanjut, Wali Kota menekankan bahwa ke depan akan dilakukan evaluasi kinerja secara triwulanan, sesuai dengan kontrak kinerja yang telah ditandatangani. Evaluasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen penting untuk memastikan seluruh pejabat yang diberi amanah benar-benar bekerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan orientasi pada pelayanan publik.

Menutup sambutannya, Wali Kota menyampaikan doa dan harapan agar seluruh pejabat yang dilantik dapat menjaga amanah dengan penuh keikhlasan.

 “Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita, memberikan kekuatan dan keikhlasan, sehingga kita mampu menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya. Mari kita buktikan bersama bahwa birokrasi Kota Bima adalah birokrasi yang profesional, netral, disiplin, dan penuh integritas, demi kemajuan Kota Bima tercinta,” pungkasnya. (***)

Bima - Dinamikambojo.Net, Bupati Bima yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Fatahullah, S.Pd Selasa (26/8) Menghadiri Peringatan Hari Kemanusiaan Sedunia  yang mengusung tema, "Pertukaran Pengetahuan Humanitarian  - Development-Peace Nexus: Perempuan Berdaya untuk Perdamaian Berkelanjutan" di Ballroom Hotel Marina Inn Kota Bima.

Dalam kegiatan yang merupakan kemitraan Korea International Cooperation Agency/Badan Kerjasama Internasional Korea (KOICA), Kerajaan Belanda dan UN Women tersebut Fatahullah dalam sambutannya memaparkan, Peringatan Hari Kemanusiaan tahun ini ditujukan untuk menghormati para pekerja kemanusiaan yang membantu orang lain dalam situasi kedaruratan, solidaritas sosial aksi kemanusiaan bagi orang-orang yang terkena dampak konflik.

Pada peringatan yang turut dihadiri para Kepala OPD terkait di lingkungan pemerintah Kota dan Kabupaten Bima serta pegiat kemanusiaan tersebut, Fatahullah mengungkapkan,  Perempuan memilikki peran sentral dalam kehidupan sosial dan perdamaian. 

Perempuan merupakan agen perubahan yang mampu menggerakkan perubahan, merawat harmoni dan memperkuat solidaritas. Oleh karena itu, keberadaan perempuan bukan hanya soal kesejahteraan,  tetapi juga strategi pembangunan dan perdamaian yang berkelanjutan". Imbuhnya. 

Sementara itu, Zilla Boyer, Sekretaris II Kedutaan Besar Belanda di Indonesia mengungkapkan,  "Hari Kemanusiaan Sedunia merupakan waktu untuk kembali melakukan refleksi.   "Inilah saatnya kita memberikan penghormatan kepada mereka yang mendedikasikan diri untuk melindungi dan menguatkan masyarakat di masa-masa sulit. 

Namun ini juga saat untuk menatap ke depan ketika kita berbicara tentang keterkaitan antara kemanusiaan, pembangunan dan perdamaian.

Ditambahkan Zilla,  kisah di Bima memberikan pelajaran yang lebih nyata karena kita bisa melihat, ketika perempuan kuat,  masyarakat juga akan menjadi kuat. Demikian halnya ketika pemuda dilibatkan dilibatkan, perdamaian menjadi lebih berkelanjutan". Terangnya.

Pada kesempatan tersebut,  Laode M. Thalib, Perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia mengungkapkan, Kementerian Koordinator PMK mendorong gerakan bukan hanya dalam bencana alam tetapi pada segala potensi yang menyebabkan krisis kemanusiaan,  perubahan iklim dan konflik yang menyebabkan kerentanan Sosial.

Kemenko PMK memberikan apresiasi kepada UN Women yang selama ini telah bekerjasama membangun dan mengedukasi. Kita  berharap koordinasi ini tetap terbangun dan Bima menjadi bagian dari program desa tangguh". Ungkapnya. (Red)

Kota Bima — Dinamikambojo.Net, Dalam upaya memperkuat penyaluran zakat dan memastikan tepat sasaran, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima bersilaturrahmi  bersama Dinas Sosial dan Dinas Pertanian Kota Bima.

Ketua BAZNAS Kota Bima, H. A. Latif, S.PdI, menyampaikan bahwa pertemuan silaturrahmi ini merupakan tindak lanjut dari anjuran pemerintah pusat dan daerah mengenai pentingnya sinergi antar lembaga, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat.

“Sinergitas ini penting agar data yang digunakan BAZNAS akurat, baik dalam penyaluran zakat maupun program bantuan. Zakat berasal dari berbagai sumber, seperti hasil pertanian, perdagangan, serta zakat yang dibayarkan oleh ASN di Kota Bima,” ujar H. Latif.

Dalam pertemuan silaturrahmi tersebut, Dinas Sosial diminta untuk menyajikan data terbaru mengenai masyarakat miskin ekstrem, sementara Dinas Pertanian berperan dalam memberikan data petani—baik individu maupun kelompok—yang potensial menjadi muzakki

Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat basis data dan mempercepat penyaluran bantuan zakat yang lebih efektif, adil, dan merata di Kota Bima. (Red)


Kota Bima - Dinamikambojo.Net, Pemerintah Kota (Pemkot) Bima memangkas anggaran sejumlah OPD dalam pembahasan APBD perubahan 2025 bersama tim Badan Anggaran DPRD, Jum'at 22 Agustus 2025, disampaikan juru bicara Badan Anggaran DPRD Kota Bima, Haerul Yasin saat membacakan Laporan Banggar terhadap Raperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bima Tahun Anggaran 2025.

Setelah diuraikan dari gambaran umum Perubahan APBD Kota Bima adanya lingkaran yang signifikan pada alokasi belanja di sejumlah OPD.

Berdasarkan laporan tim Badan Anggaran DPRD, beberapa dinas mengalami kenaikan anggaran, sementara yang lain mengalami pemangkasan.

Perubahan paling mencolok terlihat pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, di mana belanjanya mengalami kenaikan drastis sebesar 114,38%. Peningkatan signifikan lainnya terjadi pada Dinas Lingkungan Hidup dengan peningkatan belanja sebesar 34,07% dan Dinas Perhubungan sebesar +25,70%.

Sebaliknya, beberapa dinas harus mengalami pemangkasan anggaran yang cukup tajam. Dinas Tenaga Kerja menjadi yang paling terpengaruh dengan penurunan belanja sebesar -32,9%. 

Pemangkasan signifikan juga terjadi pada Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) sebesar -19,80% dan Satuan Polisi Pamong Praja sebesar -17,84%. Selain itu, terdapat sejumlah OPD lain yang belanjanya juga mengalami penurunan, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 15,87%,  RSUD Kota Bima -7,29%., Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga -3,62%.

Kemudian Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik -3,24% jadi Secara Secara, pendapatan daerah Kota Bima mengalami penurunan sebesar Rp7,61 miliar, sementara belanja daerah juga turun sebesar Rp36,63 miliar. Perubahan ini menghasilkan defisit sebesar Rp24,04 miliar yang ditutupi oleh pembiayaan daerah. 

Walau terjadi pemangkasan, berdasarkan hasil pembahasan yang telah uraikan, disampaikan pula pendapat akhir dari masing-masing fraksi DPRD Kota Bima terhadap proses pembahasan Raperda APBD Perubahan 2025, dimana seluruh fraksi di Dewan menyetujui dengan sejumlah catatan.

Untuk informasi, sesuai hasil pembahasan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bima bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kota Bima terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Kota Bima Tahun Anggaran 2025, pada kesempatan ini dapat kami sampaikan keadaan Pendapatan, Belanja, dan Pembiayaan Daerah Kota Bima.

Pendapatan Rp 1.069.563.691.874,00 dengan rincian Pendapatan Asli Daerah Rp 97.257.395.984, pendapatan transfer Rp 945.981.774.597.

Lain-lain pendapatan yang sah Rp 26.324.521.293 sementara belanja  Rp 1.093.608.326.215 dan surplus/defisit Rp 24.044.634.341.

Paripurna DPRD dipimpin Ketua DPRD, Syamsurih dan didampingi Wakil Ketua, Rian Kusuma Permadi serta dihadiri Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan.(red)

Kota Bima - Dinamikambojo.Net, Penyampaian Laporan Banggar terhadap Raperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bima Tahun Anggaran 2025 yang dibacakan  Haerun Yasin, SH. M.Ec.

Dilanjutkan dengan pengambilan keputusan DPRD Kota Bima dibacakan oleh Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bima Bpk. Siswadi, S.Si, M.Ak, CRMO.

Dilanjutkan penyampaian pendapat akhir Wali Kota Bima tentang Raperda Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bima Tahun Anggaran 2025 dibacakan oleh Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH.

Rapat di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH, didampingi Wakil Ketua II M Ryan Kusuma Permadi, SH.

Rapat yang juga dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Bima, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima, Asisten, Staf Ahli dan Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Bagian dan Kepala Kantor Lingkup Pemerintah Kota Bima, Ketua dan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU), Camat dan Lurah se-Kota Bima; Ketua MUI, Pimpinan Perguruan Tinggi, Organisasi Kemasyarakatan, Partai Politik, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat.

Dalam Penyampaian Laporan Banggar DPRD Kota Bima sampaikan, Pemerintah Kota Bima terus menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. Sebagai langkah strategis, Pemerintah Kota Bima telah mengajukan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kota Bima untuk dibahas dan disetujui.

Pengajuan perubahan ini merupakan respons proaktif pemerintah terhadap dinamika serta tuntutan percepatan pembangunan yang menjadi harapan warga. Menurut pemerintah, perubahan APBD adalah wujud tanggung jawab untuk menyesuaikan anggaran dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat terkini.

Langkah ini sejalan dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, yang mengamanatkan penyesuaian anggaran sesuai perubahan keadaan. Selain itu, kebijakan ini juga didukung oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2024 sebagai pedoman penyusunan APBD.

Guna memastikan alokasi anggaran berjalan optimal, Wali Kota Bima telah mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD 2025. Raperda ini bertujuan untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan masyarakat dan memastikan pelayanan publik berjalan lebih efektif.

Menanggapi usulan tersebut, Badan Anggaran DPRD Kota Bima telah melakukan pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Pembahasan ini menjadi tahapan krusial untuk memastikan setiap usulan anggaran yang dibuat benar-benar tepat sasaran dan terfokus pada kepentingan publik.

Dalam sidang tersebut, telah disampaikan hasil pembahasan terkait kondisi Pendapatan, Belanja, dan Pembiayaan Daerah Kota Bima. Hasil ini akan menjadi dasar utama dalam penetapan Perubahan APBD 2025, yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.

Sesuai hasil pembahasan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bima bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kota Bima terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Kota Bima Tahun Anggaran 2025, pada kesempatan ini dapat kami sampaikan keadaan Pendapatan, Belanja, dan Pembiayaan Daerah Kota Bima.

Pendapatan Rp 1.069.563.691.874,00 dengan rincian Pendapatan Asli Daerah Rp 97.257.395.984, pendapatan transfer Rp 945.981.774.597.

Lain-lain pendapatan yang sah Rp 26.324.521.293 sementara belanja  Rp 1.093.608.326.215 dan surplus/defisit Rp 24.044.634.341.

Setelah diuraikan dari gambaran umum Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bima Tahun Anggaran 2025 mencatat adanya lingkaran yang signifikan pada alokasi belanja di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Berdasarkan laporan Badan Anggaran DPRD, beberapa dinas mengalami kenaikan anggaran, sementara yang lain mengalami pemangkasan.

Perubahan paling mencolok terlihat pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, di mana belanjanya mengalami kenaikan drastis sebesar 114,38%. Peningkatan signifikan lainnya terjadi pada Dinas Lingkungan Hidup dengan peningkatan belanja sebesar 34,07% dan Dinas Perhubungan sebesar +25,70%.

Berdasarkan hasil pembahasan yang telah uraikan, disampaikan pula pendapat akhir dari masing-masing fraksi DPRD Kota Bima terhadap proses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Bima Tahun Anggaran 2025 hingga tercapai kesepakatan bersama dalam Rapat Anggaran DPRD Kota Bima, dimana seluruh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bima menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. yang mana ini lahir dari intensif yang dilakukan oleh Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), ujarnya

Lanjutnya, Persetujuan ini menunjukkan komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif dalam mendorong pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun meskipun menyetujui, beberapa fraksi memberikan catatan penting.(Red)

Bima - Dinamikambojo.Net, Program unggulan “Selasa Menyapa” di Kecamatan Palibelo pada hari kedua Rabu (20/8) menghadirkan layanan terpadu lintas perangkat daerah tujuan mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat.  

Kegiatan diawali dengan kegiatan Bima Bermuhasabah (Sholat Tahajud, Dzikir, dan Tafakur) Sholat Subuh berjamaah di Masjid Albrar Desa Bre.

Usai shalat subuh,  dilanjutkan dengan jalan sehat bersama. Pada pukul 09.00 Wita, Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy melakukan kunjungan ke sejumlah titik kegiatan, di antaranya rabat gang desa di Desa Bre, Penanaman pohon di lapangan  Desa Bre, Pemasangan  Jamban Sehat yang berada disekitar Lapangan Bre. 

Bupati dan rombongan selanjutnya melihat dari dekat pelayanan kesehatan ternak dan vaksinasi hewan di belakang lapangan Desa Bre. Pada jam 10.00 Wita, kemudian  masyarakat dilayani langsung oleh berbagai OPD dan mitra strategis yang mencakup,  pelayanan kesehatan (ibu hamil, balita, remaja, lansia, donor darah, khitanan gratis, penyuluhan gizi dan kesehatan gigi), layanan promotif dan preventif (penyuluhan, deteksi dini, imunisasi) oleh Dinas Kesehatan dan dinas terkait. 

Kegiatan lain,  Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang verifikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik), layanan Konsultasi Aplikasi Kependidikan,  Pelayanan Administrasi kependudukan (perekaman e-KTP, penerbitan KK, akta kelahiran, KIA) oleh  Dinas Dukcapil. Layanan perizinan usaha dan sertifikasi UMKM, Pelayanan sosial, keagamaan, konsultasi keluarga SAMARA, dan story telling Shiroh Nabi, Gerakan Pangan Murah, Perpustakaan Keliling, serta pelayanan PLN “Bima Bersinar”. 

Pelayanan berbayar, seperti pajak kendaraan bermotor (Samsat keliling), PBBP2 dan BPHTB, serta layanan PBG/SLF, pelayanan dari mitra strategis, termasuk perbankan, BUMN, kampus, dan lembaga lain. Dan kesemua dari layanan tersebut dilayani dari pagi hingga menjelang Sore hari oleh dinas yang berkaitan dengan layanan-layanan tersebut.

Kegiatan ditutup pada jam 13.30 Wita ditandai dengan  peresmian prasasti Selasa Menyapa oleh Bupati Bima di halaman Kantor Desa Belo. (Red)
Bima - Dinamikambojo.Net, Dalam agenda pemerintahan yang sarat makna sosial dan keagamaan, Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, menghadiri kegiatan Jum’at Khusu’ di Masjid Babussalam Desa Piong, Kecamatan Sanggar, Jumat ( 22/8).

Kehadiran Wakil Bupati yang didampingi oleh Camat Sanggar dan Unsur Muspika Kecamatan Sanggar menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi serta mendekatkan pemerintah daerah dengan masyarakat setempat.

Wakil Bupati Bima yang juga menjadi Khatib dalam Jum'at Khusu' tersebut dalam khutbahnya menyampaikan,  “manusia dengan segala keterbatasannya tidak pernah terlepas dari campur tangan Allah dalam setiap urusannya."

"Sesungguhnya sabar dan shalat merupakan jalan agar Allah senantiasa ada dan turut campur tangan dalam urusan manusia". Lanjutnya

Usai menjalankan Shalat Jum'at, Wakil Bupati berharap agar kegiatan ini menjadi tradisi baik yang dapat memperkuat harmoni, mendukung pembangunan desa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Sanggar. (Red)
Kota Bima – Dinamikambojo.Net, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kota Bima di bawah kepemimpinan Hj. Suharni, SE kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang lomba yang diselenggarakan oleh BKKBN Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 tahun 2025.

Melalui kerja keras dan sinergi yang solid, Kota Bima berhasil meraih juara pada tiga kategori lomba yang dilaksanakan oleh Tim Kerja Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB/KR). Dua jenis apresiasi utama diberikan tahun ini, yakni Apresiasi Klinik Swasta dan Role Model Tempat Praktek Mandiri Bidan (TPMB) serta Apresiasi Lomba Kelompok KB Pria.

Berikut daftar prestasi yang berhasil diraih Kota Bima, Juara 1 Apresiasi Klinik Swasta: Klinik Salmah Husada, Kota Bima, Juara 3 Role Model Tempat Praktek Mandiri Bidan (TPMB): TPMB Astuti dan Juara 2 Apresiasi Kelompok KB Pria: Kelompok KB Pria Sirsak

Kepala DP2KB Kota Bima, Hj. Suharni, SE menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas dedikasi semua pihak yang telah terlibat, khususnya Bidang Keluarga Berencana selaku pelaksana teknis kegiatan dan para Penyuluh Keluarga Berencana (PKB/PLKB) yang telah berkontribusi secara maksimal.

Prestasi ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen kita bersama dalam membangun keluarga yang berkualitas di Kota Bima. Saya berharap capaian ini tidak membuat kita cepat puas, namun menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat di tahun-tahun berikutnya," ujar Hj. Suharni.

Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa program-program Keluarga Berencana di Kota Bima terus berkembang dan berdampak positif bagi masyarakat. (Red)


Mataram - Dinamikambojo.Net, BAZNAS Kota Bima turut ambil bagian dalam acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) yang bertajuk "Rumah Layak Huni MAHYUNI) dan Z-Kup" serta zakat perusahaan oleh Bank NTB Syariah. Hadir dan sekaligus membuka kegiatan Rakernis oleh Gubernur NTB yang berlangsung di Lombok Astoria Hotel, Mataram.

Ketua BAZNAS Kota Bima, H. A. Latif, S.Pdi pada media ini mengatakan Rakernis ini menjadi ajang penting untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat, terutama dalam hal penyediaan tempat tinggal yang layak dan pemanfaatan zakat perusahaan untuk kesejahteraan umat.

Selain itu, kegiatan ini juga mengarah pada peningkatan sinergi antara lembaga zakat dan sektor perbankan syariah dalam memberdayakan masyarakat.

Dalam acara tersebut, BAZNAS Kota Bima juga memaparkan berbagai program yang telah dilakukan dalam memberikan bantuan rumah layak huni bagi masyarakat miskin serta upaya penggalangan zakat dari berbagai pihak, termasuk perusahaan.

Selain itu, dibahas pula tentang program Z-Kup yang dapat menjadi solusi bagi masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup melalui akses zakat yang lebih mudah dan cepat.

Adapun Tujuan BAZNAS memberikan rumah layak huni dan Z-KUP adalah untuk meningkatkan kesejahteraan umat, mengentaskan kemiskinan, dan mengurangi ketimpangan sosial dengan menyediakan tempat tinggal yang aman, nyaman, serta memenuhi kebutuhan dasar bagi masyarakat miskin dan mustahik, sekaligus memberdayakan mereka untuk hidup lebih mandiri dan layak.

Lanjut kata H. Latif, rincian tujuannya untuk Meningkatkan Kesejahteraan dan Kualitas Hidup, Memberikan rumah yang kokoh dan layak huni bertujuan agar keluarga mustahik memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, nyaman, dan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan.

Selanjutnya Mengurangi Kemiskinan,
Program rumah layak huni merupakan salah satu upaya BAZNAS dalam strategi pengentasan kemiskinan, di mana zakat dan donasi digunakan untuk memberikan solusi jangka panjang bagi masalah perumahan.

Kemudian Mewujudkan Keadilan Sosial, Dengan menyediakan rumah bagi masyarakat miskin dan mustahik, BAZNAS berupaya mengurangi ketimpangan sosial dan membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan adil.

Memberdayakan Masyarakat,
Program ini tidak hanya memberikan bantuan konsumtif, tetapi juga berorientasi pada pemberdayaan masyarakat agar mereka lebih mandiri dan dapat merasakan manfaat jangka panjang.

Memberikan Harapan Baru,
Rumah yang layak huni dapat memberikan harapan baru dan semangat bagi penerima manfaat untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi keluarga mereka. Serta
Memenuhi Kebutuhan Dasar
Program ini memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat, terutama kebutuhan akan tempat tinggal yang layak, dapat terpenuhi dengan baik.

Diharapkan, dari hasil Rakernis ini BAZNAS Kota Bima dan instansi terkait lainnya dapat terus meningkatkan kerja sama dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera, dengan rumah yang layak huni serta bantuan zakat yang tepat sasaran. (Red). 


Kota Bima - Dinamikambojo.Net, Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE menghadiri sekaligus membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam wadah Forum Satu Data Kota Bima yang berlangsung di Aula Kantor Bappeda Kota Bima, Kamis (21/08/2025).

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan pentingnya keberadaan data yang valid dan terintegrasi sebagai pondasi dalam menyusun kebijakan serta menjalankan program pembangunan di Kota Bima.

“Data ini sangat penting dan merupakan pondasi. Tanpa data, program apapun yang dilakukan akan kehilangan arah dan tidak tepat sasaran. Sebanyak apapun anggaran yang dimiliki tidak akan bermanfaat kalau tidak didukung oleh data yang akurat,” ungkapnya.

H. A.Rahman mengungkapkan, kondisi tingkat kemiskinan di Kota Bima dan tingkat pengangguran yang berada di angka 3,27 persen. Menurutnya, angka-angka ini harus terpusat dalam satu sistem data yang dikelola dengan baik agar menjadi acuan dalam setiap pengambilan kebijakan.

Lebih lanjut, Wali Kota mengapresiasi terselenggaranya FGD Forum Satu Data sebagai langkah strategis untuk menyatukan visi dalam penanganan berbagai permasalahan daerah. Ia juga menghimbau kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera mengumpulkan data dari masing-masing instansi untuk diserahkan kepada Dinas Kominfotik.

“Saya berpikir kepentingan daerah ini tidak akan bisa dijalankan tanpa data yang sesuai. Jadikan data itu sebagai dasar perencanaan dan penganggaran. Setelah rapat ini, tentukan arah dan target kerja yang jelas,” tandasnya.

H. A.Rahman bahkan menekankan komitmen tegas dengan meminta agar setiap kepala dinas benar-benar serius dalam mengelola data. Ia menegaskan, setelah rotasi jabatan nanti, akan ada kontrak kerja yang menjadi ukuran kinerja para pejabat.

“Saya siap mencopot kepala dinas yang tidak menjalankan tugas sesuai aturan. Karena itu, saya harap semuanya menyikapi ini dengan sebaik mungkin. Tolong data disiapkan dan segera dikumpulkan,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota berharap Forum Satu Data Kota Bima menjadi wadah komitmen bersama untuk memastikan setiap program pembangunan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Ini semua adalah bentuk kepedulian kita. Dengan komitmen yang kuat dan data yang sesuai sistem, kita bisa menuntaskan persoalan-persoalan daerah dengan tepat sasaran,” pungkasnya. (Red)

Kota Bima - Dinamikambojo.Net, Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kelurahan Sarae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, menyelenggarakan lomba kebersihan lingkungan tingkat kelurahan. Sebagai bentuk apresiasi, hadiah diberikan kepada para pemenang lomba pada Rabu pagi (20/8/2025) di kantor Kelurahan Sarae.

Acara penyerahan hadiah dihadiri langsung oleh Lurah Sarae Oka Budiman, S.Pd, Ketua LPM, Ketua Karang Taruna, para ketua RT/RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta warga masyarakat.

Dalam sambutannya, Lurah Sarae menyampaikan bahwa hadiah diberikan kepada juara 1 hingga 5, dengan total nilai hadiah sebesar Rp5.000.000. Dana tersebut berasal dari kolaborasi antara pemerintah kelurahan dan Karang Taruna.

“Juara 1 sampai 5 ini mendapatkan hadiah uang tunai. Dana 5 juta rupiah ini merupakan dukungan dari pemerintah kelurahan bekerja sama dengan Karang Taruna,” jelas Oka Budiman.

Lomba kebersihan ini tidak hanya bertujuan menyemarakkan peringatan kemerdekaan, namun juga sebagai bentuk dukungan terhadap program BISA (Bima Sehat dan Aman) yang digagas oleh Pemerintah Kota Bima.

“Kita di kelurahan tetap mendukung apapun program Pemkot Bima, termasuk menjaga kebersihan lingkungan,” tambahnya.

Ia juga berharap kegiatan ini dapat memicu semangat dan kesadaran masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, tidak hanya saat lomba berlangsung.

“Semoga ini menjadi awal dari budaya hidup bersih yang terus terjaga di lingkungan kita,” pungkasnya. (Red)