Bima – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bima, Muh. Erwin, S.IP., M.IP., menyerahkan bantuan berupa mesin pompa air kepada masyarakat Dusun Ndanondere dan Dusun Rasa Bou, Desa Bajo, Kecamatan Soromandi, Senin (26/1/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk silaturahmi sekaligus respons atas kebutuhan mendasar warga akan akses air bersih.
Meski menjadi kunjungan perdana dan tanpa latar belakang kepentingan politik maupun basis elektoral di wilayah tersebut, kehadiran Muh. Erwin disambut hangat dan penuh antusias oleh masyarakat. Kegiatan ini turut dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur Pemerintah Desa Bajo yang diwakili oleh Kepala Dusun Ndanondere.
Dalam sambutannya, Muh. Erwin menegaskan bahwa kehadirannya murni sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kemanusiaan sebagai wakil rakyat.
“Saya datang bukan karena suara atau kepentingan politik, tetapi karena saya percaya tugas wakil rakyat adalah hadir dan membantu ketika masyarakat membutuhkan, terutama dalam hal kebutuhan dasar seperti air bersih,” ujar Erwin.
Ia menambahkan bahwa persoalan air bersih tidak boleh dipandang sebagai isu biasa, melainkan sebagai hak dasar warga yang harus diperjuangkan bersama.
“Air adalah sumber kehidupan. Ketika masyarakat kesulitan air, itu adalah persoalan kemanusiaan yang tidak boleh ditunda, baik melalui kebijakan maupun bantuan pribadi,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan masyarakat Dusun Ndanondere menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, mesin pompa air tersebut sangat berarti bagi warga yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih.
“Kami sangat terharu. Di saat banyak politisi hanya datang dengan janji, Pak Erwin justru hadir membawa solusi. Bagi kami, pompa air ini adalah napas kehidupan, baik untuk air minum maupun air wudhu,” ungkap perwakilan warga.
Acara diakhiri dengan penyerahan mesin pompa air secara simbolis kepada perwakilan masyarakat dua dusun. Warga berkomitmen untuk menjaga dan memanfaatkan bantuan tersebut secara kolektif demi kepentingan bersama.
“Kami berjanji akan menjaga amanah ini dan menggunakannya untuk kepentingan seluruh masyarakat Dusun Ndanondere dan Dusun Rasa Bou,” tutupnya. (Red)

Kota Bima - Dinamikambojo.Net, Wali Kota Bima H A Rahman H Abidin, S.E didampingi Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bima Drs Supratman, M.AP melakukan audiensi bersama Warga Kelurahan Sambinae Kecamatan Mpunda yang berlangsung di Aula Parenta Kantor Wali Kota Bima.
Dalam pembahasan terkait keluhan warga di Perumnas Sambinae tersebut, hadir juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bima Didi Fahdiansyah, S.T., M.T, Camat Mpunda Hj Nurwahidah, S.H serta Lurah Sambinae Drs Amiruddin, S.E.
Perwakilan warga perumnas menyampaikan beberapa hal meliputi persoalan kelangkaan air bersih, pengadaan pompa air yang menjadi kebutuhan utama masyarakat hingga titik pengeboran air baru yang lebih efektif sesuai jarak lokasi kebutuhan air diwilayah perumnas sambinae.
"Kami juga berharap permasalahan aspal jalan yang layak dan penerangan jalan yang memadai dapat dicarikan jalan keluar". Ungkap Herman S.Pd
Jumlah dropping air bersih yang dirasa belum memenuhi kebutuhan warga menjadi kendala yang juga disampaikan oleh warga kelurahan sambinae.
Menanggapi hal tersebut, H A Rahman menekankan dinas teknis yaitu DPUPR Kota Bima untuk segera menindaklanjuti dan mencarikan solusi guna menuntaskan permasalah krisis air bersih yang sudah lama dialami oleh warga perumahan sambinae.
"Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat. Dan penanganan terhadap kondisi perumahan sambinae akan mempengaruhi penilaian kontrak kinerja terhadap dinas terkait." Tegas Wali Kota yang akrab disapa Aji Man.
Wali Kota Bima juga mengungkapkan penyelesaian hingga tuntas dan sampai keakar persoalan akan dilakukan guna menyikapi masalah di perumahan sambinae.
"Saya akan bertemu dengan Bupati Bima dan PDAM Bima dalam upaya penanganan masalah ini. Rencana pengeboran air sebagai antisipasi darurat akan menjadi pertimbangan pada APBDP 2025. Saya minta dinas PU dapat terjun langsung meninjau dan mengevaluasi lokasi rencana pengeboran. Persoalan air di Perumahan Sambinae harus tuntas". Ujar Wali Kota. (Red)
Dalam dialog tersebut, Annas Perwakilan warga BTN Sambinae mengeluhkan kerusakan mesin pompa yang menyebabkan distribusi air terhenti total selama 20 hari terakhir. Menanggapi hal tersebut, Walikota Bima langsung menghubungi Kepala Dinas PUPR Kota Bima dan memastikan bahwa mesin pompa pengganti sudah tersedia dan sedang dalam proses pengiriman ke lokasi.
Tidak hanya itu, warga juga meminta adanya pengeboran titik air baru di kawasan BTN Sambinae untuk mengatasi permasalahan jangka panjang. Menanggapi usulan tersebut, Walikota menyatakan akan mengecek kembali alokasi dana pokok-pokok pikiran (pokir) yang pernah dia perjuangkan saat masih menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi NTB.
Walikota Bima mengaku terkejut mengetahui bahwa distribusi air telah terhenti selama lebih dari dua minggu tanpa ada laporan resmi yang masuk sebelumnya. Ia menyayangkan hal tersebut dan berharap agar warga lebih aktif menyampaikan keluhan secara langsung ke pemerintah daerah.
Sebagai langkah cepat, Walikota juga menyampaikan komitmennya untuk mendisposisikan bantuan air bersih dari dinas-dinas terkait guna memenuhi kebutuhan warga dalam waktu dekat.
“Saya akan atensi khusus soal mesin pompa yang dibeli Dinas PUPR, dan segera kita tindak lanjuti agar masyarakat tidak lagi kesulitan air,” tegas Walikota.
Pertemuan ini diakhiri dengan harapan adanya sinergi yang lebih baik antara warga dan pemerintah dalam menyikapi persoalan-persoalan krusial di masyarakat, terutama yang menyangkut kebutuhan dasar seperti air bersih. (Red)

Kota Bima - Dinamikambojo.Net, Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE menggelar silaturahmi sekaligus audiensi bersama warga Kelurahan Dara yang berlangsung di Aula Parenta, Kantor Wali Kota Bima, pada Rabu (20/08/2025). Pertemuan ini menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dengan masyarakat terkait sejumlah persoalan yang berkembang di lingkungan Kelurahan Dara, di antaranya pemagaran jalan lingkar Amahami, permasalahan distribusi air bersih, hingga penataan pedagang kaki lima (PKL).
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menegaskan bahwa pemerintah kota senantiasa membuka ruang komunikasi dengan warga agar setiap kebijakan yang dijalankan sejalan dengan kebutuhan masyarakat.
Terkait pemagaran jalan lingkar Amahami, Wali Kota Bima menjelaskan bahwa upaya tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas serta memperindah wajah kota. Ia menambahkan bahwa pemerintah tetap memperhatikan akses masyarakat dan akan mencari solusi terbaik agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi warga sekitar.
Menyangkut masalah tanah masyarakat yang masih bermasalah di Kelurahan Dara, Wali Kota menyampaikan bahwa pemerintah akan menindaklanjuti persoalan tersebut melalui koordinasi lintas instansi terkait. Ia juga menekankan pentingnya penanganan masalah tanah secara hati-hati dan sesuai aturan agar tidak menimbulkan konflik baru.
Sementara itu, mengenai masalah air yang kerap menjadi keluhan warga, Wali Kota menegaskan bahwa pemerintah sedang berkoordinasi dengan PDAM untuk meningkatkan kualitas layanan dan distribusi air bersih di wilayah Kelurahan Dara maupun kelurahan lainnya.
Isu penataan pedagang kaki lima (PKL) juga mendapat perhatian serius, Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk menata PKL secara bijak tanpa mengurangi ruang mata pencaharian warga, namun tetap menjaga estetika kota dan kenyamanan masyarakat umum.
Wali Kota Bima menutup pertemuan dengan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga kondusifitas, memperkuat semangat gotong royong, dan mendukung setiap program pembangunan.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar Kota Bima bisa maju, tertib, dan sejahtera,” pungkasnya. (Red)
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima, Gufran, menyampaikan bahwa kelurahan terdampak kekeringan antara lain Kelurahan Dara, Tanjung, Melayu, Pane, Panggi, dan Rontu.
“Sejak April kekeringan sudah mulai dirasakan. Namun dalam beberapa bulan terakhir, permintaan air bersih dari warga semakin meningkat. Kami harus melakukan droping air hampir setiap hari,” ujar Gufran pada Kamis (14/8).
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, BPBD Kota Bima melakukan distribusi air bersih dengan dukungan dari berbagai instansi seperti Dinas Sosial, Bagian Umum Setda, Bank NTB, Pemadam Kebakaran (Damkar), Polri, dan Brimob.
Tak hanya melayani Kota Bima, air bersih dari sumber milik BPBD juga turut disuplai ke wilayah Kabupaten Bima. “Air dari sumber BPBD bahkan diambil langsung oleh Polres Bima dan Bank NTB Cabang Woha untuk membantu warga di daerah mereka,” jelas Gufran.
Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan air bersih dan menjaga sumber air yang ada, sembari berharap sinergi lintas sektor terus terjaga dalam menghadapi dampak kekeringan yang diprediksi masih akan berlangsung hingga akhir musim kemarau. (Red)
Kota Bima - Pergeseran anggaran diduga menghambat perbaikan mesin pompa air yang melayani kebutuhan ratusan warga di BTN Sambinae, oleh UPT Air Bersih Dinas PUPR Kota Bima
Kota Bima - Maksimalkan pelayanan untuk kebutuhan air bersih bagi warga Kelurahan Penanae, UPT Air Bersih Dinas PUPR Kota Bima, Selasa (8/10/2024) melakukan penggantian mesin pompa baru di sumur bor Karambi, Kelurahan Penanae, Kecamatan Raba.
Penggantian mesin pompa baru tidak saja untuk sumur bor di wilayah Pananae, juga dilakukan penggantian mesin pompa baru di Kelurahan Panggi. “Alhamdullah sudah selesai di pasangan tadi,” ungkap petugas UPT Air Bersih, M Sanif.
Jelasnya, setelah proses pergantian mesin pompa baru di sumur bor Karambi nantinya akan mampu menyalurkan air bersih untuk kurang lebih 100 Kepala Keluarga (KK).
“ kemarin harus di droping air, sekarang sudah bisa terlayani,” ungkapnya. Tambah Sanif, untuk jadwal selanjutnya di sumur bor berlokasi di Kelurahan Panggi, Kecamatan Mpunda.
Bila tidak ada kendala, selasa besok akan dilakukan pengangkatan dan penggantian mesin pompa baru, dengan terpasangnya mesin pompa baru diharapkan dapat memberikan pelayanan air bersih yang lebih maksimal bagi masyarakat.
Jelasnya, penggantian mesin pompa baru ini adalah bagian dari program pemerintah kota bima untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat.
Sebelumnya pun, seperti diberitakan Pemkot Bima tahun ini mendapatkan kucuran anggaran DAK dan DAU sebesar Rp 12.5 milyar untuk pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.
Berupa pengerjaan bor air dan pemasangan jaringan baru sampai ke rumah-rumah warga.
Terpisah, Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas PUPR Kota Bima, M Syahwan sampaikan, pihaknya akan terus berusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
Termasuk terus menggenjot penyelesaian masalah air bersih di Kota Bima "kami akan dengan sepenuh hati melayani persediaan air bersih masyarakat. Khususnya pada program-program pekerjaan yang sudah dianggarkan sebelumnya," ungkapnya.
"Alhamdulillah, setelah pompa baru dipasang. Saat ini, kondisi air sudah berjalan baik dan normal. Dan sudah bisa dinikmati warga Penanae," tutur Syahwan usai dari lokasi.(Red)
Kota Bima - Dinamikambojo.Net, Dinas PUPR Kota Bima melalui UPT Air Bersih memasang pompa baru untuk sumur bor melayani kebutuhan air bersih di Kelurahan Panggi, Kecamatan Mpunda. Rabu (9/10/2024)
Setelah puluhan tahun tak tertangani dengan baik, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Bima melalui dinas PUPR terus bekerja keras untuk memberikan pelayanan terbaik dalam pemenuhan kebutuhan air bersih warganya.
Sebelumnya pun, UPT Air Bersih telah selesai memasang pompa baru di sumur bor Kelurahan Penanae dan sejak kemarin ratusan Kelapa Keluarga (KK) telah terlayani kebutuhan air bersihnya dan tidak lagi menggunakan mobil Tanki.
Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas PUPR Kota Bima, M Syahwan mengatakan ada dua sumur bor tersedia untuk pemenuhan kebutuhan air bersih bagi ratusan KK di Kelurahan Panggi.
Hari ini dilakukan pemasangan pompa baru untuk kebutuhan air bagi ratusan KK di RT 02 dan 03 serta 04 " Alhamdulillah sudah terpasang dan masalah air bersih untuk 250 KK di Panggil selesai," jelasnya.
Mesin pompa yang baru dipasang memiliki kapasitas 4 liter/detik dan mampu melayani kebutuhan air bagi 250 KK.
Lanjutnya, kemudian untuk sumur bor kedua juga akan dipasang pompa baru dan bila tak ada kendala juga akan diselesaikan paling lambat Kamis besok.
" Kalau sudah terpasang pompa baru di dua sumur bor, seluruh kebutuhan air bersih warga Kelurahan Panggi terlayani dengan baik," pungkasnya.
Tambahnya, artinya tak lagi disalurkan air bersih menggunakan mobil Tanki, karena masyarakat sudah langsung mengakses air bersih disalurkan melalui jaringan sudah tersedia.
Sebelumnya seperti diberikan, ratusan KK di Kelurahan Penanae sudah terpenuhi dan terlayani kebutuhan air bersih, itu setelah dinas PUPR Kota Bima melalui UPT Air Bersih memasang pompa baru.(Red).
Kota Bima - Dinamikambojo.Net, Penjabat Wali Kota Bima, Mohammad Rum mengatakan, dalam mengoptimalkan peran petugas di lapangan dalam mengoptimalisasi program UPTD Air Minum, kedepan petugas akan dilengkapi dengan operasional yang memadai dan UPTD Air Minum harus memiliki alokasi anggaran tersendiri.
Rapat koordinasi yang dilaksanakan di ruang rapat dinas PUPR Kota Bima tersebut, Pj. Wali Kota Bima didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Bima, Kabid Cipta Karya PUPR Kota Bima serta pejabat lain di dinas setempat.
Kota Bima - Penjabat Wali Kota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT meninjau Sumur Dalam Terlindungi sebagai wujud upaya nyata Pemerintah Kota Bima dalam rangka mengentaskan ketersediaan air bersih di Kota Bima. Rabu, 10 Januari 2024.
Kota Bima - Dalam upaya untuk menyelesaikan persoalan air bersih di Bima, Walikota Bima telah menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan masalah ini pada tahun 2024. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan ketersediaan air bersih bagi masyarakat.
Kota Bima - Penjabat Wali Kota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT dalam lawatannya kali ini bukan sekedar jalan-jalan biasa, melainkan fokus menuntaskan masalah kebersihan Kota Bima dengan menggandeng dan membangun kemitraan dengan berbagai pihak.
Kota Bima - Pemerintah Kota Bima terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup warganya dengan meluncurkan program instalasi air bersih di beberapa lokasi yang memiliki tingkat resiko kekurangan sarana air bersih di Kota Bima.










